
Nuwa masih asyik memakan makanan yang ada di meja, dia tidak perduli ada jendral dan juga kaisar di hadapan nya, bahkan Yui begitu salut melihat nafs* makan Nuwa yang begitu lahap, padahal dia seorang gadis, dia banyak makan, namun aneh nya Nuwa tidak gemuk.
"Sudahi makan mu itu nona, penyihir oriz ingin menjodohkan mu dengan pangeran ke tujuh, meow" ucap Miu
"Apa, sepertinya dia sudah tidak sabar ingin merasakan sakit nya siksaanku ya, berikan aku Sniper x 670 Bz terbaru , masukan dua ratus peluru saja , lihat apakah dia akan terkejut melihat senjataku haha" sahut Nuwa
"SELAMAT, PEMAIN BERHASIL MEMBELI SENJATA SNIPER X 670 BZ, " ucap System
Nuwa memilih benda itu, karna benda tersebut berukuran kepalan tangan, peluru nya kecil seperti jarum, jadi disini Nuwa ingin beraksi seperti seorang penyihir juga.
"Huan, kemarilah"panggil kaisar Hao
Pangeran ke tujuh pun datang menghampiri meja tempat keluarga nya berkumpul, terlihat jelas raut tidak suka para kakak nya, karena mereka sangat iri kepada Huan,
" Ada apa yang mulia"? Tanya pangeran Huan
"Apa kau setuju, jika Zen menikahkan mu dengan nona Nuwa"? tanya kaisar Hao cun
Pangeran Huan menoleh ke arah meja Nuwa, dia sangat cantik, siapa yang akan menolak untuk menikahi nya, namun pangeran Huan tidak mau egois, dia juga harus menghormati Nuwa dengan keputusan nya
" Jika nona Nuwa bersedia, hamba juga bersedia" ucap pangeran Huan
Zu mengkyu terkejut, dibelakang Huan, tebakannya benar, ternyata tuan nya telah jatuh dalam pesona Liu Nuwa
" hahaha bagus bagus,panggilkan tetua Liu dan juga nona Nuwa, Lin" ucap kaisar Hao kepada pelayan nya
"Maaf menganggu, yang mulia kaisar memanggil anda untuk bergabung" ucap Lin pada tetua Liu
Tak lama kemudian, tetua Liu dan Nuwa pun ikut bergabung di meja megah Kaisar Hao cun
"Nak,ayahanda ingin menikahkan mu dengan Huan, apa kau setuju"? tanya kaisar Hao cun to the point.
Mata tetua Liu dan Nuwa saling tatap,
" Maaf yang mulia, bukan hamba menolak lamaran Raja, tapi hamba masih ingin melajang, dan menimba ilmu, harap yang mulia tidak tersinggung" ucap Nuwa
"Kenapa,saya lihat anda dan pangeran ke tujuh sudah akrab, dan sering bersama akhir akhir ini"? ucap selir Chi
Suara bisik bisik mulai terdengar di telinga Nuwa, mereka menyimpulkan Nuwa gadis yang tak tau malu, dia selalu mendekati para pangeran maupun kaisar
__ADS_1
" Nona Nuwa tidak seperti itu, dia membantu hamba untuk menyembuhkan luka yang hamba terima ketika di medan perang" ucap pangeran Huan ran, membuka topeng nya, terlihat di sana ada bekas luka yang sudah memudar
Mata putri Minyi melotot ketika melihat ketampanan Huan tanpa menggunakan topeng
"Hamba rasa pangeran ketujuh layak untuk mendapatkan gadis yang sesuai dengan kriteria nya, kenapa harus memilih Nuwa, dia tidak sederajat" sinis putri Minyi, padahal dalam hati dia tidak rela melihat pangeran ke tujuh menikahi Nuwa, dia sudah mulai tidak waras, dia menyukai saudara nya sendiri
"Aduh apa yang di lakukan so bod0h ini" maki Lian dalam. Hati
Oriz menatap tajam kearah putri minyi, dan membuatnya langsung menundukan kepala.
"Putri benar, cucu hamba Nu'er tidak pantas untuk pangeran Huan, lagipula hamba juga tidak ingin cepat cepat kehilangan cucu hamba" ucap tetua Liu
Oriz sudah tidak tahan dengan drama dihadapan nya, dia merapalkan mantra dan menargetkan kaisar Hao lagi, dia ingin bertindak sekarang
"Wussshh"
Asap hitam masuk ke dalam tubuh kaisar Hao, dan dalam seketika Oriz mampu menguasai pikiran kaisar Hao cun
"LANCANG"!!
" INI ADALAH TITAH RAJA, ZEN TIDAK MAU TAU, NUWA HARUS MENIKAH DENGAN PANGERAN KE TUJUH"teriak kaisar Hao murka
"Ada apa ya, seperti nya kaisar Hao marah pada seseorang"
"Apa apaan kenapa mendadak melamar nona Nuwa"
Suara ricuh mulai terdengar di Aula
"Yang mulia" ucap Yui
Kaisar Nan memberi kode agar tidak ikut campur, kaisar Nan ingin tau, apa keputusan Nuwa
"Yang mulia, tidak usah marah, tidak baik untuk kesehatan" ucap selir chi memeluk kaisar Hao, permaisuri Xue mei menatap nya, dan selir Chi tersenyum menyeringai, hal itu membuat permaisuri geram, betapa licik nya selir itu
"Walaupun kau adalah Raja ku, aku tidak perduli, menikah merupakan hal yang sakral, itu juga adalah keputusan dari cucuku, kau orang luar, dan tidak pantas untuk mengaturnya" teriak tetua Liu, dia murka mendengar bentakan Kaisar Hao kepada cucu nya
"Tenang kakek, simpan tenaga mu, kaisar Hao telah terkena sihir" ucap Nuwa lantang
"Lin amankan pangeran kecil" ucap permaisuri
__ADS_1
Keributan mulai terjadi, suasana pun semakin memanas
"Fitnah apa yang sedang kau katakan disini nona Nuwa, sihir apa, ayahku baik baik saja" ucap pangeran Lian menutupi kejahatan Oriz
"Kalian pikir saja, bagaimana selir chi bisa datang, dan mengatakan bahwa beliau sudah tidak tahan di istana dingin, dan kembali seenak nya, lalu yang mulia kaisar tidak menentang, lalu memaafkan selir Chi yang sudah lima belas tahun di benci oleh nya" ucap Nuwa
"Jangan anda katakan ibu selirku yang melakukan nya" bela putri Minyi
"Jelas bukan, karena selir yang asli, masih berada di istana Dingin"
"HENTIKAN, AKU MASIH MENGHORMATI MU NUWA, JANGAN SAMPAI KAU MENGUJI KESABARAN KU" ucap kaisar Hao
"Omong kosong apa yang kamu katakan nona hiks anda memfitnah ku secara terang terangan" ucap selir Chi pura pura menangis, lalu kaisar Hao pun langsung memeluk dan menenangkan nya
"Kau memang bukan ibuku" ucap pangeran Huan yang sejak tadi hanya diam
Mata semua orang melotot ketika mendengar pangeran Huan angkat bicara, Oriz pun mulai gelagapan, dia sudah terjebak saat ini
"Apa yang kamu katakan Huan'er bukan kah kita sudah melewatkan hari hari bersama, kenapa kamu ragu pada ibu mu sendiri"? tanya selir chi
" Syuuhhh"
Nuwa mengeluarkan sebuah cermin ilusi, dan hal itu membuat ngeri semua orang, berapa sebenarnya tingkat kekuatan Nuwa, di usia nya yang masih sangat muda, dia sudah mampu membuat cermin ilusi
"Lihat itu, selir Chi masih menjalani hukuman di istana dingin" ucap Nuwa menunjuk selir Chi yang asli
"Siapa Kau" ucap para pengawal mengepung Oriz, kadung basah, dia sudah ketahuan dia pun mulai menampakan diri nya yang asli
"Uwahahahahahahahha"
Suara tawa penyihir Oriz benar benar sangat menakutkan
"Kau benar benar wadah jiwa yang menarik, aku menginginkan mu Liu Nuwa" jerit Oriz
Semua orang berdiri, mereka terkejut ,ternyata jiwa yang berada di tubuh selir Chi adalah seorang penyihir yang sudah ratusan tahun menghilang
Visual Penyihir Oriz
__ADS_1