Reincarnation System

Reincarnation System
Kerajaan Xi


__ADS_3

Setelah keadaan sudah mulai tenang dan damai, Nuwa Xue mei dan Kimi pun memutuskan untuk kembali melakukan perjalanan, mereka akan pergi ke kerajaan Xi, didalam ingatan Nuwa kerajaan Xi adalah kerajaan terkecil diantara Lima benua, sang raja memiliki Tiga istri, satu permaisuri dan dua selir saja, tidak ada satupun dari istrinya yang bisa memiliki anak,dan rakyatnya juga sedikit, bukan hanya kaisar Xi saja, rakyatnya juga banyak yang tidak memiliki anak, jika pun ada, maka anak mereka kebanyakan hanya memiliki satu anak saja dan anaknya adalah perempuan, sedangkan di zaman seperti ini peran laki laki lebih penting daripada perempuan


Akibat dari kurangnya populasi manusia, kerajaan itu akan di serang oleh kerajaan lain dan di rebut secara paksa, keluarga kerajaan dibantai habis oleh musuh, dan tugas Nuwa kali ini adalah membuat warga mempunyai keturunan yang banyak dan mencegah terjadinya peperangan


Jarak dari desa Gori ke kerajaan Xi sangat dekat, jadi Nuwa,Xue mei dan Kimi tidak perlu bermalam di dalam kereta,


"Kita sudah sampai" ucap Nuwa


Xue mei dan kimi pun turun dan menggiring kereta kuda dengan berjalan


"Siapa kalian" tanya pengawal


"Kami tamu dari yang mulia kaisar Xi menkang" ucap Nuwa memberikan tanda pengenal


Para pengawal pun membuka kan pintu gerbang setelah melihat Giok kerajaan Xi


"Woaaah, indah sekali" ucap Xue mei dengan mata berbinar


"Kerajaan ini pernah mendapatkan Kutukan Nona, meow"ucap Miu


"Benar kah , siapa yang melakukannya"?


" Oriz, walaaupun penyihir itu sudah mati tapi kutukan ini tidak akan hilang, meow"*ucap Miu lagi


"Sringggg"


"PEMAIN DITUGASKAN UNTUK MENGHAPUS KUTUKAN DI KERAJAAN XI, HADIAH YANG AKAN DI DAPATKAN ADALAH SERBUK MUTIARA YANG BISA MEMBUAT WAJAH CANTIK DAN AWET MUDA" ucap System


"Woah, keren, aku pasti akan mendapatkannya" ucap Nuwa dalam hati.


...****************...


"Hormat kami kepada yang mulia kaisar Xi menkang, permaisuri Xi, serta dua selir" ucap Nuwa, Xue mei dan Kimi memberi hormat


"Diterima, Selamat datang nona Nuwa dan yang lain nya, sebuah kebahagiaan Zen melihat kedatangan nona sekalian" ucap Kaisar Xi menyambut mereka dengan tangan terbuka

__ADS_1


"Perkenalkan, ini adalah permaisuri zen namanya Jia , itu selir Rong dan selir Yue" ucap kaisar Xi


"Ekhmm maaf, apakah tidak ada pangeran atau putri disini"? Tanya Nuwa pura pura tidak tahu


Raut kesedihan terlihat jelas di wajah Kaisar, permaisuri, maupun para selir


" Kami, belum mempunyai anak nona" ucap permaisuri Jia meneteskan air mata


Nuwa, Xue mei dan Kimi saling tatap satu sama lain, mereka merasa iba dengan nasib kerajaan ini


"Kalau boleh tau apa penyebabnya yang mulia"? Tanya Nuwa


" Kerajaan Xi pernah mendapatkan kutukan dari penyihir Oriz, dulu Oriz pernah menginginkan Zen untuk dijadikannya suami, namun zen menolak, lalu akhirnya dia murka dan mengutuk kerajaan xi, Kerajaan Xi tidak akan memiliki putri ataupun putra mahkota, dan rakyat juga tidak akan memiliki anak lebih dari satu, dan itupun hanyalah anak perempuan" ucap kaisar Xi menjelaskan


"Dimana kuil persembahan" tanya Nuwa


"Apa yang akan lakukan nona"? Tanya Permaisuri Jia


" Hamba akan membantu kerajaan anda yang mulia,harap anda percaya kepada hamba, hamba akan memecahkan kutukan ini" ucap Nuwa


"Zen percaya" ucap kaisar Xi cepat, dia mengundang Nuwa ke kerajaan nya memang untuk meminta bantuan Nuwa, namun dia merasa segan, tapi betapa bahagia nya hati kaisar saat mendengar ucapan Nuwa, bahwa dia akan membantu untuk memecahkan kutukan oriz


"Tolong kumpulkan Rakyat kerajaan khususnya perempuan" ucap Nuwa.


Dengan cepat para pengawal memberikan pengumuman kepada rakyat dan para mentri terutama perempuan untuk berkumpul di kuil persembahan, orang orang mulai berdatangan dan mereka bertanya tanya, mengapa mereka di kumpulkan secara mendadak


"Perkenalkan beliau adalah nona Nuwa dari lembah keabadian, beliau mengatakan bahwa beliau akan membantu kita terbebas dari kutukan" ucap Kaisar Xi menjelaskan


"Kenapa anda begitu percaya yang mulia, bukankah dia hanya seorang gadis kecil, dan juga kutukan ini sudah puluhan tahun lamanya" ucapan salah satu wanita membuat yang lainnya juga meragukan ucapan kaisar Xi


"Apa kalian tidak pernah belajar, didalam buku kehidupan jelas tertulis, tidak ada penyakit tanpa obat dan tidak ada kehidupan tanpa kematian, begitu juga dengan sihir, tidak ada kutukan tanpa pembebasan" ucap Nuwa memancarkan aura keagungan miliknya


Suara yang tadinya ricuh kembali tenang, melihat wibawa Nuwa yang luar biasa, hati mereka mulai tumbuh rasa percaya


"Mari kita berdoa kepada alam semesta, semoga kita diberikan mukjizat, angkat tangan kalian keatas langit, jika langit menurunkan hujan, maka kutukan itu telah patah" ucap Nuwa

__ADS_1


"WAHAI DEWA PENGUASA ALAM SEMESTA, AKU LIU NUWA, MEWAKILI JERITAN HATI SELURUH RAKYAT KERAJAAN XI, KAMI MEMOHON KEPADA SANGHIANG DEWA PENGUASA ALAM YANG AGUNG UNTUK MEMBEBASKAN KERAJAAN XI DARI KUTUKAN INI" ucap Nuwa lantang


para rakyat dan anggota kerajaan berdoa dengan khusu, dan menangis tersedu sedu menginggat nasib mereka selama ini, tanpa anak tanpa kebahagiaan


Tiba tiba tubuh mereka memancarkan cahaya, tangan semua orang memantulkan cahaya sampai ke atas langit, langit yang cerah menjadi mendung, langit bergemuruh, awan mulai menghitam dan petir mulai menggelegar, doa mereka didengar oleh sang dewa penguasa alam semesta


"Duaaarrrrrr"


"Tik, tik"


Percikan air mulai membasahi wajah mereka, lalu mereka berdiri dan bersorak sorai, Dewa telah mendengar kan doa mereka, begitu juga kaisar Xi dan permaisuri nya mereka memutuskan untuk turun dan bergabung bersama rakyat untuk bermain hujan, mereka bersorak gembira, hari ini kutukan kerajaan Xi telah sirna dan semua berkat Liu Nuwa


"Horeeeee, hidp Nona Nuwa, hidup yang mulia kaisar Xi"


"Hiduuupp"


Mereka terus bermain hujan sambil menyerukan nama Nuwa dan juga kaisar Xi menkang


"PEMAIN BERHASIL, SERBUK MUTIARA MENJADI MILIK ANDA"


"wussshh"


Dengan cepat Nuwa memasukan serbuk mutiara itu kedalam cincin ruang miliknya


Setelah mereka puas, mereka pun bubar dengan wajah penuh kebahagiaan, terutama di wajah kaisar Xi dan para istrinya


"Kasim, tanamlah biji buah kehidupan ini, pohon ini akan tumbuh dalam dua hari, dan akan berbuah lebat, perintahkan para istri untuk memakan buah kehidupan ini" ucap Nuwa memberikan kantong berisi biji pohon buah kehidupan, kasim pun pergi untuk menanam biji tersebut, dan mengatakan oada rakyat untuk memakan buahnya


"Yang mulia minumlah pil kesuburan ini, satu orang hanya satu saja, kita tunggu kabar baiknya satu bulan kedepan" ucap Nuwa


"Hiks, hiks"


"Aku tidak tau harus berkata apalagi selain mengucapkan kata terimakasih Nona, semoga kebahagiaan selalu menyertai anda" ucap Permaisuri Jia memeluk Nuwa


"Tidak usah sungkan yang mulia, menolong seseorang tidak akan membuat ilmu hamba berkurang, justru dewa akan sayang kepada siapapun yang senang menolong sesama" ucap Nuwa

__ADS_1


Kaisar Xi tersenyum, kerajaan Hao benar benar beruntung karena memiliki Seorang gadis luar biasa yang hidup di lingkungan nya,.


Bersambung~🌻


__ADS_2