
Permaisuri Fu sanchi sudah tidak bisa berkutik lagi, walaupun sempat melawan, dia tetap akan kalah karena dia berhadapan dengan lima orang yaitu kaisar Gao, Permaisuri Lu, putri Suya,kaisar Fu, Dan juga Nuwa
"Kalian jangan senang dulu, aku pasti akan balas dendam hahaha" teriak Lu sanchi menggila
"Balas dendam lah di akhirat, kau akan di jatuhi hukuman pengg4l" ucap kaisar Fu zuli
Pangeran Yunlin terkejut, bagaimana dia bisa hidup tanpa ibu nya, diam diam dia merencanakan sesuatu untuk menolong ibu nya nanti
Kerusuhan telah berakhir, kini tinggal lah anggota kerajaan Gao karena rombongan kaisar Fu sudah kembali, saat ini Nuwa dan yang lain masih duduk di aula yang lumayan rusak parah akibat pertarungan tadi, permaisuri Lu masih dalam goncangan, dia benar benar tidak menyangka kakak nya sejahat itu
"Sudahlah bunda jangan di tangisi lagi, biarkan semua nya berlalu, mari besok kita ke kuil untuk mendoakan mendiang kaka ibunda"hibur putri Suya
Permaisuri Lu mengusap air mata nya, dan kembali menatap putra dan putri nya
" Maafkan ibunda Holan, ibunda sempat membenci mu karna kau tidak bisa berkultivasi, sekarang bunda sangat merasa bersalah karena kakak kandungku lah yang membuatmu cacat kultivasi" tangis permaisuri Lu yie pecah kembali, dengan cepat Nuwa menenangkan permaisuri Lu
"Tenanglah yang mulia, hamba akan membuka jalan merindian pangeran Holan" ucap Nuwa
"Ya dewa, kebaikan apa yang pernah hamba lakukan, sehingga kau menganugerahkan sosok seperti dewi kepada keluargaku" ucap Kaisar Gao yiyan menadahkan tangan nya ke langit
Nuwa duduk dibelakang pangeran Holan yang saat ini sudah bertel4njang dada, dia akan memulai pengobatan nya
Pertama tama Nuwa menyentuh titik titik yang terlihat di pemindaian mata nya, yang Nuwa lihat seperti ada titik merah di setiap urat tubuh pangeran Holan, dan dia pun mulai membuat titik itu bersatu, satu sama lain nya
"Tap, tap, tap"
Nuwa menotok titik titik itu, aliran hangat mulai terasa di tubuh Holan, namun lama kelamaan berubah panas, keringat mulai bercucuran di dahi Nuwa dan Juga Holan
Tiba tiba sebuah cahaya emas muncul di dahi Holan, dantian emas nya terbuka wajah nya berseri dan semakin tampan tenaganya juga terasa penuh namun ringan.
Pangeran Gao Holan
"Wusshhh"
Holan melompat, dan bersalto di udara, dengan riang dia melompat memeluk ayah, ibu dan juga adik nya
"Ayahanda, ibunda, adik, aku tidak cacat hahahaha" raut bahagia tercetak jelas di wajah pangeran Holan
"Terima kasih Nona Nuwa, anda adalah penyelamat hidup ku" ucap pangeran Holan menggenggam tangan Nuwa
"Hehe, sama sama, yang mulia setelah ini hamba ada janji dengan Kaisar Bulan, hamba akan melakukan perjalanan petang nanti" ucap Nuwa
Putri Suya terlihat sedih, baru saja dia merasa bahwa dia telah memiliki saudara perempuan, tapi Nuwa harus pergi lagi
"Ada apa dengan wajah anda putri, mendung sekali"?ucap permaisuri Lu
" Baru saja Su'er memiliki saudara perempuan, tapi harus di tinggalkan lagi bunda" sahut Putri suya
"Tenanglah putri, jika ada waktu, hamba pasti akan datang berkunjung" ucap Nuwa
__ADS_1
"Apa kau berjanji" tanya putri Suya
"Janji" ucap Nuwa memberikan jari kelingking nya
...****************...
Hari sudah petang, sudah waktunya untuk Nuwa pergi, dia tidak sabar untuk pergi ke kerajaan Bulan, namun tiba tiba Jendral Xiao bai datang ke istana Gao menemui Nuwa
"Nona, anda mau pergi kemana, hamba baru saja sampai" ucap jendral, pasalnya dia baru saja kembali dari medan perang, dan dengan tidak sabar dia langsung pergi ke istana Gao, karena ingin menemui Nuwa
"Maaf jendral, urusan saya sudah selesai, sudah waktunya saya untuk menepati janji kepada yang mulia kaisar bulan" ucap Nuwa
Wajah ceria milik jendral Xiao berubah mendung, ternyata dirinya tidak berarti apa apa di hati Nuwa
Tanpa memperdulikan Jendral tampan itu Nuwa pamit dan memulai perjalanan nya bersama Xue mei,
"*Anda kejam sekali nona, meow"
"Jika aku memberikan nya harapan, maka, hatinya akan lebih sakit dari ini*" ucap Nuwa
Nuwa dan Xue mei menunggangi kuda pemberian kaisar Gao, Nuwa dengan kuda putih nya dan Xue mei dengan Kuda bersurai coklat keemasan
"Apa kau suka pada pangeran Holan Xue"? Tanya Nuwa
" Tidak mungkin nona, saya tidak berani" ucap Xue mei
"Kau adalah keturunan Bangsawan, tidak ada yang salah dengan pernikahan mu dengan seorang putra kerajaan" ucap Nuwa
Beberapa hari ini, Nuwa melihat Xue mei dan pangeran Holan sering bersama, walaupun Xue mei nampak segan dan malu malu, tapi pangeran Holan tidak pernah membatasi diri nya terhadap Xue mei
Wajah Xue mei memerah, lalu dia tersadar bahwa Nuwa telah meninggalkan nya
"Nona tunggu akuuu" teriak Xue mei mengejar Nuwa
Nuwa dan Xue mei sudah masuk kehutan paling dalam, jalan itu adalah penghubung antara kerajaan bulan dan kerajaan Gao, jalan itu memang jalan pintas terdekat, namun resiko nya juga sangat tinggi, dikabarkan bahwa hutan itu adalah sarang siluman, seakan tanpa takut, Nuwa tidak ragu untuk melewati nya
"Grrrrrr"
Suara geraman terdengar di telinga Nuwa dan Xue mei
"Grrrrrrr"
"Apa itu Nona"? Tanya Xue mei
" Sssttt"
"Jangan bersuara" ucap Nuwa pada Xue mei
"Brukkk"
Nuwa turun dari kudanya, dan mencari asal suara
__ADS_1
"Nona, mau kemana, jangan turun, ayo kita pergi saja" ucap Xue mei panik
"Grrrrrrrr"
"Krasskkkk"
Angin bertiup kencang dan menggoncangkan pepohonan serta dedaunan, namun Nuwa tidak gentar dan terus berjalan mencari asal suara, suara itu terdengar seperti suara Binatang buas yang sedang mengerang kesakitan
"grrrrrrr, groaaaa"
Terlihat di sana seekor Serigala putih menggeram dan tergeletak bersimbah dar4h
"Ssttt tenang, aku tidak jahat, aku akan menolongmu" ucap Nuwa
"Ggrrrrr"
Serigala itu memperlihatkan gigi taring nya yang tajam, namun Nuwa tetap tidak takut
"Diam kau berisik" bentak Nuwa dan Serigala itu pun diam karna kikuk, dia merasa aneh dengan gadis didepan nya, dia seolah tidak takut kepada dirinya
Dengan telaten Nuwa mengobati kaki serigala itu bahkan tubuh nya juga terdapat banyak bekas sayatan senjat4 tajam
"ini pasti ulah para pemburu kan"? tanya Nuwa
"Grrrrrr"
"Cih , dasar tak tau malu, sudah di tolong masih saja galak" ucap Nuwa
"Wussshhh"
Serigala itu berubah menjadi seorang pria tampan, dan Nuwa menatap nya sambil ternganga
"Ya dewa, pria berambut putih lagi" ucap Nuwa mengusap wajah nya
"Hey, jangan memandangku terus menerus,cepat obati" ucap pria itu galak
"Galak sekali" ucap Nuwa, dia menggerutu namun tetap mengoleskan salep ke tubuh pria jelmaan serigala itu
Pria itu tersenyum, dia mulai suka mengerjai Nuwa, dia terus memperhatikan gerak gerik Nuwa, gadis itu begitu cantik dengan bulu mata lentik dan juga bibir nya yang mungil
"Hey siluman c*bul, berhenti kau menatapku" tegur Nuwa
"Hahahhahaha"
Siluman itu malah terus tertawa, menurutnya Nuwa sangat menggemaskan, lain hal dengan Nuwa, dia terus saja menggerutu karna kesal.
💕🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻💕
Banyak sekali pria rambut putih bertebaran
__ADS_1
Hahaha, apakah Reader mulai oleng?
Jangan lupa untuk like, komen dan vote nya ya🥰