
Suasana di dalam aula istana Gao masih mencekam, mereka masih memikirkan bagaimana caranya untuk mengetahui, siapakah mata mat* yang ada di dalam istana Gao
"Permaisuri Fu Sanchi dan putra mahkota Fu yunlin telah tibaaa"
Semua mata menoleh ke arah suara lalu mereka berdiri untuk menyambut kedatangan permaisuri Fu sanchi yang datang bersama dengan putra nya Fu yunlin
"Salam kepada yang mulia permaisuri Fu beserta putra mahkota Yun " ucap mereka memberi hormat
"Diterima, adik akhirnya kau telah sembuh" ucap Permaisuri Fu
"sepertinya kabar kesembuhan ku cepat sekali tersebar ya" ucap permaisuri Lu dengan nada bercanda
"kami sama sekali tidak tau, bahwa adik sudah sembuh, tanyakan saja pada yang mulia kaisar Gao, aku selalu datang untuk menjenguk" ucap permaisuri Fu
"Benar istriku, permaisuri Fu selalu datang kemari untuk menjengukmu, terkadang dia juga menginap disini" ucap kaisar Gao
"Mari duduk yang mulia"
Permaisuri Fu beserta putra nya pun duduk, mata mereka menangkap satu sosok asing, dia sangat cantik, namun sederhana
"Siapakah nona itu" tanya permaisuri Fu
"Perkenalkan, hamba adalah Liu nuwa, dari lembah keabadian" ucap Nuwa
"Oh, ya, aku pernah mendengar rumor tentang gadis dari kembah keabadian, ternyata sesuai dengan yang dikatakan mereka, anda begitu cantik nona"
"Hamba tidak secantik yang mulia permaisuri Fu " ucap Nuwa merendah
"hahaha, kamu gadis baik, aku suka" ucap permaisuri Fu tertawa
"Miu, siapa sebenarnya, permaisuri Fu ini"? tanya Nuwa pada Miu
" Dia adalah kakak pertama dari permaisuri Lu yie, mereka ada empat bersaudara, dua saudara nya yang lain meninggal karena sakit, dan tentu saja itu bukan kebenaran nya, permaisuri Fu ini sangat jahat, dialah yang telah meracuni kedua saudaranya yang lain, dia juga ingin menghabisi permaisuri Lu, dan ingin merebut gelang leluhur yang di berikan ayah mereka,kepada permaisuri Lu yie, dan saat ini gelang itu berada di tangan anda nona, sudah pasti dia akan menargetkan anda setelah ini"sahut Miu
__ADS_1
"Cih , apapun yang telah menjadi milik ku tentu saja tidak akan ada siapapun yang bisa mengambil nya" ucap Nuwa
Mata pangeran Yun sama sekali tidak berkedip, dia sangat terpesona melihat kecantikan Nuwa, pangeran Yunlin ini terkenal sangat playboy, saat ini dia sudah mendirikan harem nya, dan ada enam selir disana, hanya tinggal kursi permaisuri saja yang masih kosong, dan saat ini otak kotornya mengatakan bahwa dia akan menjadikan Nuwa permaisuri di istana milik nya kelak
"Ya dewa, tatapan menjijikan itu lagi, aku lebih suka melihat tatapan tulus milik Xue mei saja"' batin Nuwa
Gadis itu sekarang sedang sibuk di dapur bersama dengan para pelayan, dia sedang di tugaskan oleh Nuwa untuk membaur bersama pelayan dan menemukan mata mat* yang ada di istana Gao
" Apa anda sudah memiliki tunangan nona"? pertanyaan itu akhirnya keluar dari mulut pangeran Yun, dia tidak tahan dengan kecantikan Nuwa yang luar biasa di matanya
"Belum" sahut Nuwa
"Maukah anda menjadi permaisuri di kerajaan Fu "? Tanya Yun
Perkataan nya berhasil membuat permaisuri Fu naik pitam, anaknya itu benar benar sangat mata keranjang, namun ada baiknya juga menjerat Nuwa dulu supaya dia bisa mengambil gelang keturunan dari leluhurnya bisa di ambil dengan mudah pikirnya
" Maaf, hamba masih enam belas tahun, hamba juga hanya rakyat biasa, hamba masih ingin belajar di dalam perguruan" ucap Nuwa
"Lagipula kenapa tiba tiba keponakan ku ingin menikahi nona Nuwa, bukankah kalian baru saja bertemu"? Tanya permaisuri Lu
"Ekhem, yang mulia pasti lelah, Wen, ambilkan air Suci kemari, biarkan kakak iparku ini beristirahat sejenak" ucap kaisar Gao memecah kecanggungan, jika hal itu terus di biarkan sudah di pastikan istri dan kakak iparnya akan terus berdebat, mereka memang sering berdebat, apalagi kakak iparnya itu memang selalu mencari masalah kepada permaisuri nya
Nuwa memutuskan untuk pergi mengikuti putri Suya, mereka tidak tertarik dengan pembicaraan orang tua, jadi mereka memilih untuk menjauh dari sana
...****************...
Lain hal nya dengan Xue mei, saat ini dia masih berada di antara pelayan, namun tidak ada yang mencurigakan walaupun ada salah satu pelayan yang memandangnya bagaikan musuh, sehingga ada seorang pelayan yang mulai bertanya, karena saat ini pekerjaan mereka telah selesai,
"Berapa lama kau mengikuti nona Nuwa"? tanya salah satu pelayan
" Semenjak dia bayi, aku telah di selamatkan oleh mendiang ibu nona, dan sebagai tanda terimakasih ku, aku berjanji kepada nya untuk terus menjaga nona sampai aku mati" ucap Xue mei
"Apakah nona Nuwa baik, dia sangat cantik, aku bahkan iri dengan kecantikan yang dia miliki" sahut yang lain nya, mereka terus berbincang dan sesekali mereka tertawa bersama, Xue mei benar benar pandai bergaul
__ADS_1
"Hey, kalian cepat selesaikan pekerjaan kalian, jangan bisa nya hanya banyak bicara saja, apa kalian tidak tau, didepan kita kedatangan tamu, mereka adalah permaisuri Fu shanci dan pangeran Fu yunlin" tegur seorang pelayan yang angkuh nama nya adalah Mien
"Santai saja kakak Mien, semua sudah selesai, tidak ada salahnya juga kita beristirahat sejenak" ucap Xue mei tersenyum
"Maaf, kau bukan anggota kerajaan jadi tidak ada yang akan mendengar mu" ucap nya sinis
Xue mei mulai merasa tertantang, dan dia mulai curiga, sepertinya mata mat* kerajaan itu adalah pelayan senior yang bernama Mien ini, dia terlihat sangat angkuh dan so berkuasa di antara pelayan yang lain, hanya dia yang begitu menonjol
"Tapi mereka juga adalah manusia kak, kita butuh istirahat" ucap Xue mei, salah satu pelayan menarik hanfu Xue mei, dia memberikan kode agar Xue mei diam
"Ada apa ini"? tanya putri Suya, ketika dia sedang berjalan melewati dapur istana dia dan Nuwa mendengar suara ribut di dalam sana
" Hormat yang mulia putri" sapa para pelayan
"Izin menjawab putri, para pelayan ini bermalas malasan , padahal mereka tau bahwa kita sedang kedatangan seorang tamu" ucap Mien mengadu
"Kenapa kau menunjuk Xue mei juga"? Tanya Nuwa
" Ya, karena dia telah membawa pengaruh buruk kepada para pelayan istana Gao, tidakb biasanya mereka begini" ucap nya sinis
"Lancang, kau siapa, kau yang pelayan, Xue mei adalah saudara ku, posisimu itu tidak ada apa apanya di banding Xue mei" ucap Nuwa marah
"Maafkan kelancangan Mien nona, jangan marah ya, pengawal hukum pelayan tak tau diri ini" ucap Putri Suya, Mien pun di seret secara paksa namun tiba tiba terdengar suara menggelegar
"Ada apa ini, lepaskan dia"!!
πππππππππππππππ
Wah, kira kira siapa ya,,??
Penasaran,,?
Jangan lupa like, vote dan komen
__ADS_1
Happy Readingβ€β€