
/perbatasan kerajaan morsal dan vonca
"lapor pangeran, ada berita bahwa putri lily hilang
(kaget verox mendengar itu)
"apaa maksudmu dia hilang!"sentak verox marah
"tapi ada berita baru juga putri berhasil lolos dan kembali sendiri"
(mendengar itu amarah verox tamba memuncak, dikarenakan pengawalnya baru memberikan kabar dan memberi tahu kalau putri lily berhasil lolos sendirian)
(ia menghunuskan pedangnya langsung memotong ke*ala pengawal tersebut karena ketedoranya)
"pangeran apa yang terjadi!, kenapa bisa kamu membunuh sekutu mu senidri"tanya raja zira
"dia pantas ayah"jawab verox dengan wajah datar
"ada apa"
"kita tinggal mengalahkan kedua pangeran itu, maka kamu bisa mendapatkan putri lily"ucap raja zira
"sepertinya kita melakukan hal yang salah ayah"
"apa maksudmu"ketus raja zira
"aku ingin kerajaan kita kalah"ucap pangeran verox
"apa maksudmu! tentu saja itu tidak mungkin"
"kerajaan kita adalah kerajaan yang di lindungi dewa sendiri, apa maksudmu kita harus mengalah"
"ayah! berhenti! kita tidak boleh sombong. takutnya dewa akan menghukum kita sendiri"
"siapa yang raja disini!?"tanya raja zira
"aku mengikuti permintaanmu untuk memiliki anak itu"
__ADS_1
"tapi tidak martabatku pangereran"ucap raja zira
"ayah!"
(raja zira pergi tampa mendengarkan pangeran lagi)
***
/dimalam hari
/di temapat kedua pangeran
"kakak"suara wanita dari belakang mereka
"lily!"
"lilyyy.."teriak kedua kakak memeluk sambil menjatuhkan air mata
"berhenti menangis"ucap lily
*ada apa dengan lily\, auranya begitu berbeda*ucap syam
"kak.. apakah adik tidak apa-apa"bisik selen kepada syam
"ssst.."
oh aku lupa bawa aku memang sudah kehilangan perasaan tapi aku juga tidak harus menujukan rupa asliku, tap bagaimana cara menangis? HM"ucapku
"aku akan ikut perangbesok"pinta lily
"ya?"(kedua kakaknya kaget mendengar itu
"apa kamu bisa"
"apa kakakku syam meremahkanku?"
"hehe tidak mungkin kan kaak.."seru selen
__ADS_1
"i iya"
"kakak senang kamu ada disini, apa kamu sudah mendengar raja.._"
*apa mereka tidak mendengar aku diculik\, HM aku tidak merasa kecewa\, benar benar sudah mati
"besok paginya kita akan menyerang kerajaan vonca dan sorenya pemakaman raja"
"kamu yakin kita akan menang?"
"/semeringai, pasti"jawab putri lily
***
/pagi subuh
"aku siap"ucap kepada kakaknya yang juga mau berangkat berperang seadanya,
"adik, apakah kita menyerah saja, sepertinya prajurit kita tinggal sedikit, dan sebagian dari mereka sudah melemah"ucap pangeran syam
"aku tidak butuh mereka, AYO BERANGKAT HA!!"ucap lily tidak peduli dan langsung berangkat menggunakan kudanya.
"tapi kak... aku punya firasat bahwa kita akan menang"seru selen
//BOK
"aduuh"jerit selen
"kejar adikmu sana bodoh"marah pangeran syam
"heheheh HIYA!"teriak pangeran selen mengejar putri lily
"ayo semua berangkat!"teriak pangeran syam.
Bersambung~
__ADS_1