Reinkernasi Penyihir Lily

Reinkernasi Penyihir Lily
eps 3: Menjadi bayi terimut di kerajaan


__ADS_3

setelah acara pemberian namaku telah selesai, lily nama itu kembali yang ku dapatkan entah ini hanya kebetulan atau mempunyai maksud.


"permisi raja saya akan membawa putri untuk istirahat"suara perempuan. dalam hatiku


"cepat bawa aku cepat.! aku udah capek di gendong seharian oleh si monster ini." raja memberikanku kepada perempuan itu dengan lembut.


membuat ku sangat heran, sama seperti sejo yang aku lihat juga kelihatan heran.


"ini baru pertama kalinya yamulia raja memperlakukan perempuan dengan lembut"suara hati sejo.


***


aku mendengar ada beberapa suara perempuan yang mengatakan


"waaah dia imut sekali,"


"dia mirip dengan raja",


"perempuan pertama yang diprlakukan lembut oleh raja waah imutnya".suara memuji


dan aku bisa tebak semunya adalah seorang pelayan. dalam hatiku berkata


"tentu saja aku imut, aku lily penyihir pintar dan juga cantik, huh"jawab di dalam hatiku dengan bangga,


di lain tempat.


"sejo aku perintahkan mulai sekarang kamu adalah pengawal putri lily, jaga dia dengan baik seperti kau menjaga nyawa mu. banyak yang ingin menginginkan nyawa anak anakku di luar sana"perintah raja


"baik yamulia raja, tapi bagaimana dengan yamulia"tanya sejo


"heh kau meragukan kekuatanku"tanya raja


"ampun yamulia saya akan menjaga putri lebih dari nyawa saya sendiri"menjawab dengan takut.


"dan juga jangan sampai para pangeran membuat kekacauan di istana puri, ingat itu."tegas raja


sejo dengan menelan air luda menjawab


"baik raja" karena ia tau sifat tidak kemanusiaan yang dimiliki kedua pangeran.


***


hari hari ku di dalam istana lumayan baik, karena para pelayan sangat menjaga ku, saat ku menaangis disitulah pekerjaan terbesar mereka untuk membuat ku tersenyum, karena takut akan raja dan juga sejo. satu kesalahan pelayan akan dibunuh oleh sejo, yaah karena di perintahkan oleh monster itu.

__ADS_1


"tapiii emang gini sifat bayi cuman tau menangis haa"dalam hatiku dengan kesa.


"dasarr moster" tanpa sengaja membuat ku kesal dan menangis lagi.


"ah dimana mainanya,(pelayan 1).,


cek cek apakah putri ee atau tida(pelayan 2),


kesan kesini, ambilkan ini, jangan begitu.


aku semakin stres dengan kebisingan ini tapi jika aku tidak berhenti menangis mereka juga tidak berhenti sibuk, aku menahan kesalku dan berhenti menangis.


***


semuaya kembali tenang, dan aku mualai berhenti menahan air mataku, dan belajar tersenyum menerima keadaan, disitu banyka pujian menyerangku tanpa henti.


"waaaaah imutnya.."(pelayan 1,2,3,4,5,6,7....).


saat ini umurku sudah mencapi 8 bulan,


"menjalani hidup sebgai seorang putri juga tidak terlalu buruk" berkata di dalam hati.


aku sudah mulai tahu caranya duduk dan bermain. itu membuat para pelayan semakin memujiku karna kemiripanku dengan raja membuat mereka seperti melihat raja yang menjadi imut,


***


saat aku sedang bermain di ranjang bayiku tiba tiba saja ada 2 lelaki datang menghampiriku dan membawa 1 ekor burung yang sudah mati dan berkata


"adik kecil apa kamu tidak takut melihat makhluk yang mati?" sambil memberikannya padaku


dalam hatiku berkata


"heyy,.. badanku saja yang kecil tapi tidak dengan jiwaku"lirihku dengan kesal


mereka terlihat seperti pangeran,


"siapa mereka" bertanya didalam hati,


aku membalas mereka menggunakan wajahku yang imut


"ka'k'~" sambil tersenyum,


"hey buang burungmu yang bodoh itu"suara laki laki yang satunya lagi.

__ADS_1


tiba tiba saja sejo datang dengan wajah ketakutan dan langsung merangkul ku,


"maaf pangeran apa yang kalian lakukan disini, pelayaan"teriak sejo dengan takut bercampur marah,


"hey sejo kami hanya ingin melihat adik kami apa itu salah?"tanya pangeran


"maaf pangeran tapi ini adalah perintah yamulia raja sendiri bahwa kalian tidak boelh bertemu putri"jawab sejo dengan takut.


aku harus membuat sejo berhenti tegang


"seyo(sejo)"panggiku


sontak sejo kaget karena namanya pertama kali di panggil oleh putri.


"hey sejo... wajahmu memerah"suara dari pangeran.


"turunkan dia aku dan kakaku ingin berkenalan denagn adik kami."


"eh baiklah, saya rasa putri juga ingin mengenal kalian pangeran"dengan rasa degdegan dan senang karna namanya aku panggil ia menurunkan ku


***


"hy adik kecil, kami adalah kakakmu namamu lily bukan,


"aku pangeran kedua namaku pangeran selen dan dan anak di samping"menunjuk


"hey jangan kurang ajar sama aku, aku lebih tua darimu"memotong,.


"namaku pangeran syam pangeran pertama di kerajaan morsal"menjawab dengan cepat.


awabku "EYEN AYAM(selesn syam).


"waaah kamu pintar juga"sorak pangeran selen,


"tapi hahahhaha kakak, kamu ayam hahahaha"mengejek.


"DIAM"mengetok kepala pangeran selen.


"aduuh"menahan kesakitan.


aku bisa melihat mata kedua kakaku yang berbinar karna aku memanggil nama mereka. tapi kenapa aku belum pernah melihat si monster itu,.


"heh apa ini aku mengingatnya?"menggeleng kepalaku dengan kencang.

__ADS_1


Bersambung~


__ADS_2