
(sesampainya rombongan perang ke isitana morsal)
(disambut banyak masyarakat yang bersukur atas kemanangan yang diraih oleh pangeran dan putri)
"kak, kok aku lebih taku sama adik lily di bandingakan ayah"bisik pangeran selen
"diam... kalau kamu mau tetap bernafas"ucap syam
"upt"menutup mulutnya dengan cepat
(sesampainya di istana)
(jatuhnya titah dari istana)
bahwa:"pemakaman raja akan dilakukan bersmaan dengan pelantikan putra mahkota"
(setelah raja dimakamkakan)
/pov dikamar pangeran syam
"kenapa kamu menaruh anak ini dimarku?"
"kan ada banyak kamar diistana ini"ucap syam
"pangeran mahkota yang tercintaaa.. aku mau meberitahukan rahasiaku, tapi aku mau dia juga mendengarnya"
"haaaa kenapa harus dia juga"tanya selen
"karna"
__ADS_1
(kedua pangeran menunggu dengan tidak sabar)
"dia orang yang menyukaiku"
"APA!"sentak kaget kedua pangeran
"aku sebagai kakak tidak meres"
/BOK
"aduh kak syaaam!"
"kan aku bilang diamm kalau masih ingin bernafas"
"UPT"
"apa maksud kamu, um"sadar pangeran verox walau sedikit pusing
(lily pun menceritakan semua kejadian bahwa dia dulu adalah seorang penyihir, dan mengapa ia diculik, dan menceritakan 7 perasaanya yang telah dicabut)
"tidak, putri lily kamu sedang membohongiku kan?"tanya pangeran verox dengan wajah tidak percaya
"adik,,.. maafkan kakakmu ini yang tidak mengetahui kamu diculik hingga hampir tidak!,aku mintaa maaf.."ucap pangeran syam
"ADIIIIKKK..... MAFKAAAN KAKAKKMU YANG TIDAK BECUS INI"teriak pangeran selen
"berhentilah besrsedih, karna aku tidak akan membalas penyesalan kalian"ucapku
"dan untukmu pangeran verox, aku minta maaf. aku tidak berniat membuat mu seputus asa begini, aku akan meminta putra mahkota kerajaan morsal memberikanmu kerajaan vonca, kami akan membantu menjayakan kerajaanmu kembali, asal sebagian kekayaan kalian di serahkan kepada kami sebagai tanda kemenangan kami"ucapku
__ADS_1
*apa aku begitu buta terhadap seorang wanita?*
"tidak raja baru vonca, bukan aku yang membutkanmu. tapi kalian sendiri yang membutakan diri kalian"ucapku
"kamu bisa mendengar suara hatiku"
"cuman hanya mengetes kemampuanku"ucapku
"aku sangat menggumimu putri lily"
"aku menolak saranmu, tapi apa boleh aku meminta sesuatu"
"menolak? apa itu?"
"aku mau menjadi pelayanmu satu-satunya"ucap pangeran verox
"aku menolak"jawabku dengan cepat
"maka kamu akan melihat orang yang mencintaimu mati, aku tidak peduli akan perasaanmu yang telah hilang, aku percaya akan kuatnya cintaku"ucap pangeran verox
"..."
"baiklah, jangan menyesali pihanmu"
"tidak akan pernah putri"ucap verox
"ck ck ck.. cinta itu buta ya kak"seru pangeran selen
"iyaa"jawab pangeran syam
__ADS_1