
hari hariku berlalu dengan cukup baik, karna ada seto, kakakku, dan pelayan yang memperlakukanku dengn baik, termasuk si monter yang sudah lumayan baik kepadaku. dan umurku sekarang sudah beranjak 7 tahun, aku sudah pintar memanah karna yang mengajariku adalah kakak selen, sudah diizinkan membaca di perpustakaan besar bersama kakakku syam. dan aku juga menjadi alat si monter untuk melihat mana orang baik dan jahat di pengadilan kerajaan, itu membuat rakyat sudah jarang berbohong dan meminta keadilan palsu terhadap raja.
***
"putri apa kamu tau, kerajaan morsal akan kedatangan tamu dari negeri kerajaan sebelah"ujar seto
"oh itu sebabnya para pelayan sibuk yah, tapi kenapa kamu tidak seto"tanyaku
"aiih aku disuruh yamulia raja untuk menjagamu"jawab seto sambil tersenyum.
"jangan percaya omonganya adikku, dia hanya mau bermalas malasan saja melalui dirimu"suara pangeran selen dari kejauhan.
"benarkan kakak syam"ujar selen sambil menyenggeol bahu pangeran syam.
"benar"jawab syam dengan cepat.
"kamu dia panggil ayah"ucap syam
"yamulia raja memanggilku?seto bertanya dengan nada kecewa.
"pergi sana, sebelum nyawamu yang pergi dari tubuhmu"
"ah s saya permisi dulu tuan putri'
__ADS_1
"hahahaha lihat wajah takutnya.. lucu sekali'ucap selen sambil ketawa.
***
"kakak, aku dengar bahwa kerajaan morsal akan kedatangan tamu dari negeri kerajaan lain?"tanyaku
"benar kerajaan gaha, tapi aku tidak menyukai putri dan pangeran disana"jawab selen
"kenapa begitu,"tanya ku lagi
"pangeran mahkota disana orangnya sombong,juga nakal. termasuk putri yang disitana sana tidak pintar dalam etika berbicara. kalau mereka datang kamu jangan jauh jauh dari kami, aku taku adikk kesayangan kita di apa apain"
"itu benar"jawab syam dengan cepat.
"hehehehe baiklah kedua kakakku yang tampan.."jawabku sambil menggandeng kedua tangan mereka
***
keeoskan harinya adalah hari dimana tamu dari kerajaan gaha akan datang, semuanya disiapkan dengan baik oleh pelayan istana.suara trompet muali terdengar, itu pertanda bahwa tamu kerajaan sudah sampai diistana.
"hoho sahabat lamaku,"suara raja dari gaha
"selamat datang di kerajaan morsal raja sarka, apa perjalananmu baik?"tanya raja muhasa
__ADS_1
"walau melehlakan tapi saat melihat keindahan kerajaanmu, rasa lelah perjalanan tadi menghilang seketika hahahah"ucap raja sarka.
"salam yamulia raja muhasa"suara istri dari raja sarka
"ini istriku, ratu tija"memperkenalkan istrinya
"senang bertemu denganmu ratu tija"jawab raja muhasa
"mari kita bicara di dalam istana, pelayanku sudah menyiapakan makanan lezat untuk kita"ujar raja muhasa.
***
mereka semua pun masuk ke dalam istana. semua pelayan sudah berdiri berjejer untuk bersiap melayani mereka.
semua pun duduk di kursi makan masing-masing.
"oh iya raja dimanakah kedua putramu? apakah tidak makan bersama kami? dan kedua anakku ingin bermain bersama mereka selepas makan."ucap ratu tija
"seto panggilan kedua pangeran dan putri kesini"perintah raja
"putri"tanya raja sarka
"iya, aku juga mempunyai satu putri"jawab raja muhasa.
__ADS_1
itu membuat raja sarka dan ratu tija merasa keheranan, karna raja hanya menyukai anak laki-laki dan setiap ratu atau selir melahirkan anak perempuan untuknya, dia akan menlenyapkan mereka berdua. tapi itu pun membuat mereka tidak berani bertanya kepada raja muhasa.
Bersambung~