
dua hari pun berlalu pada saat terakhir kali kakakku membawaku jalan jalan, tiba tiba saja ada berita dari luar bahwa raja baru pulang dari perang, dalam hatiku berkata
"oh raja monster pergi berperang"ucapku tidak peduli.
belum lama aku mendengar kabar itu tiba tiba saja si monster itu mucul di hadapanku dengan wajah tergesa gesa.
aku bingung ni monster kenapa datang kesini dengan ekspresi seperti ittu.
"salam yamulia"ucap sejo
si monster itu masih saja menatapku.
"pelayan siapkan putri nanti malam bwa dia ke istana utama"perintah raja
dengan umurku yang 1 tahun itu aku berusaha brbicara
"au dak mau(aku tidak mau"tegasku
"oh putriku yang manis ini mulai melawan?"
semua pelayan keheranan karna yamulia mengakatan "putriku" tapi tidak dengan sejo, karna ia tau bahwa yamulia buru buru pulang dari perang karena mendengar kabar bahwa aku telah sadar
***
selesai pelayan menyiapkan putri lily untuk ke istana utama, wajah yang imut dan tidak lupa dengan boneka kesayangannya, di gendong oleh sejo menuju istan utama,.
"salam yamulia, putri lily datang menemui anda"ucap sejo
mata raja tidak berkedip melihat klimutan putri lily,
"puff"ketawa kecil dari sejo
"sejo kamu memang tidk ingin hidup lagi"ancam raja
"maaf yamulia"jawab sejo dengan ketakutan
"tah angan mayah seyo(pah jangan marah sejo)"jawabku
__ADS_1
"bawah dia kesini, kamu pergi boleh pergi"perintah raja sambil melototi sejo
aku di pangku olehnya di atas singgasananya yang begitu besar.
dan tiba tiba saja ada beberapa orang datang menghampiri kami, dia terlihat seperti menteriĀ kerajaan.
***
"salam yamulia, ini adalah laporan terakhir saat anda pergi berperang"ujar menteri
dalam hatiku "ni monster kenapa ajak aku keistana cuman melihat hal yang membosankan,."kesalku
"semuanya tidak ada masalah saat anda pergi, hany saja""hanya saja apa"tanya raja
"ada masalah kecil soal gaji pelayan semakin menepis, sepertinya ada yang salah emnggunakan uang kerajaan"jawab menteri
"oh siapa yang berani mencuri uang kerajaan morsal?"
"jawab yamulia, saya mencurigai sota"menujuk menteri yang lain
"ampuuun yamulia, saya tidak tahu apa apa, saya hanya di pertanggung jawabkan soal mengurus data pengeluaran dan masuk, saya tida pernah mengambil uang yang bukan milik saya., ampuun yamulia raja"menejelaskan dengan ketakutan.
aku sedikit merasa kasihan melihat sota, dan apa yang terjadi dengan mataku, aku melihat aura mistis yang keluar dari tubuh para menteri, semua aura mempunyai warna, dan sota memiliki warna putih bersih, berbanding terbailik dengan menteri yang lainya yang memiliki warna hitam pekat, "apakah ini salah satu sihir yaitu melihat aura manusia?"tanyaku
***
"tah ota dak alah(pah sota tidak bersalah)"
"apa maksud mu putri?"tanya raja
"terus yang bersalah siapa?"tanya raja lagi dengan sedikit senyuman
"duh ni anak kecil kenapa tiba tiba bersuara si!'suara dalam hati mentri pertama
"kau ni raja bodoh yaaa.. kenapa tidak dicari tahu dulu! kenapa langsung hukum ajaa!"dalam hatiku dengan kesal.
"yang alah a(yang salah dia)"menujuk
"putri jangan kamu salah menujuk ini bukan permainan putri yang manis"ucap menteri pertama
__ADS_1
aku tau raja tidak akan percaya padaku, dengan tanganku yang mungil mengusap mata si monster memberi tahunya soal aura yang ku lihat.
***
aku melihat raja diam sesaat saat melihat aura para mentri
"hahahaha kamu memang seorang penyihir keci"ucap raja.
semua menteri kebingungan akan sikap raja,
"pengawal lepaskan seto, seto kamu yang akan menjadi menteri pertama. menggantikan laki laki kotor ini"ujar raja
itu mebuat semua keheranan termasuk seto.
"ampuun yamulia? alasan apa sampai yamulia melepaskannya dan menggantikan posisi saya?"bertanya dengan raut wajah yang tegang
"kurang ajar! kamu berani memfitnah rekanmu, berasni membohongiku, berani mencuri uang kerajaan, dan masih berani menanyakan kenapa kepadaku!"marah raja.
itu membuat menteri pertama yang tadinya berdiri sekarang terduduk kaku dengan tanganya yang melipat memohon ampun,.
"aaampuun yamuliaa raaaajaa..."
semua yang didalam merasa kaget juga kagum, kenapa raja mengetahuinya.
"pengawal seret dia, aku mau kepalnya besok pagi!perintah raja.
"aaaampuun yamulia, lepaskan saya, saya tidak bersalah.. yamuliaaa.."rintihan menteri pertama.
***
"semua bisa kembali ke tugasnya"perintah raja
semua serentak menjawab"baik yamulia jaya selalu kerajaan dan sehat selalu bagi sang putri"
"kamu memang seorang penyihir, apakah dulu ratu juga memiliki sihir atau keturunanku pernah di karunai sihir?"raja kebingungan.
"pikir aja sendiri"berkata dalam hatiku sambil mengangkat satu alisku.
Bersambung~
__ADS_1