Reinkernasi Penyihir Lily

Reinkernasi Penyihir Lily
eps 4: menemukan paman ben


__ADS_3

setelah aku bertemu kedua kakakku, panggilan nama yang ku sebut mulai didengar oleh raja.


"ayah,, apa kamu tau kalu putri lily memanggilku eyen sedangkan kakak hahaha dia di pnggil ayam".seru pangeran selen.


"oh sepertinya kamu kekurangan pekerjaan hingga bisa bergosipp seperti ini selen, berkas yang masih belum ku selesaikan di atas meja sana kau selesaikan"tegas raja.


"puuft, rasain kamu.."ejek pangeran syam.


"baik ayah"jawab pangeran selen dengan rasa menyesal


***


musim mulai berganti hingga datangnya musim semi, yah diamana aku lahir di musim itu, kukira raja monster itu tidak memperdulikanya, tetapi istana putri mulai sibuk akan kehadiran ulang tahunku yang ke1, entah aku harus senang atau tidak karna di hari kelahirkanku semua orang yang aku sayangi mati mengenaskan di hadapanku.


"putri nan cantik saatnya kamu siap siap karna kamu yang akan jadi bintangnya di acara besar ini"seruan pelayan.


aku berlagak seperti bayi yang tidak tau apa apa, dan tersenyum kepada pelayan yang menghiburku. "tatatata"ucapanku.


***


saat aku sedang bersiap siap, si raja monster datang mengampiriku dalam hatiku berkata "lah si monster ini kemana aja, nongol cuman di hari tertentu,"jawabku sedikit kangen "eeh apa ini kenapa harus kangen sama simonters"sambil menggelengkan kepalaku yang kecil.


"apa yang sedang kau lalkukan"monster itu bertanya padaku"


dengan spontan aku menjawa"tah(pah)"


raja monster itu melebarkan matanya dan menggendongku


"apa yang kau bilang"tanya raja


"tah(pah)".jawabku


"siapa yang mengajarinya mengatakan aku papah!"marah raja


"dimana sejo!"teriak raja.

__ADS_1


"salam yamulia raja"menghadap dengan gugup.


"kamu yang mengajarinya nama panggilan ini?"


"tidak yamulia"jawab sejo lagi dengan ketakutan


"usir semua pelayan disini dan gantikan pelayan baru! aku membenci anak perempuan tidak boleh ada yang mengajarinya memanggilku papah\ayah paham kamu sejo"tanya penuh amarah


"ba-baik yamulia"jawab sejo.


***


"ternyata sebenci inikah dia denganku, kenapa dia masih ingin aku hidup dan merayakan ulang tahunku." tanya ku dengan bingung bercampur sedih.


aku merindukan keluargaku yang dulu, dimana masih ada ibu dan ayah yang menyayangiku.


"paman ben semoga saja dikehidupan ini aku masih bisa menemukanmu"kataku didalam hati.


aku di bawah keluar oleh sejo yang menggendongku, banyak begitu mata yang memandangku dan bersorak :selamat untuk putri". masing-masing kerajaan datang membawa hadia untukku dan bertanya padaku


saat aku mencari dimana dia si monster itu, aku menemukanya sedang berbicara dengan raja di kerajaan lain, dengan keusilanku yang aku pikir akan mengudang kematian tapi aku tetap melakukanya,


"tah(pah)"teriaku kepada raja,


semua terdiam karna melihat ekpresi raja yang melototi sejo.


"seyo tutun(sejo turun)"perintahku.


sejo berhenti menatap raja dan melihatku dengan kaget dan ia mulai menurunkanku.


aku berlari sekencang mungkin karna langkahku kecil, membuat para tamu melihatku dan ketawa, suasana pun mulai cair lagi. aku menuju ke samping raja dan menarik baju dengan isyarat untuk menggendongku. raja melihat sekeliling karna semua tamu menatap kita ia mulai mengangkatku dan menggendongku. dalam hatiku


"semoga ini bini bukan ulang tahunku yang terakhir "maci tah(makasih pah)"


***

__ADS_1


semua tamu disitu mulai menepuk tangan atas leluconku atau kematianku setelah ini. dan monster itu hanya diam tak senyum juga tak marah. dan dari arah pintu ada kedua kakaku menghampiriku,


"ayah jika kamu sudah kekang menggendong putri biarkan aku saja"seru pangeran selen.


"kamu tidak pintar mnenggendong bayi, pergi sana"jawab raja.


"haa? aku masih lebih pintar menggendong bayi dari pada ayah"berbisik dengan pelan,


"sudah diam, kamu mau ayah menghukum dirimu lagi'ancaman pangeran syam.


"adikĀ  kecil kami punya hadiah untukmu,"memberikan.


"maci ayam eyen(makasih syam selen"jawabku. mereka berdua hanya membalasnya dengan senyuman.


***


"salam yamuli raja, penyihir yang anda panggil telah tiba"sahut sejo


"bawa dia masuk"jawab raja.


"penyihir?"bertanya dalam hatiku.


"selamat untuk putri dan jaya selalu rajaku"salam dari sang penyihir.


aku sontak kaget karna yang aku lihat adalah pamanku sendiri yang sudah membunuh keluarga ku tanpa kucari ia yang datang menemuiku.


"apa kamu tau kenapa aku memanggilmu kesinni"tanya raja


"hamba kesini untuk mengetahai alasan kenapa sampai hamba di panggil yamulia raja"penyihir menjawab.


"kamu memang penyihir yang pintar, aku memnaggilmu karena didalam diri putri lily ada enegri sihir, apa itu benar atau tidak apa kamu bisa membuktkanya"jawab raja.


"oh putri imut ini mempunyai sihir?"melihatku dengan tajam.


Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2