Rela Dipoligami

Rela Dipoligami
Bab 8


__ADS_3

Alvin terlihat baru saja meminum sebuah air putih yang diberikan oleh Lisa, istrinya sendiri.


Awalnya semuanya masih normal, namun setelah beberapa saat, Alvin bisa merasakan tubuhnya terasa sangat panas. Bahkan ia bisa merasakan bagian bawahnya sudah tegang. Disaat seperti itu, Lisa malah meninggalkan suaminya yang ternyata berada di sebuah kamar sebuah villa di puncak gunung.


Sebelumnya, Lisa mengajak suaminya pergi liburan dengan maksud dirinya yang bosan di rumah terus. Alvin yang sangat menyayangi sang istri tidak menolak dan dengan senang hati membawanya liburan ke puncak.


Alvin pun sampai menyewa satu vila besar. Siapa sangka, waktu itu Lisa sang istri malah tiba-tiba menyodorkan air putih kepada Alvin. Yang tanpa Alvin sadari, di dalamnya sudah terdapat obat perangsang.


Setelah Lisa keluar dari kamar, kini giliran Karol yang beraksi. Hal ini memang sudah didiskusikan karena Alvin yang enggan menikah lagi dan memilih setia.


Sebenarnya Lisa sudah tidak berniat memaksa suaminya, tapi Bu Sry dan Karol Terus-menerus menekan dan memaksa dirinya. Alhasil, hal seperti ini pun dilakukan.


Setelah membiarkan Karol masuk bersama suaminya yang sudah meminum obat perangsang, Lisa berlari ke toilet dan segera menangis sejadi-jadinya. Sebenarnya Lisa juga tidak rela akan hal ini.


Namun Lisa tidak mau menghancurkan harapan suaminya yang ingin mempunyai seorang anak. Alhasil, Lisa barulah membuat keputusan gegabah seperti ini.


Lisa juga tidak bisa disalahkan, sebab di balik keputusan gegabah nya itu, ada paksaan dari sang mertua. Lisa juga sebenarnya sangat tidak berdaya.


Sementara itu, Alvin kini tidak berhenti memanggil-manggil mama istrinya. Saat Karol masuk ke dalam kamar, Alvin malah sempat melihat Karol, namun pandangannya malah tiba-tiba berubah dan seolah membuat Alvin sedang bersama istrinya, Lisa.


Padahal ia bersama dengan Karol, seorang sekretaris pribadinya di kantor.


"Lisa? Apa yang kau lakukan?" batin Alvin sebelum kehilangan kendali.


Pagi hari pun tiba.


Alvin kaget saat menemukan dirinya sudah tidak mengenakan sehelai benang pun. Mata Alvin kemudian terbelalak saat melihat Karol yang berada di sampingnya.

__ADS_1


"Sial, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Alvin dalam pikirannya.


"Kau benar-benar sangat aktif yah, kau bahkan sampai membuatku kewalahan." ucap Karol seketika. Suara Karol membuat jantung Alvin seolah hampir saja melompat.


Melihat Karol yang juga tanpa sehelai benangpun, Alvin bisa merasakan bagian bawahnya terasa tegang dan keras. Karena sebagian tubuhnya tertutup selimut, maka Karol tidak melihatnya. Jika saja Alvin segera keluar saat itu juga, maka Karol akan bisa melihat bagian bawah Alvin yang mengeras.


Tidak memperdulikan hal itu, Alvin segera berlari ke kamar mandi.


***


"Lisa, apa-apaan ini? Kenapa kau tega melakukan hal ini? Apakah otakmu bermasalah?" tanya Alvin dengan nada marah.


Lisa hany diam menerima kemarahan suaminya. Disini, Lisa memang bersalah. Sangat bersalah.


"Beruntung sekali Lisa bisa punya seorang suami seperti Alvin. Bahkan saat melakukannya, ia tidak berhenti menyebutkan nama Lisa. Bahkan masih berpikir aku adalah Lisa. Benar-benar membuat iri orang saja." pikir Karol.


Dari sini, kita bisa lihat betapa jalangnya sosok Karol ini. Dia bahkan rela berhubungan badan sebelum menikah demi memaksa Alvin setuju menikahinya dan mejanya istri kedua. Yah, hanya demi menjadi istri kedua.


Berbeda dengan mereka yang merupakan kalangan orang miskin.


"Kau sudah melakukannya bersamaku dengan penuh gairah, dan masih tidak berterima kasih? Aku malah berpikir, kapan kau akan bertanggung jawab?" ucap Karol yang seketika membuat jengkel Alvin.


Kini Alvin memegang kepalanya yang sudah terasa sakit.


"Lisa, jujur saja. Kau membuatku sangat, sangat-sangat kecewa olehmu. Aku tidak percaya kau akan seputus asa ini. Kau bahkan sampai merelakan aku dengan gadis lain dan menjadikan gadis itu madu mu. Andai saja aku bisa memilih, lebih baik aku tidak perlu punya anak sekalian." ucap Alvin yang langsung menunjukkan kekecewaannya. Ia seketika meninggalkan Lisa begitu saja.


Tepat setelah Alvin pergi, Bu Sry dan Karol tersenyum. Karol dengan sikap jalangnya kemudian menggunakan jati telunjuknya untuk mengangkat dagu Lisa dan tersenyum mengejek sebelum akhirnya pergi meninggalkan Lisa seorang diri di Vila itu.

__ADS_1


Tidak ada yang mau mengajak Lisa pulang bersamanya, mertuanya juga lebih memilih pulang bersama Karol dan tidak membiarkan Lisa ikut.


Lantas, bagaimana Lisa akan pulang ke rumah sekarang? Benar-benar sangat tidak tahu malu. Saat ini, Alvin sudah merasakan kekecewaan mendalam di dalam dirinya. Sehingga ia tidak memikirkan apapun lagi. Sementara Bu Sry dan Karol dengan sengaja meninggalkan Lisa.


Pada akhirnya, Lisa hanya bisa menangis sejadi-jadinya seorang diri di villa itu. Lisa tidak membawa kendaraan, ia tidak tahu cara memesan taksi online. Dan Lisa juga tidak tahu harus bagaimana akan pulang ke rumah yang jaraknya sangat jauh.


Pada akhirnya, Lisa seorang diri di Villa itu sampai pada malam hari. Alvin akhirnya datang sendiri untuk menjemput istrinya.


Saat masuk dan melihat istrinya itu hanya bisa menangis sendirian di sofa, membuat Alvin merasa bersalah. Ia telah meninggalkan istrinya di sini dan malah Bu Sry juga meninggalkannya.


Alvin juga mengerti perasaan istrinya dan mengerti akan alasan sampai membuat Lisa mau dan rela untuk dipoligami.


Dalam hal seperti ini, Alvin sudah tidak bisa mengelak dari pernikahan. Sebab ia sudah melakukannya bersama Karol dan mungkin akan segera hamil. Pada saat seperti itu, Lisa hanya bisa bersabar dan menerima Karol sebagai madunya dengan lapang dada.


"Kau tidak mau pulang?" tanya Alvin yang sudah berada di belakang Lisa.


"Bukankah kau sendiri yang meninggalkan ku? Kenapa? Ingin menelantarkan aku yah?" tanya Lisa agak sedikit marah yang juga bercampur dengan kesedihan.


Alvin kemudian menghela napas.


"Aku tidak ada maksud seperti itu. Ayolah, jangan mempersulit aku. Aku akan terus merasa bersalah jika kau seperti ini." ucap Alvin sambil menatap istrinya.


Mendengar hal itu, Lisa kemudian sudah berdiri dan langsung berjalan keluar dengan sendirinya. Ia segera masuk ke dalam mobil begitu saja.


Melihat istrinya sudah masuk ke dalam mobil, Alvin menghela napas dan kemudian menyusul.


Sempat Alvin melirik istrinya yang hampir sudah tidak pernah menunjukkan senyuman sejak beberapa Minggu yang lalu.

__ADS_1


Lisa sudah tidak tersenyum belakangan ini dan itu membuat Alvin ikut merasa dilema. Ia tidak tahu harus bagaimana menghadapi istrinya itu.


Singkat cerita, Lisa dan Alvin akhirnya sampai rumah setelah perjalanan satu jam. Saat masuk ke dalam rumah, Lisa malah langsung bertemu dengan mertuanya yang menjadi alasan utama mengapa Lisa mengambil keputusan seperti ini, sebuah keputusan untuk menjadikan Karol sebagai madunya.


__ADS_2