
...(sebelum)...
Xiou Lin pun pergi dari sana, tanpa disadari, ternyata sedari tadi Yuan Hao memata-matai mereka, Yuan Hao tidak mengetahui kalau Xiou Lin menggunakan kultivasi para dewa, dia memata-matai Xiou Lin hanya karena takut Sian Rin di ambil eh Xiou Lin.
Yuan Hao juga terkejut karena Sian Rin bersedia menjadi murid Xiou Lin.
bersambung...
...----------------...
...(keesokan nya)...
sekte cahaya suci
jam 5.30, para murid sudah berbaris rapi di aula ujian, mereka akan menjalankan ujian terakhir/ujian ketiga, kali ini di ujian ketiga, banyak murid sekte cahaya suci menonton mereka, Xiou Lin menebak bahwa ujian ketiga yang akan di lakukan adalah pertarungan.
"untuk ujian akhir ini, kalian akan bertarung secara acak, dan yang akan lulus hanya 300 orang dari 600 anak yang mendaftar"
"baik kita mulai ujian nya"
salah satu tetua pun mengocokan kartu nama para peserta, dan yang keluar adalah nama Yu Lao dan Xin Xin. terlihat kedua orang itu sungguh percaya diri, yu Lao berada di ranah Qi Foundation tahap 4 dan hebat dalam menggunakan pedang, Xin Xin berada di ranah Qi Foundation tahap 4 dan hebat dalam fisik.
pertarungan itu pun dimulai
"jurus seribu pedang"
"memperkuat fisik!!"
*bommmm*
pertarungan itu membuat setengah dari area rusak, karena Xin Xin yang fisik nya kuat, terlihat yu Lao mulai menggunakan jurus terhebat nya, jurus itu di beri nama jurus pedang Ling Hua. Xiou Lin cukup terkejut karena yu Lao mempunyai jurus itu, jurus itu rupanya di ciptakan oleh salah satu murid Xiou Lin yang bernama Ling Hua.
serangan yu Lao pun diluncurkan, Xin Xin berusaha menahan serangan itu dengan fisik nya, namun serangan itu sungguh lah kuat yang membuat nya terhempas jauh dan terluka parah.
tetua pun menyatakan yu Lao bisa lanjut ke babak berikutnya, tetua pun mengocokan kartu nama para peserta, dan yang keluar adalah nama Ding Hae dan mo roi, mereka berdua berada di ranah Qi Foundation tahap 4, Ding Hae hebat dalam kecepatan dan fisik, sedang kan mo roi, dia hebat dalam berpedang dengan dua pedang, pertarungan pun dinyatakan dimulai, Ding Hae tanpa ragu maju ke depan dengan kekuatan penuh.
__ADS_1
"Hyatt...jurus pukulan langit"
"teknik pedang pembelah lautan"
*darrrrr....derrrre...darrr*
*sringggg.....bommm*
para tetua terlihat sangat senang, karena banyak murid berbakat yang mendaftar tahun ini, pertarungan itu terus berlanjut, terlihat mo roi mulai kelelahan, Ding Hae pun melanjutkan serangan nya, dan akhirnya mo roi pun K.O.
...setelah 2 jam berlalu...
......................
ha...kapan sih giliran ku, aku sudah mulai bosan nih, gumam Xiou Lin, ketua pun mengocokan kartu nama para murid, kebetulan sekali kartu nama yang keluar adalah nama Xiou Lin, he... kebetulan sekali ya, gumam Xiou Lin, dan yang menjadi lawan nya adalah Mu Sun Rou, terlihat dari penampilan nya, dia memakai jubah hitam, berbadan kecil, dan beraura hitam, semuanya serba hitam, dia berada di ranah Qi Foundation tahap 6, walau berbeda satu tingkat ranah, Xiou Lin terlihat berwaspada kepada Mu Sun Rou itu.
ketika tetua menyatakan pertandingan di mulai, Xiou Lin sempat berkata.
"hei kau, kau sungguh menarik ya, sudah lama aku tak melihat klan naga hitam" ucap Xiou Lin dengan senyum.
ketika Xiou Lin sudah selesai berbicara, Mu Sun Rou langsung menyerang Xiou Lin dengan ancaman membunuh nya, Xiou Lin terus menghindari serangan dari Mu Sun Rou dengan santai, melihat Xiou Lin yang terus menghindari, Sun Rou pun semakin marah, ia lalu menggunakan jurus yang aneh, yang membuat langit menghitam.
Ruay Wei Zian yang merasa kekuatan dari sang penguasa kegelapan, ia pun terbang dengan kekuatan penuh menuju aula ujian, kembali ke Xiou Lin, langit yang terus mengelap, tiba-tiba menyambar kan sebuah petir hitam kearah Xiou Lin, Xiou Lin yang kaget akan hal itu, ia tak bisa menghindari serangan dari langit itu.
"tidak ada waktu untuk menghindar!!" gumam Xiou Lin
"hahaha.... rasakan lah kemarahan langit" tawa Sun Rou
*bommm*
Serangan itu pun terkena telak pada Xiou Lin, namun setelah asap-asap mulai menghilang, Sun Rou kaget ketika Xiou Lin selamat dari teknik amarah langit nya, bukan hanya itu, terlihat ada sebuah bola berukuran sebesar bola sepak berwarna hitam, dibelakang Xiou Lin, rupanya bola itu adalah elemen misteri.
Jika teknik 9 elemen di aktifkan, maka akan muncul sebuah bola berukuran sebesar bola sepak dibelakang penggunaan nya, bola-bola itu akan berwarna sesuai dengan warna setiap elemen, contoh nya seperti warna elemen misteri yang berwarna hitam.
...----------------...
__ADS_1
hm...petir itu bisa membantu elemen misteri ini naik tingkat?, menarik, gumam Xiou Lin. Sun Rou yang mengira bahwa itu hanya kebetulan semata, ia pun menyerang Xiou Lin terus menerus menggunakan jurus amarah langit.
*der*
*der*
*der*
terlihat Xiou Lin hanya menikmati serangan itu, namun ketika serangan terkuat nya di luncurkan, tiba-tiba Ruay Wei Zian datang dan menghalangi serangan tersebut, ha... syukurlah kamu tak apa-apa, gumam Wei Zian, tapi setelah Wei Zian membalikan badannya, bukan nya ia melihat ayah angkat bermimik senang, ia malah melihat ayahnya marah.
"eee...ada apa?" tanya Wei Zian
"ada apa?!, serangan tadi itu bisa membuat jurus ku naik ke tingkat menengah, tapi...tapi..kau malah menghalangi serangan itu" ucap Xiou Lin
"eeehmm... maaf" ujar Wei Zian dengan manja
"ah... sudahlah...kau kembali lah ketempat para ketua, aku akan menangani nya, kau pasti datang ke sini karena merasa hawa klan kegelapan kan"
"iya, baiklah aku akan kembali"
...----------------...
para murid disana cukup terkejut karena melihat Xiou Lin yang dilindungi oleh ketua sekte. pertarungan itu pun berlanjut, Xiou Lin berusaha memprovokasi Sun Rou agar mengeluarkan jurus amarah langit yang paling kuat.
Namun sayang rupanya Sun Rou sudah mengetahui bahwa Xiou Lin memanfaatkan teknik nya itu untuk menaikkan tingkat nya, ia pun marah, lalu menyerang secara langsung.
"beraninya kau menggunakan jurus ku untuk naik tingkat!!" teriak Mu Sun Rou dengan amarah
"ha~... karena kau tak mau mengeluarkan nya lagi....maka"
Xiou Lin pun tak segan segan untuk memukul dada Sun Rou untuk mengakhiri pertarungan tersebut, namun ada yang aneh, Xiou Lin merasa tangan nya menyentuh sesuatu yang lembut dan lembek, ia pun sadar kalau Mu Sun Rou adalah wanita, ia pun mundur dan berusaha meminta maaf, Arg... kukira dia pria!!, batin Xiou Lin.
"kau..kau.."
"awas saja kau anak bermarga Xiou, akan ku bunuh kau!!!"
__ADS_1
terlihat Mu Sun Rou berlari keluar arena dengan menangis, yang membuat Xiou Lin merasa telah melecehkan seorang anak kecil (karena dari penampilan Mu Sun Rou, ia terlihat seperti anak berumur 14/13).
bersambung....