
(Sebelumnya)
"Yuan Hao. Ayo kita akhiri ini. Dan seperti nya kau mulai menguasai teknik naga dewa Tian. Kita lanjutkan besok" ucap Xiou Lin.
"Baik!!" Balas Yuan Hao.
Mereka pun menuruni gunung dan kembali ke asrama masing-masing.
Bersambung....
----------------
Asrama Xiou Lin.
Terlihat Xiou Lin yang sedang bermeditasi. Ia terus menyerap energi Chi di sekitar nya untuk naik level. Ia juga ingin mempelajari teknik baru.
Teknik yang akan di pelajari oleh Xiou Lin selanjutnya adalah teknik dari Bab 2 di gulungan naga yang di berikan oleh dewa Long Tian kepada nya.
Sebelum nya Xiou Lin sudah membaca bab 1 dari gulungan Naga, di mana teknik dari Bab 1 itu adalah teknik «naga tirani gila». Dia mempelajari nya ketika sedang terdesak melawan iblis Qiang De.
Dan untung nya Xiou Lin memenangkan pertarungan itu dengan menggunakan teknik naga tirani gila.
Xiou Lin lalu membuka gulungan itu. Dan di baba 2 terlihat sebuah teknik bernama «Armor naga» di mana teknik itu berfungsi untuk melindungi tubuh layak nya sebuah armor.
Xiou Lin pun melatih teknik itu. Di mana aura Chi nya ia keluarkan dan membentuk chi nya itu seperti armor. Walau pun itu terlihat mudah tapi untuk membuat armor itu tak mudah rusak sangat lah sulit.
"Seperti nya aku harus bergadang" ucap Xiou Lin yang lanjut berlatih.
Keesokan harinya.
Matahari yang mulai terbit, suara ayam yang berkokok. Terlihat di asrama Xiou Lin masih tertidur dengan keadaan duduk dengan posisi lotus.
Xiou Lin pun terbangun ketika sebuah suara ketukan pintu yang terus menerus terdengar. Ia pun memeriksa keluar.
"Selamat pagi gur-" Yuan Hao terhenti ketika melihat Xiou Lin yang baru bangun tidur.
"GURU?!! Anda baru bangun?! Apa anda tak bisa melihat waktu?" Tanya Yuan Hao terkejut melihat Xiou Lin. Karena sekarang sudah waktu nya untuk pergi ke kelas tapi Xiou Lin baru bangun tidur.
"Berisik. Aku tadi malam bergadang untuk melatih teknik baru. Padahal aku baru tidur beberapa menit. Aoummm" ucap Xiou Lin sembari menguap.
__ADS_1
"Kalau begitu, cepat lah anda mandi. Saya akan menunggu di sini. Jika anda di hukum nanti, saya juga akan ikut." Ucap Yuan Hao.
"Masuk lah. Kau tunggu di dalam." Setelah Yuan Hao masuk. Xiou Lin pun menutup pintunya.
........
Beberapa saat kemudian.
Xiou Lin yang sudah selesai mandi dan berpakaian. Ia pun pergi ke kelas bersama Yuan Hao. Walau terasa kurang karena tidak ada Sian Rin.
"Aoummm" Xiou Lin kembali menguap ketika sedang berjalan.
"Guru malam tadi aku melatih teknik Naga Dewa Tian, dan sekarang aku sudah bisa menguasai nya. Jadi untuk siang ini apa kita perlu berlatih?" Tanya Yuan Hao.
"Kalau kau sudah bisa menguasai nya. Dan aku juga akan kembali melatih teknik baru ku. Jadi untuk siang ini kita tidak berlatih. Kau berlatih lah sendiri di asrama mu." Balas Xiou Lin.
"Baik!!" Jawab Yuan Hao.
.........
Kelas.
Terlihat Xiou Lin dan Yuan Hao masih sempat untuk datang ke kelas sebelum guru datang.
"Hm...jika aku tak salah ingat, hari ini adalah pelajaran roh Penjaga. Di mana nanti kita latihan bersama Roh penjaga kita masing-masing." Balas Yuan Hao.
"Aku juga akhir akhir ini belum bertemu dengan Heilong. Bagaimana kabar dia ya?" Gumam Xiou Lin sembari melihat ke arah pintu kelas.
Guru pun datang. Terlihat guru itu seperti pria berumur sekitar 30 tahun. Dengan menggunakan sebuah baju serba hitam, dan mata hitam yang menatap tajam ke setiap murid.
"Aku belum pernah melihat guru ini? Apa dia guru baru?" Tanya Xiou Lin.
"Seperti. Aku juga baru pertama kali melihat nya" jawab Yuan Hao.
"Jangan berisik!! Kelas akan di mulai!" Ucap guru itu dengan tegas.
Sontak kelas pun menjadi hening.
"Aku adalah guru baru di sini. Nama ku Hu Yao. Aku bertugas di pelajaran roh penjaga. Kalau begitu cepat keluar dari kelas. Kita akan mulai pelajaran nya." Ucap pria itu yang di ketahui nama nya adalah Hu Yao.
Para murid pun keluar dari kelas menuju taman/lapangan sekte.
__ADS_1
.......
"Silahkan kalian panggil Roh penjaga kalian" ucap Hu Yao.
Para murid pun mulai memanggil Roh penjaga mereka masing masing. Begitu pun dengan Xiou Lin dan Yuan Hao.
"Roh dari dunia atas yang di tugaskan untuk melindungi tuanya yang terpilih. Datang lah setelah ku panggil, Pedang Neraka." Ucap Yuan Hao mengucapkan mantra untuk memanggil Roh penjaga nya.
Lalu muncul lah sebuah pedang yang memiliki warna mirip seperti api dan pedang itu juga mengeluarkan sebuah hawa panas yang tinggi. Membuat para murid lain nya kepanasan.
"Waw...ini kedua kali nya aku melihat pedang neraka milik murid jenius, Yuan Hao" ucap salah satu murid.
"Kau benar, Yuan Hao jarang sekali mengeluarkan Roh Pelindung nya!" Ujar murid lain nya.
Terlihat Xiou Lin yang sedang fokus membacakan mantra untuk memanggil Roh penjaga nya, yaitu Heilong.
"Roh dari dunia atas yang di tugaskan untuk melindungi tuanya yang terpilih. Datang lah setelah ku panggil, Heilong." Ucap Xiou Lin membaca mantra untuk memanggil Roh penjaga nya, yaitu Heilong.
Tiba tiba angin bertiup kencang, langit menjadi hitam dan membuat sebuah lubang hitam di tengah nya. Lalu muncul lah sang naga tertinggi dengan 9 kepala, yaitu Heilong.
"Hamba di sini tuan." Ucap Heilong sembari menundukkan 9 kepalanya memberi tanda hormat pada tuan nya.
Sontak seluruh tatapan menjadi tertuju pada Xiou Lin seorang. Begitu pun dengan Yuan Hao, ia sangat takjub dengan sosok asli dari Heilong.
"Guru memang hebat!" Gumam Yuan Hao dengan mata yang berbinar.
"Siapa anak ini? Dia mendapatkan naga tertinggi dengan 9 kepala? Hm...lumayan!" Gumam guru Hu Yao sembari menatap Xiou Lin dan sembari memegangi dagu nya.
"Baiklah, jika kalian sudah memanggil Roh penjaga kalian. Mari kita mulai pelajaran nya!!" Ucap guru Hu Yao dengan tegas.
.......
"Pelajaran Roh penjaga yang akan kita pelajari kali ini adalah pertarungan antar roh penjaga. Kalian jangan takut dengan roh penjaga yang kuat, yang penting dari pelajaran ini adalah kerja sama dari tuan dan roh penjaga nya." Ucap guru Hu Yao menjelaskan.
"Baik!!" Jawab para murid serempak.
Guru Hu Yao pun mulai memanggil murid yang akan bertarung pertama.
"Lo yu melawan Zi Teo." Ucap guru Hu Yao.
Para murid yang di panggil pun maju dan bersiap dengan Roh penjaga mereka.
__ADS_1
Bersambung....