Renkarnasi Guru Para Dewa

Renkarnasi Guru Para Dewa
chapter 22 "masa lalu Yuan Hao"


__ADS_3

...(sebelum nya)...


"kau..kau.."


"awas saja kau anak bermarga Xiou, akan ku bunuh kau!!!"


terlihat Mu Sun Rou berlari keluar arena dengan menangis, yang membuat Xiou Lin merasa telah melecehkan seorang anak kecil (karena dari penampilan Mu Sun Rou, ia terlihat seperti anak berumur 14/13).


bersambung...


...----------------...


setelah Xiou Lin melawan salah satu anggota klan kegelapan, ketua mulai mengocok kembali kartu nama para peserta, kartu yang keluar adalah nama Yuan Hao dan Nu Liang, Xiou Lin pun penasaran dengan kemampuan Yuan Hao, namun tiba-tiba Sian Rin datang menemui Xiou Lin.


"guru, aku sudah bisa menguasai setengah dari teknik yang guru berikan pada ku" ucap Sian Rin


"hm..baguslah, hm... ngomong ngomong, kalau ditempat umum, kau panggil sana nama ku, jangan memanggilku dengan sebutan guru, itu akan sangat mencolok" balas Xiou Lin


"baik"


mereka pun menonton pertandingan Yuan Hao melawan Nu Liang, Yuan Hao sekarang berada di ranah Qi Foundation tahap 8, sedang Nu liang, ia berada di ranah Qi Foundation tahap 6, itu beda dua ranah, tiba-tiba dari kepala Yuan Hao terdengar bisikan "bodoh, kau berhati-hati dengan dia, dia adalah salah satu anggota klan kegelapan, dia sangat kuat, jangan lengah dengan tingkatan nya", itu lah yang Yuan Hao dengar.


sontak Yuan Hao langsung melihat ke arah Xiou Lin, Xiou Lin pun membalas nya dengan senyuman mematikan, yang membuat Yuan Hao merinding.


walau Yuan Hao tak begitu percaya dengan Xiou Lin, ia tetap berhati-hati dengan lawannya, ketua pun menyatakan pertandingan dimulai. Nu Liang langsung menyerang Yuan Hao dengan sebuah bola kecil berukuran sebesar bola kasti, Yuan Hao berusaha menghindar, tapi ia bola itu mengenai pundak Yuan Hao, bola itu menempel dengan cara mengigit pundak Yuan Hao, Yuan Hao berusaha mencabut nya namun bola itu sangat susah dicabut.


Yuan Hao pun membalas serangan dari Nu liang dengan teknik tinju Tao Wen, teknik itu juga adalah teknik buatan dewa, serangan itu pun terkena telak kepada Nu liang, tapi serangan itu hanya melukai Nu liang tidak sampai parah.


pertandingan itu berjalan cukup lama, terlihat kedua belah pihak sama-sama kelelahan, tapi yang paling parah adalah Yuan Hao, karena dia sudah hampir kehabisan energi spiritual nya, energi nya terus di sedot oleh bola yang berada dipundak nya.


penglihatan Yuan Hao mulai mengabur, tapi ia tak menyerah, karena terlintas sebuah ingatan tentang ia yang sedang dikucilkan oleh seluruh anggota keluarga nya, ia pun kembali bangkit dengan tekad yang kuat, Yuan Hao pun meluncur sebuah serangan paling kuat yang dinamakan jurus bulan kematian.


jurus itu membuat tekanan yang besar, terlihat Nu liang sangat ketakutan melihat jurus itu, serasa bahwa Kematian nya sudah tak lama lagi, namun ketika semua orang menebak bahwa Yuan Hao akan menang, tiba-tiba Yuan Hao terpingsan karena sudah kehabisan energi spiritual nya.


*brukkhh*

__ADS_1


"apa?, dia pingsan?"


"eee...dia malah pingsan, kukira dia yang akan menang"


"ia aku kira dia akan menang"


"ah...sayang sekali"


"hah...ha...hah... kukira aku akan mati hari ini juga, untung lah dia sudah kehabisan energi spiritual nya, jika tidak habis lah aku" ucap Nu liang


Yuan Hao pun dibawa ke ruang pengobatan, dan ketua menyatakan pemenang dari babak kali ini adalah Nu liang.


...----------------...


di sebuah kerajaan bernama kerajaan Yuan, terlihat ada seorang anak kecil berumur 7 tahun yang sedang menangis di sebuah pemakaman, orang yang meninggal adalah ibu dari anak itu, setelah beberapa jam di pemakaman, anak itu pun bergegas kembali ke rumah nya, yaitu di kerajaan Yuan.


setelah ia sampai di kerajaan, ia terlihat terkejut ketika melihat sang ayah yaitu raja Yuan, yang bernama Yuan Gao, sedang bermesraan dengan seorang wanita yang sangat cantik, dia bernama he Lin.


anak itu marah karena ayahnya yang sudah bermesraan dengan wanita lain, padahal istri nya/ibunya baru meninggal. anak itu pun masuk kedalam kamar nya dengan tatapan marah.


"apa apaan tatapan itu, kau tak setuju?!" ucap sang ayah


dengan terpaksa anak itu pun memberi hormat pada ibu barunya itu.


"hm..hm..kau memiliki anak yang baik ya, sayang" ucap he Lin


......................


...(beberapa hari kemudian)...


pernikahan antara raja Yuan dan he Lin pun dimulai, kakak-kakak dari anak itu malah terlihat senang ketika ayahnya menikah lagi, hanya dia seorang yang tidak menyetujui pernikahan tersebut, tapi mau bagaimana lagi, ia tak bisa melakukan apa-apa karena tingkat nya yang masih rendah.


......................


...(setelah seminggu)...

__ADS_1


terlihat anak itu sedang di siksa oleh ibunya dengan menggunakan sebuah tongkat kayu, ia memukuli anak itu karena tak menyukai nya, anak itu terus di suruh-suruh oleh ibunya itu, bahkan kakak-kakak nya juga tak peduli dengan keadaan anak itu.


suatu hari ketika anak itu menjatuhkan sebuah pot bunga yang paling di sayang oleh ibunya itu, ia panik karena jika ibunya tau ia pasti akan langsung di pukuli menggunakan tongkat kayu. ia pun berusaha membersihkan serpihan serpihan dari pot bunga itu, namun tiba-tiba ibu nya datang, ibunya pun marah ketika melihat pot kesayangan nya itu hancur.


"hah!?...dasar anak sialan, beraninya kau menghancurkan pot kesayangan ku, rasakan ini!!"


"hu... hu..hu... maaf kan aku ibu, aku tak sengaja menjatuhkan nya"


namun ibunya itu tak mendengarkan ucapan sang anak, lalu tiba-tiba raja kembali ke kerajaan, ibunya pun melukai tangan nya menggunakan serpihan dari pot tadi, ketika sang raja datang menemui istrinya nya, ia kaget ketika melihat istrinya terluka dan ada anak nya yang berdiri disampingnya istri nya.


"anak sialan, kau berani melukai ibu mu!!!?"


bentak sang raja


"ti...tidak ayah...bukan aku yang melakukan nya...ibu lah yang melukai dirinya sendiri.."


balas anak itu ketakutan


"alasan!!!"


ayahnya pun memukul keras di bagian kepala anak itu, yang membuat anak itu jatuh pingsan, ketika anak itu tersadar, ia melihat sekeliling nya adalah pepohonan, rupanya ia sudah di buang oleh ayahnya, ia pun menangis merindukan sang ibu yang sudah meninggal.


ketika sedang bersedih, tiba-tiba ada sebuah meteor yang jatuh ke arahnya, aku tak bisa menghindari nya!, batin sang anak.


meteor itu pun terjatuh, anak itu mengira kalau ia sudah mati, tapi ketika membuka mata rupanya ia masih hidup, ia pun melihat meteor itu, ketika anak itu mengintip meter itu, ia melihat sesuatu benda yang sangat bercahaya, ia pun menghampiri nya, namun tiba-tiba benda itu masuk kedalam kepala anak itu.


ketika anak itu terbangun, di kepalanya sudah banyak pengetahuan di kepala nya, pengetahuan tentang teknik-teknik kultivasi, teknik-teknik serangan, pengetahuan tentang dunia, dan banyak lagi, rupanya benda itu adalah ingatan dari seorang dewa bernama Tao Wen.


beberapa tahun kemudian, anak itu sekarang sudah berumur 17 tahun, ia pun kembali kekeluargaan nya untuk balas dendam, ia sungguh jijik dengan ayahnya dan sangat membenci ibu dan para saudara-saudara nya.


setelah sampai di kerajaan Yuan, ia di halangi oleh penjaga di sana, tanpa basa-basi anak itu langsung membentuk si penjaga dan menyisakan satu penjaga untuk mengirim pesan kepada sang raja.


"Pergilah ke Raja Yuan, dan katakan bahwa anak yang sangat kalian benci kembali untuk memusnahkan keluarga Yuan!!" ucap sang anak


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2