
...(sebelumnya)...
setelah sampai di kerajaan Yuan, ia di halangi oleh penjaga di sana, tanpa basa-basi anak itu langsung membentuk si penjaga dan menyisakan satu penjaga untuk mengirim pesan kepada sang raja.
"Pergilah ke Raja Yuan, dan katakan bahwa anak yang sangat kalian benci kembali untuk memusnahkan keluarga Yuan!!" ucap sang anak
bersambung...
...----------------...
"raja...raja..." ucap si pengawal yang di suruh membawakan pesan ke raja
"lancang!!!... beraninya masuk tanpa mengetuk!!" bentak sang ratu alias he Lin
"maaf kan ke lancangan saya raja, namun di luar ada seorang pemuda yang membunuh salah satu pengawal yang bertugas menjaga gerbang masuk bersama saya dan dia juga meminta saya mengirim kan pesan kepada anda" ucap si pengawal
"apa pesan nya?" balas sang raja
"pesannya adalah 'anak yang sangat kalian benci kembali untuk memusnahkan keluarga Yuan', itulah pesan nya raja"
"apa!!"
raja yang mendengar pesan itu, dia pun bergegas pergi menuju gerbang, sang ratu juga ikut bersamanya, sesampainya di gerbang, sang raja terkejut melihat pemuda itu rupanya adalah anak nya.
"Yo, lama tak bertemu" ucap anak itu
"kau...kau...beraninya kau membunuh pengawal kerajaan dan kembali kesini!!" ucap sang raja
"ha... maaf..maaf..tapi setelah ini, terserah aku mau kembali ke sini atau tidak, karena kerajaan ini akan menjadi kuburan kalian Haha.." ucap anak itu
Sang raja pun geram, ia pun menyerang anak itu, namun sayang anak itu sudah menjadi sangat kuat, ia pun membunuh sang raja dengan sekali pukulan.
"jurus pukulan dewa Tao Wen"
"Arg"
Sang raja pun meninggal dunia, lalu anak itu membunuh sang ratu dengan tamparan sang sangat kuat, sampai sampai tanah di sana jadi hancur, ia pun masuk kedalam kerajaan, ia mencari saudara-saudara nya, lalu membunuh mereka semuanya. setelah pembantaian tersebut selesai, kabar itu sampai di seluruh kerajaan.
dan anak itu adalah Yuan Hao.
...----------------...
Yuan Hao pun tersadar dari pingsan nya, ketika sadar disampingnya sudah ada Sian Rin, Yuan Hao pun senang, Sian Rin yang melihat ia ditatap dengan tatapan menjijikkan, ia pun menampar wajah Yuan Hao.
__ADS_1
*plak*
"mengapa kau memukul ku? hu..hu..hu..ini sakit tau" ucap Yuan Hao
tiba-tiba pintu terbuka, dan masuklah Xiou Lin, Xiou Lin lalu menanyakan keadaan Yuan Hao, Yuan Hao pura-pura tak mendengarkan nya, Xiou Lin pun berkata "ouh...begini ya cara kau berterima kasih pada penyelamat mu?" ucap nya.
"apa maksud mu penyelamat?!"
tanya Yuan Hao
Sian Rin pun menjelaskan bahwa sebenarnya Yuan Hao sudah dinyatakan kalah dalam ujian masuk, karena dia pingsan selama 1 Minggu, lalu Xiou Lin memberikan kabar pada Sian Rin bahwa Yuan Hao masih bisa bersekolah disana.
"mengapa kau menolong ku?" tanya Yuan Hao
"tentu saja aku menolong mu karena punya permintaan, kau ingat ini ya, di dunia ini tidak ada yang gratis!" ucap Xiou Lin
"baiklah, apa permintaan mu?"
Xiou Lin lalu meminta Sian Rin untuk keluar, Yuan Hao kebingungan dengan apa yang Xiou Lin lakukan, Xiou Lin pun langsung berbicara pada intinya.
"dari mana kau mendapatkan jurus buatan dewa Tao Wen?" tanya Xiou Lin
"hah?!...untuk apa aku memberi tahu mu"
"ha.. baiklah jika kau tak mau memberi tahu ku, aku tinggal bilang pada ketua sekte untuk mengeluarkan mu"
"aku mendapat jurus ini ketika sebuah meteor jatuh di depan ku" ucap Yuan Hao
"hm.. meteor ya, hah?!.. berarti!!!"
Xiou Lin pun terlihat sedih, ia menebak bahwa dewa Tao Wen pasti sudah mati, ia ingin sekali mencari jiwa nya, karena dewa Tao Wen adalah paman dari istri Xiou Lin. ia kebingungan harus bagaimana, tiba-tiba "Xiou Lin?...apa itu kau?" ada sebuah bisikan yang masuk kedalam kepala Xiou Lin, Xiou Lin pun kaget.
"hah?.. Xiou Lin kau kenapa?!" ucap Yuan Hao
"ha?..he..he...aku tak kenapa-kenapa"
dasar aneh, batin Yuan Hao, tiba-tiba dari tubuh Yuan Hao keluar lah cahaya yang sangat terang, ketika mereka membuka mata, ada seorang pria tua berbaju serba putih, dan berjanggut panjang. Yuan Hao terkejut karena orang itu keluar dari tubuhnya.
pria itu terus menatap Xiou Lin, lalu Xiou Lin berkata, "ini aku Xiou'er", yang membuat seluruh tubuh pria itu gemetar, pria itu pun menangis, Yuan Hao tak tau apa-apa dia seperti nyamuk yang sedang melihat sebuah sinetron.
melihat Yuan Hao yang kebingungan, ia pun memberi tahu Yuan Hao bahwa pria tua ini adalah Tao Wen, Yuan Hao terkejut dan langsung berdiri walau seluruh badan nya sakit, ia langsung memberi hormat pada dewa Tao Wen, bahkan langsung bersujud dan berkata "terima kasih banyak".
"bocah bangunlah, tidak baik memberi hormat pada orang lain selain orang tua mu sendiri" ucap Dewa Tao Wen
__ADS_1
mereka bertiga berbincang bincang sebentar, ketika Xiou Lin sedang berbicara dengan Dewa Tao Wen, Yuan Hao terus menatap Xiou Lin dengan tatapan kebingungan, Xiou Lin pun menoleh dan bertanya kepada Yuan Hao mengapa dia terus menatap nya.
Yuan Hao pun bertanya "siapa kau sebenarnya, sampai sampai kau tahu bahwa dia adalah dewa Tao Wen", Xiou Lin pun menjawab dengan santai bahwa dewa Tao Wen juga pernah menjadi gurunya, Yuan Hao pun percaya saja.
Xiou Lin pun ingin membawa Tao Wen untuk berbicara berdua.
"paman, apa Qu Xian Kyi baik-baik saja?"
tanya Xiou Lin
...(Qu Xian Kyi adalah istri dari Xiou Lin)...
"aku tak bisa menjamin nya, karena sekarang dunia para dewa sudah kacau, dewa Chan young membunuh semua dewa yang berhubungan dengan mu, teman, keluarga, kerabat, dan murid-murid yang kau ajari, semua nya dibunuh, aku tak bisa menjamin bahwa Kyi'er baik-baik saja" jawab Dewa Tao Wen
"Xian Kyi" dengan sedih Xiou Lin menatap langit dan membayangkan wajah Xian Kyi sangat cantik.
...----------------...
...(keesokan harinya)...
di sekte cahaya suci
terlihat Xiou Lin sedang berjalan-jalan di dalam sekte, ia kebingungan dimana kelasnya, ketika sedang berjalan-jalan sambil bengong Xiou Lin tak sengaja menabrak seseorang.
*brukkhh*
"aduh"
"eh..maaf nona, aku tak sengaja apa kau tak apa-apa?" tanya Xiou Lin
"HEI KAU kalau jalan itu liat-"
wanita itu belum selesai berbicara namun ia langsung terhenti ketika melihat Xiou Lin, Xiou Lin pun terkejut karena yang ia tabrak adalah Mu Sun Rou, begitu juga dengan Mu Sun Rou, ia kesal mengingat apa yang terjadi ketika di pertandingan.
"Bocah Xiou!!!"
"he..he..Ano..aku minta maaf ya, aku tak tau kau itu adalah perempuan" ucap Xiou Lin
"jika aku laki-laki apa kau juga akan meraba dada nya!!!??" tanya Sun Rou
"bukan begitu, kau sebenarnya bukan ingin meraba dada mu, tapi ingin memukul mu untuk mengakhiri pertandingan waktu itu" ucap Xiou Lin
Mu Sun Rou tak mendengarkan perkataan Xiou Lin, ia langsung menyerang Xiou Lin, namun sayang ia malah terpeleset karena kulit pisang, Xiou Lin pun menangkap nya, yang membuat muka Mu Sun Rou memerah, lalu sun Rou pun pergi dengan muka yang merah dan sedikit rasa marah kepada Xiou Lin.
__ADS_1
"apa dia sakit?"
bersambung...