
...(sebelumnya)...
*bom*
"eee... serangan ini terlalu menakjubkan, ini sungguh keren, jika kultivasi ku meningkatkan, seberapa besar ledakan yang akan di buat oleh serangan ini ya?"
bersambung...
...----------------...
Xiou Lin yang sudah merasa tubuh nya sudah baikan, ia pun memutuskan untuk keluar dari lautan spiritual nya. setelah keluar, Xiou Lin melihat kamarnya begitu berantakan. buku-buku berserakan dimana-mana, kaca yang ada di kamarnya pecah, dan lagi, Heilong yang Pingsan.
"apa yang terjadi?"
ucap Xiou Lin
...----------------...
...di sisi lain...
kerajaan Qin, benua selatan
Raja Qin yang sudah mencari Xiou Lin di dalam hutan Kegelapan selama 2 bulan, ia mulai putus asa, apa lagi dengan Bai long, dia berasa bersalah kepada keluarga Xiou, karena tidak menjaga dengan baik anak mereka itu.
"bagaimana ini, kita tak kunjung menemukan nya selama 2 bulan ini" ucap Men Jia
"jika dia tak bisa masuk kedalam pulau kabut darah untuk mewakili kerajaan Qin kita, kita ganti saja dengan Mei rong, dia cukup berbakat" ucap raja Qin dengan santai nya
"ta..tapi raja, kita akan merasa bersalah kepada keluarga Xiou" ucap Bai long
"kalau begitu ayo cari lagi, jangan banyak mengeluh!!" balas raja Qin dengan tegas.
mereka pun berkeliling kembali di hutan Kegelapan, Bai long berusaha semaksimal mungkin untuk tak meninggalkan petunjuk sedikit pun. Raja Qin menyebar energi Chi nya untuk mencari keberadaan Xiou Lin. Men Jia menggunakan naga terbang nya untuk mencari keberadaan Xiou Lin dari atas /langit.
"bagaimana raja. apa anda merasakan hawa keberadaan Xiou Lin?" tanya Bai long
"aku sebenarnya merasakan hawa Xiou Lin. namun itu datang secara cepat dan pergi lagi. "balas raja Qin
Raja Qin terus fokus untuk merasakan hawa Xiou Lin, "terlalu cepat!, sebenarnya dimana bocah itu?!" gumam raja Qin. "DAPAT!!" teriak raja Qin dengan senyum bahagia.
__ADS_1
"sungguh?!... dimana" ucap Men Jia dan Bai long serempak.
"ayo pergi ke arah sini" ucap raja Qin sambil menunjuk kan arah.
setelah Samapi di tempat yang raja Qin tunjukan, Men Jia dan Bai long menjadi kecewa kembali. karena arah yang raja Qin tunjukan adalah arah menuju sebuah lubang.
"eee... raja apa jalan yang kau tunjukkan ini benar?" tanya Bai long ragu-ragu
"ya. ini memang jalan yang benar, hawa keberadaan Xiou Lin sangat terasa disini" jawab raja Qin
"lalu kita harus apa?" ucap Men Jia
lalu tiba-tiba dari lubang itu, muncul sebuah akar yang menarik mereka masuk kedalam lubang itu. kejadian itu sama seperti yang Xiou Lin dan Fan Zhe Zong alami ketika pertama kali masuk kedalam dunia kuno.
"akar apa ini!!" teriak Men Jia
"I..ini susah di lepas" balas Bai long
mereka bertiga pun tertarik kedalam lubang tersebut. "aaaaaa".
...----------------...
*burkk*
"guru~..aku dengar dari Sian Rin. kamu mendapatkan roh penjaga legendaris. aku ingin melihat nya guru~" ucap Yuan Hao sambil mendobrak pintu kamar Xiou Lin.
karena dobrakan pintu terlalu keras, akhirnya buku-buku yang sudah Xiou Lin susun dengan susah payah, kembali berjatuhan. Xiou Lin pun menatap Yuan Hao dengan tatapan mengerikan. seakan akan Xiou Lin sudah bersiap untuk melahap Yuan Hao.
"eee...guru..a..ada..apa..dengan tatapan mu itu?" tanya Yuan Hao
"ada apa?!.. bersihkan kembali kamar ku ini!!!...jika tidak" ucap Xiou Lin sambil mengancam Yuan Hao dengan pedang spiritual milik Xiou Lin.
"eeeeee.... mengapa harus aku?!...apa salahku guru?...kau sungguh kejam" balas Yuan Hao
......................
...(1 jam kemudian)...
Yuan Hao yang disuruh membersihkan buku-buku Xiou Lin yang terjatuh. akhirnya ia berhasil membersihkan nya dalam waktu satu jam lama nya.
__ADS_1
"fiuh..." mengusap keringat
"akhirnya selesai juga"
"guru..cepat tunjukan roh penjaga mu"
Xiou Lin lalu mengantarkan Yuan Hao dan Sian Rin ke halaman belakang. di sana terlihat Heilong dengan wujud manusia nya sedang menikmati sebuah kopi. Sedangkan Mu Sun Rou, dia sudah pergi sebelum Yuan Hao dan Sian Rin datang beberapa jam yang lalu.
"dimana?...dimana?.." ucap Yuan Hao sambil menengok kanan kiri. Xiou Lin pun menjawab "itu...pria yang sedang ngopi santai dekat pohon" sambil menunjuk ke arah Heilong.
"pria itu?!" ucap Yuan Hao dan Sian Rin serempak. Xiou Lin pun mengajak mereka bertemu Heilong secara langsung. "hm.." Heilong menoleh. "siapa mereka tuan" tanya Heilong sambil berdiri.
Xiou Lin menjawab "mereka murid ku. yang perempuan bernama Sian Rin dan yang laki-laki bernama Yuan Hao". Sian Rin dan Yuan Hao yang diperkenalkan, mereka pun membungkuk untuk memberi hormat.
Heilong membalas mereka dengan lambaian tangan. Sian Rin dan Yuan Hao pun tanpa basa-basi meminta Heilong untuk menunjukkan wujud asli nya. Heilong awalnya ragu untuk menunjukkan nya, ia lalu menoleh ke arah Xiou Lin yang sedang duduk di tempat Heilong tadi, untuk meminta izin.
Xiou Lin lalu membalas nya dengan lambaian tangan. "baiklah... perhatian baik-baik anak-anak...wujud legendaris dari Heilong sang naga legendaris" ucap Heilong dengan bangga.
terlihat, Sian Rin dan Yuan Hao sangat bersemangat. Namun ketika Heilong sudah merubah wujudnya. wujud Heilong berbeda dari sebelumnya. dari naga yang sangat besar dan menyeramkan. menjadi naga kecil yang imut dan kecil.
"Pfut... Haha...apa ini wujud naga Heilong yang legendaris hahaha" ucap Yuan Hao
"aaaaaa...suguh imut...kuci...kuci..kuci..gemes nya.." ucap Sian Rin sambil mencubit pipi Heilong kecil yang menggemaskan.
terikat Xiou Lin yang sedang menahan tawanya, akhirnya ia pun tak sanggup lagi dan tertawa terbahak bahak. yang membuat Heilong marah. "kalian tunggu saja ketika energi ku sudah kembali pulih..!" ucap Heilong
Xiou Lin pun menangkap Heilong kecil, dan memberikan nya sedikit energi spiritual. Heilong yang sudah di beri energi spiritual, ia lalu terbang ke kepala Xiou Lin dan tidur di atas nya. "ha...kepala tuan sangat nyaman" ucap Heilong, "kau bahkan belum meminta izin ku untuk menempati kepala ku!" balas Xiou Lin.
tapi karena Heilong yang sudah tertidur, Xiou Lin pun tak mempermasalahkan nya.
“Ayah angkat. datang lah ke aula para tetua secepat mungkin. ada yang ingin ku bicarakan!” ucap Ruay Wei Zian lewat telepati.
"hah?!" terlihat raut wajah Xiou Lin menjadi serius
"ada apa guru?" tanya Sian Rin khawatir
"mengapa raut wajah mu menjadi begitu serius" lanjut Yuan Hao
"bukan apa-apa. kalian tunggu lah disini. nanti aku akan kembali lagi kemari setelah urusan ku selesai" balas Xiou Lin yang langsung terbang menuju tempat para tetua.
__ADS_1
bersambung...