Renkarnasi Guru Para Dewa

Renkarnasi Guru Para Dewa
chapter 25 "tingkat mana/kekuatan"


__ADS_3

...(sebelum nya)...


sesampainya Xiou Lin di kelasnya, terlihat guru Shan Shi membawa sebuah bola sebesar bola sepak, bola itu berfungsi untuk mengukur tingkat mana/kekuatan mereka.


tingkat yang ada di dalam bola itu adalah abu-abu, hijau, biru, ungu, warna silver.


bersambung...


...----------------...


satu persatu murid pun dipanggil ke depan, satu menit kemudian, Sian Rin pun di panggil oleh guru shan Shi, ia pun menempatkan tangan nya di bola itu, tidak lama kemudian bola itu pun mengeluarkan cahaya berwarna ungu, dan tingkat nya menengah, guru Shan Shi kagum kepada Sian Rin.


"wahh, Sian Rin kamu sungguh berbakat" puji guru Shan Shi kepada Sian Rin.


"terimakasih guru"


balas Sian Rin


beberapa saat kemudian, Yuan Hao maju ke depan, tanpa basa-basi, Yuan Hao langsung meletakan tangan nya di bola tersebut, bola itu pun bersinar, cahaya yang keluar adalah warna biru, namun tingkat nya masih belum di ketahui.


seperti nya aku lebih lemah dari pada Sian Rin, gumam Yuan Hao dalam hatinya, terlihat Yuan Hao berjalan kembali ketempat duduk nya dengan muka yang suram, Xiou Lin hanya senyum kecil melihat nya, setelah beberapa murid maju, ini lah saatnya Xiou Lin mendapatkan giliran nya.


ia berjalan dengan santai menuju bola tersebut, silahkan taruh tangan mu di atas bola ini, ucap guru Shan Shi, Xiou Lin membalas hanya dengan anggukan kepala saja.


ketika Xiou Lin menaruh tangannya di bola tersebut, *trinnngggkk*, bola itu pecah, guru Shan Shi pun terkejut akan kekuatan Xiou Lin, bagaimana ini bisa terjadi, gumam guru Shan Shi.


"ah...aku memecahkan nya, maaf...maaf" ujar Xiou Lin


"he...ee...tak masalah, akan ku bawa kan yang baru" jawab guru Shan Shi


guru Shan Shi pun kembali dengan membawa bola yang baru, dan menyuruh Xiou Lin untuk mengecek kekuatan nya sekali lagi, ia pun hanya menurut menurut saja, dan ketika Xiou Lin meletakkan tangan nya sekali lagi, bola itu memberikan sedikit warna emas, lalu langsung pecah.


aku sedikit melihat warna tadi, apa aku hanya berhalusinasi, warna apa ya tadi?, gumam guru Shan Shi di dalam pikiran nya.

__ADS_1


...----------------...


2 jam telah berlalu, sekolah pun dibubarkan, Xiou Lin, Sian Rin, dan Yuan Hao pergi pulang bersama menuju asrama masing-masing, terlihat Yuan Hao masih murung, Xiou Lin sebenarnya ingin memberi tahu Yuan Hao bahwa warna biru yang Yuan Hao dapat kan adalah warna dari dunia para roh.


dunia para roh terletak di dekat dunia para dewa, namun selain dunia roh, masih banyak dunia lain di semesta ini, dunia-dunia itu adalah.


dunia fana (paling rendah)


dunia peri


dunia iblis


dunia roh


dunia dewa (paling tinggi)


...----------------...


mereka pun berpisah di tengah jalan, karena rute jalan menuju asrama mereka berbeda.


"ha... sampai jumpa" jawab Yuan Hao Dengan lesuh.


......................


...(malamnya)...


Sian Rin dan Yuan Hao sedang dalam perjalanan menuju tempat asrama Xiou Lin, ditempat Xiou Lin, dia sedang melatih teknik tinju naga untuk naik tingkat ke tingkat 2. tak lama kemudian Sian Rin dan Yuan Hao pun sampai, namun mereka terkejut karena di asrama Xiou Lin terlihat ada sebuah awan hitam dan petir, Yuan Hao melihat kanan dan kiri, hanya tempat Xiou Lin lah yang terkena petir petir tersebut.


"ada apa ini?, hanya tempat guru saja yang terkena cuaca buruk ini" ucap Yuan Hao


"aku juga tak tahu, seperti guru sedang berlatih" balas Sian Rin


tak lama kemudian, tiba-tiba terjadi sebuah ledakan spritual dari kamar Xiou Lin, ledakan itu bahkan sampai ke seluruh tempat didalam sekte, yang membuat semua murid dan para tetua kaget, tidak terkecuali ketua sekte.

__ADS_1


*bommmm*


setelah ledakan tersebut terjadi, keluar lah Xiou Lin dengan tingkat Golden core tahap 2, guru sangat mengerikan, batin Sian Rin dan Yuan Hao serempak. Yo, kalian sudah datang ya, ucap Xiou Lin sambil melambaikan tangan.


"guru kau itu manusia atau bukan sih?!" tanya Sian Rin


"iya, kau seperti monster saja, kau bahkan naik tingkat 3 kali, jika seorang master asli sekali pun tak kan bisa melakukan itu." ucap Yuan Hao


"jadi kau sebut aku ini master palsu?!" tanya Xiou Lin sambil menatap Yuan Hao dengan senyuman jahat.


"eeee...ti...tidak..bukan seperti itu" balas Yuan Hao sambil berusaha menjauhi Xiou Lin


"ha... baiklah, ayo masuk" ajak Xiou Lin


mereka pun masuk kedalam, di dalam kamar Xiou Lin, sangat lah rapih, mereka juga merasakan bahwa di dalam kamar itu banyak esensi spiritual, Yuan Hao Melihat ke arah kiri, di sana banyak sekali gulungan-gulungan teknik.


Yuan Hao sangat terkejut melihat banyak nya teknik di kamar Xiou Lin, "guru boleh kah aku ambil satu?" tanya Yuan Hao, "jangan, gulungan-gulungan itu sampah, jika kau ingin teknik baru, nanti kuberi yang lebih bagus" jawab Xiou Lin.


sampah?, jelas-jelas teknik-teknik di sini semua nya berada di tingkat menengah, dia bisa bilang itu sampah dengan mudahnya, CK..CK.. CK, batin Yuan Hao.


mereka bertiga pun duduk, Xiou Lin menatap mereka bertiga, lalu berkata "apa kalian masih ingin menjadi murid ku terus?" tanya Xiou Lin dengan raut wajah serius. Sian Rin dan Yuan Hao pun mejadi gugup karena nya, karena Xiou Lin sebelumnya tak pernah se serius itu. "kami masih ingin menjadi murid mu!!, jawab mereka serempak, dengan membungkukkan badan.


"bagus lah" jawab Xiou Lin dengan melambaikan tangan, lalu berkata lagi "kalau begitu, ketika hari Minggu, datanglah pagi-pagi sekali ke gunung suci, dan tunggu lah aku". "baik guru!!" jawab Sian Rin dan Yuan Hao serempak.


mereka berdua pun kembali ke asrama masing-masing, Yuan Hao bertanya kepada Sian Rin, "bukankah hari Minggu masih lama?", Sian Rin menjawab"iya" sambil mengangguk kan kepala nya.


...----------------...


...(keesokan harinya)...


Terlihat Xiou Lin yang tidak masuk di kelas, rupanya ia sekarang sedang berada di tempat ketua sekte yaitu Ruay Wei Zian, ia sedang membicarakan pasal pulau tak berujung yang sedang di huni para klan iblis.


Xiou Lin ingin sesegera mungkin untuk masuk kedalam pulau tak berujung, karena kedatangan nya ke sekte itu adalah untuk mengambil suatu benda berharga yang ia tinggalkan di pulau tak berujung.

__ADS_1


"maaf saja Wei Zian, aku sebenarnya datang ke sekte ini hanya untuk mengambil beberapa benda yang ku tinggal kan didalam pulau tak berujung." ucap Xiou Lin dengan serius.


bersambung...


__ADS_2