Renkarnasi Guru Para Dewa

Renkarnasi Guru Para Dewa
chapter 46 "Firasat buruk!"


__ADS_3

(sebelum nya)


Para murid yang gaduh. Terhenti ketika melihat Xiou Lin yang sudah mulai membuat pil. Mereka pun meremehkan Xiou Lin yang sok sok an membuat pil.


"Hahahaha...dia pasti akan gagal!"


"Ya, bagaimana bisa membuat pil pemulihan energi dengan 3 bahan saja...itu mustahil"


"Tunggu sebentar lagi pasti tungku pil nya akan meledak"


Bersambung...


----------------


"Membuat pil pemulihan energi dengan 5 bahan memang tidak salah. Namun membuat pil pemulihan energi dengan 3 bahan yang telah di siapkan oleh Lio Cheng ini bisa mempercepat proses pembuatan pil nya dan meningkatkan khasiat pil pemulihan energi nya 10%. Ya, walau ini juga masih kurang, tapi dia cukup pintar untuk alkemis tingkat 4." Batin Xiou Lin sembari fokus membuat pil.


Lio Cheng yang melihat Xiou Lin membuat pil pemulihan energi dengan tepat seperti yang ia jelas kan. Ia pun mulai sedikit tertarik kepada nya (Xiou Lin).


Tak lama kemudian, pil pemulihan energi buatan Xiou Lin pun selesai. Namun terlihat pil itu berwarna hitam pekat, yang terlihat seperti gosong. Para murid pun menertawakan Xiou Lin yang gagal membuat pil nya.


"Semua bocah (murid) ini sangat idiot. Bukan nya memperhatikan dengan baik. Mereka malah menunggu kegagalan yang akan ku buat. Sungguh mengecewakan!!" Gumam Xiou Lin sembari menggeleng kan kepalanya.


Xiou Lin pun meniup pil buatan nya agar abu yang berada di sekitar pil itu menghilang. Dan terlihat lah cahaya dari pil buatan Xiou. Sontak Lio Cheng pun melotot melihat pil nya, ia menyadari bahwa pil itu berada di tingkat super.


"Apa!? Anak ini sungguh jenius! Di..dia berhasil membuat pil tingkat super?! Apa dia dari keluarga emas?" Gumam Lio Cheng yang terlihat terkejut dan menebak nebak lantar belakang Xiou Lin.


Xiou Lin lalu berjalan menuju guru Lio Cheng, lalu ia pun menyerahkan pil buatan nya dengan sangat ringan (seperti pil itu tidak berharga).


"Ka...kau...yakin ingin memberikan pil ini pada ku? Ini pil tingkat super loh?!" Tanya guru Lio Cheng dengan gugup.


"Ya, kan ini sedang praktek, guru boleh mengambil nya untuk di periksa. Mau di kembali kan atau tidak, itu terserah guru." Jawab Xiou Lin yang membalikkan badannya dan kembali duduk.


"Apa?! Pil gosong itu adalah pil tingkat super?!" Teriak salah satu murid.


"Astaga...dia menyerahkan pil tingkat super itu seperti menyerahkan sebuah kacang. Sangat ringan sekali."


Tak lama kemudian ledakan spritual pun terjadi. Ternyata ledakan itu berasal dari Yuan Hao, dia berhasil membuat pil pemulihan energi tingkat tinggi.

__ADS_1


"Yey...aku berhasil lihat gur-" ucap Yuan Hao yang senang dan hampir menyebut Xiou Lin guru.


"Hehehe...guru Lio silahkan ambil pil nya." Lanjut Yuan Hao sembari berjalan dan menggaruk leher belakang nya walau tak gatal (gugup).


----------------


Di sisi lain. Aula para tetua.


Terlihat para tetua sedang berkumpul di sana dan membicarakan suatu hal dengan wajah serius.


"Aku tak menyangka Sian adalah putri dari ketua/Patriack klan kegelapan" ucap ketua sekte.


"Lalu kita harus apa, ketua sekte? Mereka menuduh kita telah menculik Sian Rin. Tapi sebenarnya, Sian Rin sendiri lah yang datang kemari beberapa bulan yang lalu." Ucap tetua Hu Yun dengan wajah pucat.


"Tapi wajar saja jika klan kegelapan tidak menyelidiki ini lebih lanjut. Argh~ mari kita bicara hal ini nanti, aku akan memikirkan bagaimana cara menyelesaikan masalah ini. Kalian pergi lah dulu. Aku ingin menyendiri dulu sekarang." Balas ketua sekte.


Para tetua pun pergi dari aula itu. Wei Zian melihat kearah pintu keluar. Ketika ia melihat tak ada siapa siapa, ekspresi nya pun berubah. Ia menjadi panik, ia juga balik kiri kanan sembari memegangi kepala nya.


Ia terus memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah ini. Ia lalu mengingat Xiou Lin. Ia lalu bergumam.


"Akh...aku tak boleh mengandalkan ayah angkat terus. Aku harus berusaha sendiri. Hm...lebih baik aku mempelajari beberapa teknik terlebih dahulu.." ucap Wei Zian yang langsung pergi dari aula menuju tempat pribadi.


Kembali ke pada kelas Xiou Lin. Terlihat para murid yang masih ke bingung cara untuk membuat pil pemulihan energi dengan 3 bahan yang sudah di sedia kan.


Namun ada beberapa murid yang sudah mulai membuat pil, karena mereka memperhatikan bagaimana Xiou Lin membuat pil pemulihan energi itu.


"Baguslah masih ada beberapa murid yang tidak terlalu bodoh." Ucap Xiou Lin sembari melihat murid-murid yang sedang membuat pil dengan cara yang sama seperti yang ia lakukan.


Bommmmmmmm


Tiba-tiba salah satu tungku murid yang sedang membuat pil meledak.


"Aish... padahal sedikit lagi." Ucap Xiou Lin yang melihat beberapa kesalahan murid itu di pembuatan pil pemulihan energi nya.


................


Beberapa saat kemudian.

__ADS_1


"Yang berhasil membuat pil dan mendapatkan nilai hanya 20 orang dan sisa nya gagal. Silahkan istirahat terlebih dahulu selama 30 menit" Ucap guru Lio Cheng yang langsung beranjak pergi dari kelas itu.


"Aaa....dari 50 murid yang mendapat nilai hanya 20 orang saja. Coba kau bayangkan" Rintih salah satu murid di sana yang gagal.


"Bagaimana sih si Xiou Lin itu membuat nya."


"Arghhhh... seharusnya aku memperhatikan dia membuat pil!!"


Xiou Lin yang merasa kelas nya terlalu gaduh pun pergi dari sana. Tentu saja Yuan Hao ikut bersama nya.


"Aku penasaran, kenapa Sian Rin tidak masuk sekolah. Apa kita akan pergi mengunjungi nya?" Tanya Yuan Hao sembari berjalan di samping Xiou Lin.


"Aku memiliki perasaan yang buruk. Jadi kita tak perlu menguji nya, karena aku akan bertanya langsung ke ketua sekte soal ini" Balas Xiou Lin.


"Astaga...kamu sungguh memiliki mental yang kuat. Lalu apa aku boleh ikut?" Tanya Yuan Hao.


"Tidak. Kau tetap lah disini.", Balas Xiou Lin.


Setelah itu Xiou Lin pun terbang dengan cepat menuju aula ketua sekte.


----------------


Aula ketua sekte.


"Lebih baik aku kirim sinyal panggilan" gumam Xiou Lin yang langsung mengirimi kan sinyal/pesan kepada Wei Zian untuk datang ke aula ketua.


Tak lama kemudian Wei Zian pun datang. Dan langsung membungkukkan badan nya dan memberi hormat.


"Ada apa ayah angkat memanggil ku?" Tanya Wei Zian.


"Aku memiliki perasaan yang aneh hari ini. Apa yang terjadi kepada Sian Rin? Mengapa dia tak masuk kelas?" Tanya Xiou Lin dengan serius.


"E...di... dia sedang tak enak badan maka nya dia tidak masuk kelas." Balas Wei Zian terpatah patah.


"Zian'er!! Kau tak boleh berbohong seperti itu. Di umur mu yang sekarang, apa kah aku masih harus memberitahu mu?!" Tanya Xiou Lin sembari mengerutkan keningnya.


"Aku tak akan datang kemari jika memang dia memang sedang sakit. Tapi firasat ku berkata lain. Aku berharap kau memberitahu ku." Lanjut Xiou Lin.

__ADS_1


"Baiklah ayah, aku akan memberi tahu mu." Balas Wei Zian.


Bersambung....


__ADS_2