
Di sebuah desa terpencil yg ada di ujung daerah Kalimantan lahir seorang anak laki2 bernama Adrian. Adrian merupakan satu satunya anak laki2 di keluarganya. Adrian di besarkan oleh ayah dan ibunya dengan cara yg keras, dia sering di siksa , di pukuli jika melakukan suatu kesalahan. Tak hanya di rumah, Adrian mendapatkan perlakuan serupa juga di sekolahnya. Sedari SD sampai SMA Dy selalu di bully teman2nya. Karena sering mendapatkan perlakuan kasar dan keras , adrian menjadi pribadi yang tidak baik.
Adrian menjadi berandalan, suka berkelahi, mabuk mabukan dan main perempuan. Tak hanya itu, Adrian sering keluar masuk penjara. Sampai suatu ketika, untuk yg kesekian kalinya Adrian mendekam d balik jeruji besi, orang tuanya sudah tidak sanggup lagi menghadapi Adrian dan ibunya memohon kpd Adrian untuk berhenti melakukan hal yg tidak baik. Ibunya berjanji akan menuruti apapun keinginan Adrian, dan akan berjanji untuk menjadi ibu yang baik, asalkan Adrian pun berjanji utk menjadi anak yang baik dan penurut. Dengan ketulusan hati seorang ibu, hati Adrian pun tergerak dan berjanji akan merubah semua perilaku buruknya.
Setelah keluar dr penjara, Adrian bersama keluarganya pindah ke pusat kota Kalimantan dan menetap di sana.
Adrian menepati janjinya utk menjadi anak yg lebih baik. Adrian melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi.
Bulan demi bulan, tahun demi tahun Adrian jalani dengan baik. Karena ketekunannya dalam belajar, Adrian sering mendapatkan prestasi. Tak hanya itu, Adrian menjadi primadona di kampusnya.
Tidak sedikit perempuan yang menyukainya.
Karena image yang di milikinya, Adrian bisa dalam sekejap di cintai banyak orang.
Setelah lulus dari universitasnya, Adrian menjadi laki2 yang sukses dan bisa membanggakan orang tua dan keluarganya.
Namanya tersebar di mana mana. Adrian menjadi terkenal. Banyak wanita yang ingin menjadi kekasihnya. Sampai suatu ketika, karena kesuksesannya, Adrian menjadi lupa diri.
Adrian terjerumus kembali ke lembah maksiat.
Adrian suka pergi ke tempat2 terlarang, sering mabuk mabukan dan main perempuan. Tak sedikit perempuan yang hanya di jadikan sebagai pemuas nafsunya.
Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun silih berganti, Adrian jalani dan nikmati dengan berbagai macam wanita.
Sampai suatu malam, Adrian menginginkan seorang wanita utk menemaninya.
Adrian mencari kesana kemari tak menemukan seorang wanita pun. Hingga Adrian bertemu sahabat lamanya, dan sahabatnya memperkenalkan Adrian dengan seorang tante2 yang biasa mereka panggil dengan sebutan " MAMI "..
Tak menunggu lama, Adrian lgsg menghubungi nomor yg di berikan sahabatnya.
Setelah berbincang bincang dengan mami, akhirnya sesuai keinginannya, Adrian mendapatkan sosok perempuan yg di idam idamkan untuk menemaninya Malam itu.
"Silvia" yaah, namanya Silvia. Rambutnya terurai panjang berwarna kuning kecoklatan, kulitnya putih bersih, matanya hitam bersinar, senyumannya manis dan menggoda, memiliki tinggi sekitar 158cm, berat badan 50kg.
__ADS_1
Adrian terpukau, terpana akan kecantikan Silvia.
Malam itu, di sebuah hotel bintang 5 yang ada di kota Kalimantan Adrian dan Silvia menghabiskan waktu bercumbu mesra, bercanda gurau sampai akhirnya tidak dengan sengaja Silvia bercerita tentang kehidupannya kepada Adrian. Sebagai laki2 yang diam diam sudah menyukai Silvia sedari awal bertemu, Adrian menjadi pendengar yang baik. Seolah dia peduli kepada Silvia.
" Kamu kenapa memilih pekerjaan ini. " Tanya Adrian. " Tuntutan ekonomi Kak. Kuliahku biayanya mahal. Bayar kuliahku orgtuaku tak punya cukup uang, belum jajanku sehari2, bayar kos dan kebutuhan lainnya. Aku terpaksa melakukan ini" jawab Silvia terisak.
"Sudah berapa lama kamu bekerja seperti ini. " Tanya Adrian lagi. " Setahun lebih" jawab Silvia.
" Apakah kamu ingin berhenti ? " Tanya Adrian. "yah, aku sudah lelah. Jika suatu saat aku menemukan pria yg tulus dan menerima segala kekuranganku, aku akan meninggalkan pekerjaan ini" jawab Silvia lirih.
Adrian terdiam, Adrian menatap tajam wajah wanita idamannya itu. Dengan balas menatap Adrian, tiba2 Air mata Silvia pun jatuh membasahi pipinya.
Adrian lekas mengusap air mata Silvia, dan memeluknya.
Adrian menenangkan Silvia, hingga membuat Silvia tertidur di pangkuannya.
Setelah menjelang subuh, mereka berdua terbangun dan melakukan aksi adu mekanik kembali. Tak seperti semalam, kali ini mereka melakukannya dengan sungguh2 dan penuh gairah. Benih benih cinta mulai tumbuh dalam hati Adrian. Setelah selesai berperang, Adrian mengajak silvia untuk berbincang bincang kembali.
" Apakah kamu serius dengan perkataanmu semalam " tanya Adrian kepada Silvia. " Yah " jawab Silvia lantang. " Jika aku akan menikahimu, apakah kamu mau berjanji untuk meninggalkan pekerjaan ini? ". Silvia sedikit terdiam lalu dia pun menjawab " iya, aku mau dan aku berjanji" .
Hari demi hari mereka lalui dengan sangat baik, dan penuh cinta.
Adrian benar benar sangat mencintai Silvia.
Setelah menjalani hubungan selama 3 bulan, Adrianpun melamar Silvia. Namun, tak di duga Adrian jawaban Silvia di kala itu sangat berbeda dari sebelumnya. " Kita tunda dulu ya, biar aku lulus kuliah dulu. Aku janji tidak akan melakukan pekerjaan itu lagi" . Jawaban Silvia sangat menyakiti hati Adrian.
Setelah hari itu, Silvia sering sulit di hubungi. Nomornya selalu tidak aktif, di ajak bertemupun sangat sulit. Seakan Silvia sudah tak pernah punya waktu.
Sampai suatu hari, Adrian berkumpul dengan teman2nya di suatu tempat. Tak sengaja Adrian melihat salah satu temannya lagi video callan dengan seorang perempuan dengan kata kata yang sangat mesra. Setelah Adrian teliti dan perhatikan dengan baik, ternyata perempuan itu adalah Silvia. Yah , kekasihnya calon istrinya. Wanita yang ingin dia selamatkan. Wanita yang ingin di nikahinya. Wanita yang telah di terima segala kekurangannya.
Seketika , jantung Adrian berhenti berdegub. Tulangnya terasa remuk, darahnya berhenti mengalir. Seakan tak punya tenaga sama sekali. Air mata pun menetes di pipinya, tapi dengan cepat Adrian mengusapnya. Hati Adrian hancur sehancur hancurnya di saat dia tau, Silvia wanita yang di cintainya ternyata telah membohonginya.
Silvia janjian dengan sahabatnya Adrian, bertemu di sebuah hotel. Lebih menyakitkan lagi, saat Adrian tau trnyata Silvia adalah langganan sahabatnya sendiri.
__ADS_1
Ingin teriak sekencang kencangnya, ingin menangis sejadi jadinya, namun Adrian menahan semua itu.
Setelah hari itu, Adrian memutuskan untuk tidak menghubungi Silvia lagi.
Setiap Silvia menelvon, tak pernah di angkatnya. SMS/WhatsApp/messenger pun tak pernah di balasnya.
Sampai suatu hari, di saat adrian menginginkan seorang wanita diapun mengunjungi Silvia ,namun hanya untuk sekedar memuaskan hasratnya saja. Setelah selesai adu mekanik Adrian memberikan Silvia uang. menurut Adrian, itu pekerjaan layak utk Silvia sebagai penerima jasa Adrian wajib membayarnya.
Setelah sembuh dari sakitnya, Adrian kembali mencari jati dirinya.
Hingga suatu malam, dengan tidak sengaja Adrian bertemu seorang wanita bernama Dinda.
Malam itu, Dinda bersama sahabatnya lagi asyik mengobrol tepat di depan tongkrongan adrian dan teman temannya.
Salah satu sahabat Adrian memberanikan diri untuk mengajak Dinda dan sahabatnya nadia untuk berkenalan.
" Hai, boleh kenalan gak ? " . Akhirnya Dinda dan Nadia pun memperkenalkan diri, dan laki2 itu bernama Alex.
Setelah berbincang bincang dengan Alex, dinda dan Nadia pun pamit pulang kepada Alex. Namun Alex meminta kepada Dinda dan Nadia untuk berkenalan dulu dengan sahabat sahabatnya.
Di situlah pertama kalinya Adrian bertemu Dinda.
Namun di karenakan lokasinya gelap, Adrian tak terlalu memperhatikan Dinda. Setelah berkenalan Dinda dan Nadia pun pulang. Sesampainya di rumah, Dinda mendapatkan WhatsApp dari 3 nomor tak di kenal.
Satu Alex, kedua Fredly dan ketiga Adrian .
Dinda tersenyum tipis
Baik, perkenalkan Dinda dulu
Dinda merupakan seorang wanita cantik, badannya putih bersih, tinggi sekitar 159cm berat badan 50kg.
Dalam sekejap, Dinda merespon semua pria itu dengan tujuan hanya untuk main main saja.
__ADS_1
Tak beda jauh dengar Adrian, Dinda merupakan seorang wanita yang memiliki trauma akut akan cinta.
Tujuan Dinda utk semua pria hanya untuk membalaskan dendamnya kepada para pria krna terlalu sering menyakiti wanita.