
bummm.....
Mobil yahya melaju dengan cepat di bawah guyuran hujan yang deras, yahya harus cepat - cepat pulang ke rumah karena kini ia sudah berada di larut malam.
jgerrrr....
Malam itu hujan disertai dengan guntur, dan semakin membuat Yahya merasa sudah tidak betah lagi berlama - lama berada dijalanan, lantas yahya pun kembali mempercepat laju mobilnya.
bummm....
Sudah hampir satu jam yahya berada di jalanan, dan kala itu suasana terlihat begitu sepi, ditambah lagi pencahayaan jalan yang kurang, membuat siapapun akan merasa tidak nyaman jika mengemudi di tempat tersebut, di tambah lagi dengan adanya jalan berlobang yang tentu bisa saja membahayakan si pengemudi.
jgerrrr...
Suara guntur kembali terdengar dan kilatan petir nya menyambar tiang listrik di samping jalan tersebut, membuat terjadinya suasana yang gelap karena aliran listrik terputus dan membuat lampu - lampu yang berada di rumah - rumah ataupun di jalan - jalan yang berada di desa tersebut seketika itu mati dengan serentak, lantas Yahya pun langsung melambatkan laju mobilnya.
Malam itu terlihat begitu gelap, tidak ada pencahayaan sedikit pun yang menerangi jalan tersebut, hanya lampu mobil yahya lah satu-satunya pencahayaan yang ada di tempat itu, bulan dan bintang pun tak terlihat karena tertutup oleh awan tebal dan inilah salah satu faktor yang membuat malam pada kala itu benar - benar terlihat begitu gelap.
Ketika yahya sedang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi, terlihat ada seorang anak kecil yang sedang membawa boneka kecil sedang melintas didepan nya, lantas yahya dengan terkejut langsung menghentikan laju mobilnya hingga membuatnya terdorong kedepan.
" astaghfirullah " ucap yahya yang terkejut karena hampir saja menabrak anak kecil tersebut.
Namun anak kecil tersebut sama sekali tidak menghindar ketika mobil yahya hampir saja menabrak tubuh munggil nya, ia terdiam membisu sembari mengelus - elus boneka yang dibawanya.
Yahya pun langsung keluar dari mobilnya dan menghampiri anak kecil tersebut, karena yahya merasa khawatir sekali dengan anak kecil yang hampir saja ia tabrak itu, apalagi dia masih sangat kecil yang tidak seharusnya keluar malam tanpa didampingi siapapun.
" nak... kamu sedang apa disini ? " tanya tanya dengan penuh perhatian.
" aku sedang mencari ibu dan ayah ku " jawab si anak kecil tersebut dengan nada pelan.
Ketika mendengar jawaban si anak kecil tadi Yahya langsung merasa penasaran dan kembali bertanya " emang nya orang tua kamu dimana, kok kamu bisa berada di sini sendirian ? ".
__ADS_1
Ketika mendengar pertanyaan Yahya, si anak kecil tersebut malah tersenyum dan tentu saja membuat Yahya semakin penasaran dengan sosok nya yang penuh dengan misteri.
" ayah dan ibuku sudah tidak ada di dunia ini, dia sedang berada di dunia yang berbeda dengan mu om " jawab si anak kecil tadi yang tentu saja bisa membuat bulu kuduk siapapun merinding karena mendengar nya.
Namun tidak dengan Yahya, justru ia malah memeluk anak kecil tersebut sembari berkata
" ayah dan ibumu sudah tenang di alam sana, saat ini kau tak bisa menjumpainya, yang bisa kau lakukan hanyalah mendo'akannya ".
Si anak kecil tersebut membalas pelukan Yahya, dan berkata dengan suara yang sangat pelan bahkan suaranya seperti orang yang sedang membisikkan sesuatu " om... ayah dan ibu ku mempunyai alam yang berbeda denganmu om, tapi walau demikian aku masih bahagia bisa menjumpainya di alam lain ".
Kemudian yahya pun mengajak si anak kecil tersebut untuk menumpang di mobilnya, namun si anak kecil tersebut menolak nya.
" maaf om aku tidak bisa ikut dengan mu om " ucap si anak kecil.
" kenapa ? " tanya yahya yang merasa sangat keheranan dengan apa yang diucapkan si anak kecil barusan.
" ayah dan ibu ku sedang menunggu ku disini, katanya mereka rindu kepada ku dan ingin bertemu dengan ku "
" emang nya kamu bisa melihat ayah dan ibu mu, tadi kan kau bilang mereka sedang tidak ada di dunia ini "
" ayah ibu aku pulang aku sangat merindukan kalian " lanjutnya seraya berlari seperti akan menjumpai seseorang dan ia pun terlihat sedang melambai - lambaikan tangannya.
Namun ketika ia pergi berlari menjauh dari pandangan yahya, si anak kecil tersebut tanpa ia sadari menjatuhkan boneka nya dan meninggalkan nya begitu saja, yahya berusaha mengejar si anak kecil tersebut untuk mengembalikan boneka miliknya, padahal pada saat itu tidak ada pencahayaan sama sekali dan sangat gelap, hanya cahaya lampu mobil yahya sajalah yang menerangi kawasan tersebut, beruntung yahya membawa sebuah senter yang bisa ia gunakan untuk menerangi jalannya ketika mengejar si anak kecil tersebut.
Si anak kecil tersebut masih terlihat berlari seperti mengejar seseorang dan berteriak " ayah ibu jangan tinggalkan aku disini ".
Hingga tibalah si anak kecil tersebut berhenti di sebuah sumur dan seperti hendak menjatuhkan diri kedalamnya, lantas yahya pun dengan cepat langsung berlari untuk mencegah si anak kecil tersebut.
" hahaha " anak kecil tersebut tertawa - tawa sambil menari - nari diatas sumur dan hingga akhirnya ia menjatuhkan diri kedalamnya.
Yahya gagal mencegah si anak kecil tersebut untuk untuk tidak melompat kedalam sumur, dan ia pun merasa menyesal karena ia merasa sangat lambat dan tidak bisa mencegah nya.
__ADS_1
Yahya yang merasa bingung harus berbuat apa, karena mengeluarkan nya dari dalam sumur pasti bukan lah hal yang mudah, ditambah lagi sumur tersebut sangat lah dalam, ia pun berpikir untuk memanggil warga setempat supaya bisa membantunya mengeluarkan si anak kecil tersebut dari dalam sumur, namun telinga yahya terasa ada yang sedang membisikinya, suara tersebut seperti memerintahkan yahya untuk tidak pergi kemanapun sebelum membaca pesan yang berada di boneka milik si anak kecil yang terjatuh kedalam sumur tadi.
Yahya pun langsung mencari dimana pesan tersebut berada, hingga akhirnya ia menemukan nya berada di dalam baju yang dipakai oleh boneka milik si anak kecil, setelah itu yahya pun membaca pesan tersebut yang berbunyi :
om jangan khawatir kan aku karena aku sudah berada bersama kedua orang tua ku, aku sangat bahagia berada di sini, sekarang giliran mu om untuk bergabung bersama kami di sini, oh iya om ngomong ngomong aku ingin boneka ku kembali, jatuhkan saja boneka nya kedalam sini.
Yahya merasa terkejut setelah membaca pesan tersebut, dan tanpa ia sadari ia seperti bergerak dengan sendirinya menuju sumur tersebut dan langsung menjatuhkan boneka tersebut tanpa berpikir lebih panjang lagi, namun ketika ia menjatuhkannya ia merasa sedang ada yang menarik dirinya kedalam sumur tersebut dan hingga akhirnya " aaaaarggggg ".
~*~
" sus... apakah kondisi dani sekarang dani sudah membaik dan boleh di bawa pulang hari ini ? "
" oh iya kak tentu saja, sekarang kondisinya sudah membaik dan boleh dibawa pulang " jawab seorang suster tadi " tapi jangan lupa ya kak untuk memperhatikan kesehatan nya, dia masih belum dibolehin untuk beraktivitas berat karena walau bagaimanapun kondisinya belum seratus persen baik " lanjutnya.
" oh iya tentu saja sus... ngomong ngomong terima kasih ya atas
sarannya "
Setelah itu Fatimah pun kembali ke ruang rawat untuk menemui dani dan bersiap siap untuk pulang ke rumah.
" dani sekarang kita sudah boleh pulang ke rumah, tapi sebelum kita pulang jangan lupa beresin dulu barang barang mu ok "
Dani pun mulai membereskan barang barang nya, dan tentu saja dengan bantuan kakak nya fatimah.
Selain itu mereka berdua juga membersihkan ruang rawat yang mereka tinggali.
" ini ruangan juga kita bersihkan ? "
" ya iyalah ini kan kita yang mengotori ya jadi harus kita Juga lah yang membersihkan nya "
" lah bukannya ada petugas kebersihan ya ? "
__ADS_1
" jika kita mempunyai sebuah rasa tanggung jawab kita tidak harus mengandalkan orang lain "
Dani yang mendengar nya pun tidak bisa berkata apa-apa lagi, dan menuruti saja apa yang dikatakan kakaknya tersebut.