
"Guru"
...----------------...
Senior Zi Yin yang sedang dalam keadaan antara kebingungan dan kebahagiaan seketika tersadar oleh suara yang memanggil nya.
"Eh Xin'er, berdirilah". senior Zi Yin melihat Zhang Xin dengan berbagai pertanyaan di kepalanya.
Zhang Xin langsung berdiri ketika mendengar perintah gurunya.
"Kau sungguh sangat-sangat mengejutkan gurumu ini Xin'er, tidak hanya berhasil tapi kau bahkan melampaui guru dan ayahmu dalam Teknik Lima Reinkarnasi Api itu. Guru sangat senang dengan keberhasilan pelatihan mu dan kemajuan mu dalam kultivasi, tapi guru bingung bagaimana bisa kamu langsung menerobos ke tingkat ranah Nirvana hanya dalam sekali jalan berlatih? bisakah kamu memahami apa yang terjadi pada keadaan mu sebelumnya itu Xin'er?, dan jika iya bisakah kamu menjelaskan nya pada gurumu ini?". Senior Zi Yin langsung membanjiri Zhang Xin dengan berbagai pertanyaan yang ada di kepalanya.
" Aku tidak tau pasti apa yang terjadi pada ku guru,,," Zhang Xin menggeleng kan kepalanya dengan menyesal.
"Tapi sepertinya aku bisa menjelaskan beberapa hal yang aku alami tadi dan nantinya mungkin aku bisa mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang ada dipikiran ku ini dari guru" Tiba-tiba Zhang Xin menatap gurunya dengan ekspresi semangat dan setengah berharap.
"Bicaralah". Jawab senior Zi Yin singkat sambil mengamati muridnya dengan sedikit kekhawatiran.
" Teknik 'Lima Reinkarnasi Api' ini tidak tau kenapa aku merasa kalau efek dan fungsinya tidak sesederhana seperti yang guru jelaskan. Aku merasa Teknik ini juga membantuku berlkultivasi, karena tadi Teknik inilah yang membantuku menyerap energi yang keluar setelah ledakan-ledakan tadi. Dan juga Energi yang berhasil diserap oleh setiap Lingkaran Cakram terasa lebih murni dan padat dari pada energi yang aku coba serap dengan reflekku sendiri saat itu guru. Guru pasti tahu kan kalau ini adalah pertama kalinya aku berlkultivasi dan juga kultivasiku hanya diranah Bumi, jadi pengalaman ku tentang menyerap energi belum bisa sampai pada tahap bisa menyerap begitu banyak Energi seperti tadi dan karena Lingkaran Cakram itu tadi lah aku berpikir kenapa aku bisa menyerap energi-energi itu. Dan saat menyerap energi-energi tadi aku juga merasakan energi itu mengandung aura yang familiar guru, aku yakin itu milik ayah dan ibu. Tapi mereka tidak ada disini, bagaimana bisa energi mereka berdua bisa ada dan bercampur dengan energi yang aku serap tadi guru?" Zhang Xin menatap guru nya dengan ekspresi bertanya-tanya.
Zhang Xin memang ingin menyembunyikan dulu informasi dari tulisan-tulisan senior Xi, jadi dia memutuskan untuk sedikit berbohong kepada gurunya.
" Begitu ya,,, Sepertinya gulungan yang berisi Teknik Lima Reinkarnasi Api mungkin kurang lengkap. Tapi baguslah karena kamu bisa menyempurnakan kan, keberuntungan mu benar-benar guru bahkan ayahmu tidak bisa membandingkan nya" Senior Zi Yin berkata sambil menatap Zhang Xin dengan hangat dan senyum kepuasan.
__ADS_1
" Mungkin ayah dan ibu mu juga menyegel beberapa kekuatan mereka di segel yang sebelumnya menyegel Pusaran Api mu itu untuk membantu mu dalam meningkatkan kultivasi mu, dengan begitu maka wajar saja jika kultivasi ayah dan ibu mu itu menurun drastis. Mereka berdua benar-benar sangat menyayangi mu Xin'er, mereka sudah merencanakan ini dengan sangat teliti dari jauh-jauh hari sampai mengorbankan kultivasi mereka. Jadi mungkin karena bantuan dari Energi peninggalan ayah dan ibu mu itulah yang membuatmu bisa langsung menerobos ke tahap awal Ranah Nirvana dalam kondisi sekali jalan ini". senior Zi Yin menepuk pundak Zhang Xin sambil menatap jauh ke atas.
" Bukankah ini terlalu gila Feng? menaruh Energi dari dua orang kultivator di dalam tubuh bocah berumur belasan tahun yang berada di tahap awal ranah Bumi? Menyegel Pusaran Api nya saja sudah seperti membuat bom untuknya, dan kalian berdua bisa-bisanya juga meninggalkan energi yang jika tidak bisa dia tahan maka dia sendiri yang akan hancur tak tersisa. Dari mana kepercayaan kalian ini?" Senior Zi Yin bergumam dalam hati sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Kita istirahat dulu Xin'er, seharian penuh berlatih pada hari pertama mu memasuki jalan dunia kultivator pasti sangat lelah kan? Kamu duduk disini sambil belajarlah lebih dalam untuk mengendalikan energimu, guru akan mencari binatang untuk makan nanti lalu kita akan lanjutkan besok untuk melatih mu dalam pertarungan yang sesungguhnya ". Senior Zi Yin berkata dan langsung pergi.
Zhang Xin mengikuti arahan gurunya dan langsung duduk bersila, beberapa kali mengeluarkan Energi untuk membentuk bola Api dan mendorongnya ke arah pohon.
satu bola Api Putih
satu bola Api Merah
satu bola Api Biru
"Jika belum bisa mengeluarkan satu demi satu Energi Api dari Pusaran Api tiga Warna dengan halus dan kuat aku tidak akan menggunakan tiga Energi Api sekaligus" Zhang Xin anak yang cerdas, jadi dia membuat prinsip untuk dirinya sendiri.
...----------------...
Keesekon paginya, setelah beberapa pembicaraan Zhang Xin dan senior Zi Yin langsung pergi beriringan. Dengan kultivasinya saat ini Zhang Xin sudah bisa menyamai kecepatan senior Zi Yin.
"Hahahaha, seseorang yang memiliki Tiga Inti Pusaran Api memang berbeda dan sangat mengagumkan. Kultivasi mu berada dibawah guru akan tetapi kamu sudah bisa menyamai guru dalam hal kecepatan Xin'er". Senior Zi Yin tertawa dan memuji muridnya.
"Ahaha guru hanya merendah saja, Xin'er sudah berusaha sepenuhnya tapi guru hanya seperlunya saja kan. Jika guru ingin, guru pasti sudah bisa jauh meninggalkan Xin'er" jawab Zhang Xin dengan rendah hati.
__ADS_1
"Hahaha bagus bagus, terus pertahankan lah sifat rendah hatimu Xin'er, agar kelak kau tidak berada dalam kekalahan hanya karena meremehkan musuhmu" Senior Zi Yin berkata dengan penuh kepuasan.
...----------------...
Beberapa saat berlalu, duo murid guru sudah berada di perbatasan Gunung Lung dan Shunsi bagian dalam. Dengan kultivasi mereka berdua, sangat mudah untuk mencapai perbatasan antara dua Gunung ini dengan hanya beberapa jam. Senior Zi Yin dan Zhang Xin sekarang berada dibalik bebatuan sambil sesekali senior Zi Yin mengamati seekor binatang spiritual yang berada sekitar 100 meter dari mereka berdua.
"Di bagian dalam wilayah masing-masing Empat Pegunungan terdapat banyak binatang-binatang spiritual yang menempati wilayahnya masing-masing, sekarang kita berada di wilayah binatang spiritual Badak Batu Api. Di depan kita ada satu yang berada di ranah Nirvana tahap awal sama sepertimu, binatang ini terkenal karena pertahanan tubuhnya yang sangat keras dan mematikan. Ketika bertarung dia selalu mengandalkan kulitnya yang keras untuk bertahan dan tanduknya untuk senjata utama menyerang. Ketika bertemu dengan binatang ini para kultivator memilih untuk segera pergi karena binatang ini bisa membuat seluruh tubuhnya kecuali matanya menjadi merah membara seperti besi yang dipanaskan. Jadi jika Samapi terkena serangan langsungnya maka bisa berakibat fatal. Bagaimana Xin'er? apakah kau berani bertarung dengan binatang itu?" tanya senior Zi Yin sambil menunjuk ke arah binatang yang sepertinya sedang tertidur.
" Kamu langsung gunakan saja Teknik Lima Reinkarnasi Api mu Xin'er, guru akan melihat dan apakah ada yang perlu di evaluasi nanti. Jika kamu berada dalam situasi bahaya, guru akan langsung menyelamatkanmu " senior Zi Yin menambahkan.
"Baik guru, Xin'er tidak akan mengecewakan mu" Zhang Xin menjawab singkat.
...'Lima Reinkarnasi Api'...
'swosshhhh'
Zhang Xin langsung melesat ke arah Badak Batu Api, bersamaan dengan itu Lima Lingkaran Cakram yang megah ddan kuat muncul di belakang Zhang Xin.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
...----------------...
__ADS_1
*untuk kedapannya sudah mulai banyak pertarungan ya kawan, akan ada banyak kejutan yang Zhang Xin berikan pada gurunya*