
Setelah mendengar jawaban mantab dari Zhang Xin, senior Zi Yin langsung mengajak pergi Zhang Xin untuk mencari tempat untuk latihan.
Beberapa saat berlalu, akhirnya Zhang Xin dan Gurunya sampai di sebuah tempat di pedalaman hutan kemudian mereka berdua fokus pada satu pohon besar yang sepertinya terlihat menjadi pohon tertua dan terbesar di daerah itu dan juga menjadi inti pusat dari banyaknya pohon di daerah itu. Zhang Xin dan senior Zi Yin melihat ke atas seketika mereka berdua sama-sama kaget, untuk jarak beberapa puluhan meter hanya bisa melihat ranting dan dedaunan yang berasal dari satu pohon besar tersebut.
"Xin'er, sepertinya tempat ini bagus untukmu mulai berlatih . Mari kita mulai latihan mu di bawah pohon besar itu saja" Senior Zi Yin membuka suara, sambil menunjuk kearah pohon yang paling besar.
Tapi sebelum Zhang Xin bisa menjawab, senior Zi Yin langsung melanjutkan perkataannya.
"Guru juga baru tahu kalo ada pohon yang tumbuh sampai sebesar ini di wilayah pegunungan Lung ini, jadi guru akan memeriksa nya dulu. Kamu berdiri di sini dulu".
'Booooom'
Energi Mental yang besar keluar dari kepala senior Zi Yin langsung menyapu ke area di depan duo murid dan guru itu. Setelah beberapa saat memejamkan mata, kemudian senior kembali membuka matanya dan langsung berkata.
"Sepertinya memang gunung Lung adalah wilayah teraman dari semua Empat Pegunungan. Aneh, tapi itu menjadi lebih baik untuk mu berlatih Teknik Api 'Lima Reinkarnasi Api' Xin'er karena saat melatihnya itu membutuhkan ketenangan yang sangat"
"Mari Xin'er kita menuju ke pohon itu"
Senior Zi Yin berkata dan langsung mempin Zhang Xin pergi ke arah pohon besar.
Setibanya mereka berdua sampai di sebuah lempengan batu yang dililit oleh akar-akar dari pohon, senior Zi Yin langsung berkata lagi.
"Duduk bersila lah disini Xin'er, kamu hanya perlu fokus dalam 'Lima Reinkarnasi Api' seperti yang guru jelaskan di dalam perjalanan dan dengarkan lah setiap instruksi guru nanti" senior Zi Yin menunjuk ke arah lempengan batu itu.
"emmmh" Zhang Xin hanya mengangguk dan langsung duduk bersila dan menunggu instruksi dari gurunya.
"Feng, aku tidak tau kenapa kau begitu Yaqin pada Xin'er sampai-sampai kau berani membuatnya seperti bom waktu dengan menyegel Pusaran Apinya. Tapi karena kau sangat percaya padanya, jadi aku juga akan percaya padanya". Zi Yin berugumam dalam hati.
"Xin'er sekarang mari kita mulai". senior Zi Yin melihat kearah Zhang Xin.
"Pertama Guru akan membuka sedikit celah pada segel Di Pusaran Apimu,lalu kau Gunakanlah Energi Mentalmu untuk membuat Lingkaran Cakram ,fokus dan tempatkan di depan mu dulu agar nanti mudah untuk melakukan ke tahap selanjutnya ".
Setelah berkata seperti itu, Senior Zi Yin langsung memejamkan matanya serta dengan satu jari yang menempel di bawah punggung Zhang Xin.
'huffft'
"Kita mulai Xin'er".
Setitik energi yang sangat kuat keluar dari Perut Senior Zi Yin langsung menuju ke tubuh Zhang Xin yang dimana Jari telunjuk senior Zi Yin berada.
'ghrrrrrrr'
Zhang Xin bergetar ketika energi yang kecil tapi sangat kuat memasuki tubuhnya. Dia hanya fokus merasakan ada kekuatan yang sedikit demi sedikit keluar dari dalam Pusaran Apinya.
__ADS_1
"Sekarang Xin'er"
Ucap senior Zi Yin.
Tanpa menjawab Zhang Xin langsung mulai mengeluarkan energi Mental nya dan langsung membuat Lingkaran Cakram di depan nya.
'wussstt wusstttt wusssttt'
Dengungan demi dengungan lirih terdengar saat Energi tak kasat mata keluar dari tubuh Zhang Xin dan mulai membentuk sebuah Lingkaran Cakram.
Tak terasa satu jam lebih telah berlalu. Zhang Xin masih fokus untuk menyelesaikan Lingkaran Cakram yang dia buat karena itu sudah hampir selesai.
"Masukkan Energi dari Pusaran Apimu ke dalam Lingkaran Cakram tak kasat mata itu. Lalu Arahkan sedikit Inti Api dari pusaran Apimu ke tengah-tengah nya Lingkaran Cakram sebagai pusatnya, jika sudah langsung lanjutkan untuk membuat Lingkaran Cakram yang kedua". Ucap senior Zi Yin masih dalam keadaan jari telunjuk nya menempel di tubuh Zhang Xin untuk membantu mengontrol energi Pusaran Apinya Zhang Xin tidak keluar terlalu berlebihan.
'Srrrrrr srrrrr srrr'
Zhang Xin langsung mengarahkan energi Pusaran Apinya menuju ke arah Lingkaran Cakram yang telah dia buat dan langsung mengarahkan sedikit Inti Api nya ke tengah-tengah Lingkaran Cakram.
'grukk' .
Ketika Inti apinya keluar Zhang Xin seperti ingin memuntahkan darah tapi masih bisa menahannya.
Tanpa menunggu aba-aba dari gurunya lagi, Zhang Xin langsung mulai membuat Lingkaran Cakram lagi untuk yang kedua.
'Grukkk'
Tepat ketika Inti apinya keluar dari tubuhnya untuk kedua kalinya, darah merembes keluar dari mulut Zhang Xin. Kali ini dia tidak bisa menahannya. Tapi dia masih berhasil melakukan tahap terakhir dari tahap yang kedua dengan tekadnya.
'Hufffttttt'
Zhang Xin menghela nafas dengan mata yang terpejam dan pikiran yang masih fokus tertuju pada Dua Lingkaran Cakram.
"Tidak perlu terlalu memaksakan, semampumu dulu saja Xin'er. Tidak harus langsung ke Lima Lingkaran Cakram, Dua Lingkaran Cakram juga sudah bagus" Zi Yin sedikit khawatir melihat kondisi Zhang Xin yang seperti dipaksakan, lalu dia berkata mengingatkan.
Tapi tanpa menghiraukan peringatan dari gurunya, Zhang mulai membuat Lingkaran Cakram yang ke tiga.
Kali ini proses nya sangat lama, Bahkan dua kali lipat dari proses pembuatan dua Lingkaran Cakram.
Matahari mulai berada di titik 90° diarah barat, yang menandakan hari mulai sore. Di dalam pedalaman hutan, terdapat seorang anak laki-laki berumur belasan tahun duduk bersila membelakangi seorang pria paruh baya yang juga duduk bersila dibelakangnya dengan jarinya menempel di tubuh anak laki-laki itu. Ya, Mereka adalah duo murid dan guru Zhang Xin dan senior Zi Yin.
Keadaan Zhang Xin sudah sangat parah, dengan darah yang lebih banyak merembes keluar dari sela-sela bibirnya dan juga sedikit darah mulai menetes keluar dari hidungnya.
"Dengan keadaan nya saat ini, walaupun Xin'er bisa menyelesaikan tahap akhirnya dari tahap tiga Lingkaran Cakram itu aku tidak yakin dia bisa menyelesaikan tahap penyatuan dengan darahnya. Karena saat tahap itu harus mempunyai kendali yang penuh atas Lingkaran Cakram itu, melihat kesadaran Zhang Xin yang seperti ini takutnya dia akan gagal dengan mendapat serangan balik yang fatal. Jika itu terjadi takutnya Zhang Xin,,,,". Senior Zi Yin melihat ke arah muridnya, dia merasa sangat tidak berdaya, dia ingin membantu dari luar tapi karena memiliki resiko yang tinggi untuk mengganggu keseimbangan energi yang dikeluarkan oleh Pusaran Apinya Zhang Xin, jadi dia memutuskan untuk percaya pada muridnya.
__ADS_1
" Xin'er terlihat seperti sudah kehabisan energi Mental nya,,,,". Senior Zi Yin menggertak kan giginya. Tapi Saat senior Zi Yin sedang mengamati Zhang Xin dengan kekhawatiran dihatinya, tiba-tiba dia merasa kan energi yang besar keluar dari tubuh Zhang Xin, mendorong jarinya.
'Boooommm'
Senior Zi Yin terlambat untuk menyadari dan membuat pertahanan. Dia langsung terpental beberapa meter dari Zhang Xin.
"I,,,ini ada apa ini? apa yang terjadi?" Senior Zi Yin bertanya-tanya sendiri dengan bingung.
Di sisi lain, saat Zhang Xin sedang dalam keadaan kritis dalam tahap terakhir tahap ketiga dai pembuatan Lingkaran Cakram Api Zhang Xin terkejut karena tiba-tiba dia merasakan ada energi yang besar yang datang dari dalam Pusaran Apinya.
"I,,,ini apa yang terjadi?" Zhang Xin bergumam dalam hati dengan bingung.
Energi Api putih keluar dari salah satu Pusaran Apinya, celah segel mulai membesar bersamaan dengan keluarnya energi Api putih dari Pusaran Apinya.
'Boommm'
Senior Zi Yin terpental, bersamaan dengan itu Energi api putih keluar dari Pusaran Api Zhang Xin lalu terbelah menjadi dua dan langsung mulai menyelimuti tubuh Zhang Xin dengan saling bersilangan.
'wennnggg wenngg wenngg'
Beberapa saat berlalu di wilayah itu sunyi senyap , hanya ada suara dengungan energi api yang terus-menerus melingkari tubuh Zhang Xin dengan saling bersilangan.
"I,,,ini? Energi api apa ini dan kenapa bisa tubuhku kembali seperti sebelum melakukan pelatihan dan bahkan aku merasa lebih kuat?, energi Mentalku juga telah pulih sepenuhnya bahkan juga sepertinya,,,,,,,?". belum selesai terkejut dengan keadaan yang terjadi tiba-tiba pada tubuhnya, Zhang Xin tambah terkejut melihat keadaan didepannya.
"Ba,,, bagaimana mungkin tiba-tiba aku menyelesaikan tahap ketiga begitu saja padahal tadi jelas-jelas masih hanya dalam tahap akhir pembuatan Lingkaran Cakram yang ketiga?" Zhang Xin hanya bisa menyimpan pertanyaan-pertanyaannya karena sekarang masih dalam keadaan yang penting.
Zhang Xin mengesampingkan keterkejutan nya saat ini dan berniat menanyakannya nanti kepada gurunya. Tapi tepat ketika dia berniat melanjutkan prosesnya dan ingin mengarahkan sedikit Inti Api dari Pusaran Apinya tiba-tiba dua Energi api yang melingkari tubuh Zhang Xin langsung berhenti berputar seperti merasakan pikiran Zhang Xin. Dan,,,,,,
'Wunnnggggg wunnnngggg wunnngggg'
Bersamaan dengan suara dengungan Energi api putih langsung melesat, yang satu ke arah Lingkaran Cakram tanpa arahan dari Zhang Xin dan yang satunya tiba-tiba langsung masuk ke dalam tengah-tengah diantara kedua alisnya.
'hnnnnggggk'
Zhang Xin tersentak kaget dengan mata yang melotot. Tapi sebelum dia bereaksi, tiba-tiba informasi demi informasi mulai mengalir ke dalam pikirannya. Dalam keadaan diantara sadar dan tak sadar Zhang Xin mulai melihat tulisan-tulisan bermunculan disebuah lembaran-lembaran yang terbentuk dari energi di dalam pikirannya.
Zhang Xin kemudian melihat-lihat tulisan-tulisan itu dan berkata sendiri.
"Apa ini sebenarnya? Api putih itu masuk ke dalam pikiranku dan langsung berubah menjadi tulisan-tulisan seperti ini? Dan,,, eh tunggu,,,,,". Zhang Xin belum sempat melanjutkan perkataannya, tiba-tiba dia terkejut karena melihat salah satu tulisan itu.
"Api Putih ini adalah Api Suci yang berdiri di atas semua jenis api, teknik Lima Reinkarnasi Api yang aku ciptakan juga menggunakan api ini dan Api ini juga yang menemani dan membawaku menjadi yang terkuat dari yang terkuat. Kau mewarisi Api Suci dan Teknik Lima Reinkarnasi Api ciptaan ku, jadi siapapun itu kau, kau harus membalaskan dendam ku kepada tiga bajingan Shine, Xhuo, Bing. Kau bisa mempelajari semua yang aku tinggalkan di sini, itu semua akan menghilang dengan sendirinya jika kau sudah membacanya dan menjadi bagian ingatanmu. Sebelumnya namaku adalah Xi sang Kemarahan Api, jika kau sudah merasa cukup kuat kau bisa memberi tahukan pada seluruh Empat Benua bahwa kau adalah Murid dari Xi Sang Kemarahan Api". Zhang Xin membaca tulisan di lembar pertama dengan seksama.
"Xi sang kemarahan api? siapa dia dan kenapa aku belum pernah mendengarnya? seperti apa kekuatannya sampai dia bilang kalau dia adalah yang terkuat dari yang terkuat? ah akan aku pikirkan itu nanti sekarang aku akan fokus pada Lima Reinkarnasi Api, dengan keadaan ku sekarang mungkin aku bisa melanjutkan ke tahap ke Empat bahkan mungkin Ke lima". Zhang Xin bergumam dan langsung kembali ke keadaan sadar seperti sebelumnya.
__ADS_1
"Hah? ba,,, bagaimana mungkin langsung tiba-tiba sudah hampir tahap terakhir dari tahap kelima? bukankah terlalu aneh? guru bilang ini sangat sulit dilakukan bukan?" Zhang Xin tersentak kaget lagi dan lagi saat melihat Lingkaran Cakram nya sudah membentuk hampir sempurna ke bentuk Lima Reinkarnasi Api.