
Benua Yulingsu, sebuah benua yang sangat luas, benua yang di tempati bebagai macam ras, dan suku-suku yang berbeda.
Selama dua ratus tahun terakhir, ras dan klan klan puncak di benua ini, selalu berperang. Bersaing menjadi yang terkuat dari yang kuat. Namun itu terjadi dua ratus tahun yang lalu, kini benua seakan damai tanpa ada guncangan hebat dari para petarung petarung kuat, semua ras dan klan puncak, diam seakan-akan tidak pernah ada.
Benua timur Yulingsu, berdiri sebuah klan inti yang sangat kuat, klan ini adalah klan xosiying, salah satu dari beberapa klan puncak di benua. Setiap klan inti pasti memiliki beberapa klan cabang (klan bawahan).
Klan Ling adalah salah satu dari tiga klan cabang, milik klan Yulingsu. Dan kini, klan Ling telah menurun sangat drastis, dan bahkan klan inti hampir tidak menganggap keberadaannya lagi.
Itu di sebabkan ketika tiga tahun yang lalu, ketiga klan cabang mengadakan perlombaan tahunan, yaitu setiap pemimpin klan cabang akan bertanding menunjukkan kemampuannya, itu di adakan setiap tahun, karna klan inti akan memberikan dana atau hadiah besar kepada klan pemenangnya.
Pada saat itu, ketika dalam pertarungan klan Ling melawan klan Su, klan Ling tidak dapat mengalahkan klan Su, dan secara sengaja pemimpin klan Su menyerap paksa energi roh pemimpin klan Ling. Sehingga sejak saat itu, pemimpin klan Ling cacat dan hasil kultifasi nya selama bertahun-tahun telah hilang.
Sejak saat itu klan Ling telah menurun, karna klan Ling harus membayar pajak dua kali lebih banyak dari biasanya.
Lin ying adalah putra dari pemimpin klan Ling, saat ini dia telah beranjak ramaja berusia sebelas tahun. Semenjak kekalahan ayahnya, Lin ying memilih untuk tinggal di hutan. Bekerja mengumpulkan kayu bakar, dan juga berkultifasi di waktu senggangnya.
Lin ying tidak termasuk sebagai anak berbakat, karna di usia sebelas tahun dia masih berada di ranah pemula, sedangkan anak seusianya sudah ada yang mencapai ranah lanjutan. Namun Lin ying tidak pernah sedikitpun menyerah, karna sebagai calon pemimpin klan, masih banyak beban berat yang masih harus dia pikul.
Setelah satu bulan di dalam hutan, Lin ying kembali ke klan untuk sementara. Saat di tengah perjalanan, ada tiga pria seusianya yang tiba-tiba muncul menghalangi jalannya. "Ohh... Saya kira siapa?, Ternyata pecundang dari klan Ling", suara mengejek muncul dari mulut ketiga pria itu.
Meski berada di tingkat yang sama, namun tiga lawan satu, itu adalah hal yang mustahil, jadi Ling ying memilih untuk mengalah. Tanpa menghiraukan ketiga anak itu, Lin ying pergi menjauh.
"Apa kamu akan menjadi pecundang seperti ayah cacat mu itu?", Lagi-lagi sebuah provokasi membuat seseorang tidak bisa mengalah. Lin ying yang kehabisan kesabaran, langsung berbalik menghajar orang yang memprovokasi nya itu, namun satu lawan tiga tidak lah imbang.
Dalam sekejap keadaan berbalik, kini Lin ying di hajar oleh ketiga pria itu.
Saat hampir pingsan, sebuah suara muncul bergema di telinga Lin ying, suara itu memulihkan energinya dalam sekejap, dan dengan cepat, tiba-tiba Lin ying berlari ke arah hutan, kearah tempat suara itu berasal.
__ADS_1
Lin ying terus berlari hingga ke tengah hutan, dan tiba-tiba Lin ying terkejut, melihat sebuah ruang gelap yang tiba-tiba muncul di depan batu besar, "kenapa ada lubang hitam disini?, Sebelumnya tidak pernah ada", Lin ying penasaran.
Karna suara yang memanggil nya, berasal dari dalam, Lin ying pun memutuskan untuk masuk kedalamnya.
Setelah Lin ying memasuki lubang itu, secara tiba-tiba lubang itu menghilang. Di dalam batu raksasa itu, terdapat sebuah ruangan yang cukup luas, dan di terangi oleh obor api jiwa. Lin ying berjalan kedepan dan semakin masuk ke dalam gua. Tak jauh dari tempatnya berasal, terdengar suara aliran air, lalu Lin ying pun mendekat ke arah suara itu.
Sesampainya di sana, Lin ying sangat terkejut, melihat aliran air yang mengalir dari belahan bambu. Yang membuat Lin ying terkejut adalah, bahwa air itu memancarkan cahaya kesejukan, "ini.. ini adalah air spiritual!", Lin ying takjub akan hal yang baru dia lihat ini.
"Hahahaha, kamu ternyata mengetahui air spiritual ini?", Suara tua yang tiba-tiba muncul membuat Lin ying terkejut. Lin ying berbalik, dan dia melihat orang tua yang sedang melayang di udara, pria berambut putih dan berjanggut putih panjang itu menatap Lin ying. "Siapa kamu?, Apakah kamu yang memanggilku tadi?", Pria tua itu membungkuk, lalu berbalik pergi, Lin ying mengikutinya di belakang.
"Kamu tidak perlu takut, heh bocah siapa namamu?", Pria tua itu bertanya tanpa melirik ke arah Lin ying, "hormat yang tua, saya Lin ying". Jawab Lin ying dengan hormat.
Pria tua itu membawa Lin ying ke arah sebuah batu yang berbentuk kotak. Di atas batu itu, terdapat sebuah tombak hitam menancap. "Cabut lah tombak itu, jika kamu berhasil, maka kamu layak menjadi pewaris ku", ucap pria tua itu.
Lin ying mengangguk lalu dia berjalan ke arah tombak itu. Lin ying yang masih agak jauh dari tombak itu, namun tiba-tiba tombak itu tercambut secara sendirinya, dan langsung terbang ke arah Lin ying.
Lin ying terkejut, pria tua itu lebih terkejut lagi, "seberapa bersih kah hati anak ini, sehingga dia berhasil menaklukkan tombak naga es ku?", Pria tua itu bergumam takjub.
"Hahaha, itu berarti, kamu sangat layak menjadi pewaris ku", pria tua itu menjawab dengan senang.
"Pewaris?", Lin ying bingung.
"Hahaha, Lin ying, saya adalah kaisar es sebelumnya, yang gagal satu langkah mencapai keabadian, dan tubuh ini hanyalah Avatar roh saya, saya berharap kamu bisa mewujudkan cita-cita saya yang gagal itu".
"Lin ying akan berusaha sekuatnya!", Lin ying membungkuk hormat.
"Hahaha baiklah, kita akan memulai pewarisan, ayo kembali ke pancuran air spiritual", Lin ying dan pak tua itu kembali ke tempat sebelumnya.
__ADS_1
"Duduk lah di bawah pancuran air itu, biarkan air itu membasahi semua tubuhmu, rasakan aliran spiritual mu, maka kamu akan merasakan efeknya".
Lin ying berjalan ke arah air, lalu duduk di bawah guyuran air yang mengenai kepalanya. Lin ying menutup matanya, kemudian dia membuka aliran energi rohnya, mengalir ke seluruh bagian tubuhnya, seperti air spiritual yang membasahi tubuh luarnya, seoerii itulah energi roh yang mengaliri tubuh dalamnya.
Semua energi spiritual yang terkandung di dalam air, terserap ke dalam tubuh Lin ying, batas kultifasi nya yang masih di ranah pemula bintang lima, kini naik sangat cepat.
Semakin banyak energi yang di kumpulkan, semakin banyak bintang yang meningkat.
Dalam waktu empat menit Lin ying di bawah air, bintangnya juga telah naik empat tingkat, kini dia telah berada di ranah pemula bintang sembilan, saat untuk memasuki teroboan ke ranah lanjutan, karna setiap ranah harus melalui sembilan bintang, supaya bisa menerobos ke ranah selanjutnya.
Lima menit lagi berjalan, dan akhirnya, Lin ying berhasil menembus ranah, kini dia telah berada di ranah lanjutan bintang satu.
(Sebagai informasi, tingkatan di sini dibagi menjadi: ranah pemula, ranah lanjutan, ranah bumi, ranah alam, ranah penyatuan, dan ranah surgawi. Ke enam ranah ini harus melalui sembilan bintang, supaya bisa menerobos ke ranah berikutnya. Setelah melalui ke enam ranah, maka seorang kultifator akan memasuki tingkat yang berbeda yaitu: dunia kesadaran spiritual, dan puncak spiritual. Kedua tingkat ini tidak memiliki bintang, namun perbedaan kekuatan seperti langit dan bumi.)
Setelah mencapai ranah lanjutan bintang satu, Lin ying membuka matanya, dia telah menyelesaikan kultifasinya.
"Proses pertama pewarisan telah selesai, selanjutnya proses kedua dan yang terakhir adalah, penyatuan jiwa dengan tombak es", Avatar roh sang kaisar berbicara sambil memberikan arahan kepada Lin ying.
Lin ying kemudian menggenggam tombaknya, kemudian energi spiritual nya memasuki inti tombak, karna sebelumnya, tombak itu telah datang kepada Lin ying dengan sendirinya, maka tahap ini tidak terlalu lama untuk di lalui nya. Karna tidak ada penolakan dari pihak tombak itu sendiri.
Setelah itu, Avatar sang kaisar melemparkan sebuah gulungan kertas kepada Lin ying, "pelajari lah, ini adalah teknik tersadar penggunaan tombak".
Lin ying membuka gulungan, sebuah tulisan yang agak besar muncul, "teknik tusukan seribu", setelah membuka semua gulungan, energi roh Lin ying menarik semua kata yang ada di dalam buku ke dalam pikirannya, dan setelah itu dia mulai berlatih.
Satu minggu lebih Lin ying berada didalam ruang gelap itu, dan kini akhirnya Lin ying telah menyelesaikan semua acara pewarisan, dan kini saatnya Lin ying untuk kembali ke klan.
"Sebelum kamu kamu pergi, ini adalah warisan terakhir ku untuk mu", Avatar roh sang kaisar melemparkan sebuah cincin, "ini adalah cincin penyimpanan, dan hanya orang yang mencapai tingkat dunia kesadaran spiritual yang bisa membuatnya. Karna seseorang harus merobek ruang hampa dan memasukkannya ke dalam cincin. Semua harta saya ada di sana, dan kamu bisa mengambilnya dengan menggunakan energi roh mu".
__ADS_1
Lin ying mengangguk, "terimakasih atas kebaikan tuan".
"Kamu tidak perlu berterimakasih, suatu hari nanti aku akan datang lagi untuk menemuimu!. Baiklah kamu sudah bisa pergi", Lin ying memberi hormat kemudian pergi dari hutan itu, kembali ke pedesaan.