Sang Legenda Yang Baru.

Sang Legenda Yang Baru.
chapter 10. reruntuhan kuno.


__ADS_3

Pada siang hari, Lin ying telah tiba di kedalaman hutan bintang, dan dari dalam jantung tombak kaisar naga, guru Yan keluar.


Tujuan kedatangan mereka ke sini, adalah untuk melatih dan mempelajari teknik baru Lin ying. Mempelajari sebuah teknik, bukanlah hal yang mudah, apalagi efek yang di timbulkan dapat merugikan sekitar, jadi lebih baiknya, ketika seseorang melatih sebuah teknik, lebih baik untuk memilih tempat yang lebih luas.


Hutan yang luas ini, sangat cocok untuk Lin ying melakukan latihan.


"Baiklah kita akan memulai latihanmu". Guru Yan berkata.


Kemudian dari dalam cincin penyimpanan guru Yan, keluar sebuah gulungan yang dilapisi dengan cahaya emas.


Kemudia dia membuka gulungan itu, dan dari dalamnya, muncul tulisan-tulisan yang bercahaya, melayang di sekitar mereka.


"Gunakan energi spiritual mu untuk menarik semuanya".


Dari kedua alis Lin ying, energi spiritual yang besar keluar, dan melahap semua tulisan-tulisan yang beterbangan itu, lalu masuk kedalam kepalanya.


Kemudian setelah itu, Lin ying menutup matanya, melakukan meditasi untuk mempelajari teknik itu, sebelum melakukan praktek.

__ADS_1


Teknik yang di pelajari Lin ying ini, bukan lah teknik yang mudah, bahkan hanya meditasi nya saja, Lin ying sudah memakan waktu hampir setengah hari.


Setelah hari mulai gelap, Lin ying akhirnya menyelesaikan meditasi nya. Setelah selesai mempelajari semua tentang teknik, kini Lin ying akan melakukan tahap kedua, yaitu praktek menggunakan teknik tersebut.


Lin ying menggenggam tombak hitam gelapnya, kemudian memusatkan energi di ujung tombak. Energi membunuh yang sangat kuat, terpancar dari ujung tombak, sehingga membuat wujut tombak tersebut, seperti dapat menghancurkan sebuah gunung.


Dengan energi yang sangat besar, dan kekuatan yang besar, Lin ying melemparkan tombaknya ke arah batu besar di depannya.


Seketika ledakan yang sangat keras terjadi, abu berhamburan kemana-mana menutupi pandangan Lin ying. Setelah abu yang bertebaran mulai sirna, tampak batu besar yang sejauh ratusan meter itu, kini menjadi puing-puing batu kecil yang berserakan.


Meski tidak sekuat serangan teknik naga es biru Lin ying, tapi energi yang di keluarkan oleh serangan ini, tidak lah terlalu besar, sehingga Lin ying bisa menggunakan teknik ini di awal-awal pertarungan. Sedangkan jika Lin ying menggunakan teknik naga es biru, maka dia akan langsung kehilangan banyak energi, sehingga melanjutkan pertarungan juga akan semakin sulit.


"Hahaha sungguh mengejutkan, kamu dapat menguasainya hanya dengan sekali percobaan". Suara tua terdengar dari belakang Lin ying.


Lin ying tersenyum, kemudian menangkukkan tangannya, namun ekspresi wajah guru Yan tiba-tiba berubah. "Guru, ada apa?", Lin ying bertanya penasaran, karna melihat ekspresi wajah gurunya yang tiba-tiba berubah.


Tanpa mengatakan apa-apa, Kaisar Yan langsung pergi kearah batu yang di pecahkan Lin ying tadi.

__ADS_1


"Hahaha bocah, kenapa kamu selalu beruntung?!", Ekspresi kaisar Yan langsung berubah bahagia. Lin ying yang melihat hal itu, kemudian mendekat karna pemasaran.


Setelah tiba, Lin ying terkejut, karna melihat sebuah lubang besar. "ini, ini apa guru?", Lin ying bertanya penasaran.


"Ini adalah reruntuhan kuno, reruntuhan ini di bangun oleh seorang kultifator yang telah melewati semua ranah, dan telah mencapai tingkat dunia kesadaran spiritual, atau bahkan mencapai tingkat dunia puncak spiritual". Kaisar Yan menjelaskan kepada Lin ying.


"Hahh... Sungguh sekuat itu?, lalu apa tujuan mereka membangun reruntuhan ini?", Tanya Lin ying kembali dengan penasaran.


"Hahaha ini adalah tempat untuk menyimpan semua harta mereka, sebelum pergi", jawab kaisar Yan kembali "pergi?, Kemana mereka akan pergi?", "Hahaha kalau soal itu, kamu akan tahu setelah kamu mencapai tingkatan itu, jangan buang waktu lagi, ayo cepat masuk, kita lihat apakanh ada harta berguna yang akan kamu butuhkan".


Lin ying melompat turun kedalam lubang besar itu. Lubang itu cukup dalam dan besar, sekitan Lima ratusan meter, akhirnya Lin ying mendarat. Lin ying sangat terkejut, melihat tempat ini ternyata sangat besar, "istana bawah tanah yah?", Gumam Lin ying.


Setelah merasakan energi yang terkandung di dalam tempat itu, kaisar Yan menghela nafas dan menggelengkan kepalanya. "Hmmm, Lin ying ternyata kamu tidak selalu beruntung, ini adalah reruntuhan milik seorang alkhemis. Dan seorang alkhemis hanya bisa di lakukan oleh seseorang yang memiliki afinitas api dan kayu, sedangkan kamu memiliki afinitas es, dan itu sangat berlawanan dari afinitas api. Ini sangat sia-sia". Lin ying juga ikut menghela nafas.


Namun tiba-tiba perhatian Lin ying teralihkan kesebuah gulungan di atas meja batu, Lin ying menghampiri gulungan itu lalu mengambilnya.


Lin ying membuka, dan dia tidak mengerti maksud dari tulisan di dalam gulungan itu, "teknik penyegel inti?, Guru apa maksud dari teknik ini?".

__ADS_1


Karna mendengar kata teknik penyegel inti, ekspresi wajah kaisar Yan, langsung berubah, dan dia langsung terbang kearah Lin ying, mengambil gulungan dan membacanya.


"Ini..ini, ini memang teknik penyegel inti!", Ekspresi wajah kaisar Yan langsung berubah gembira.


__ADS_2