
Setelah sekitar tiga jam, Lin ying akhirnya menunjukkan reaksi. Seluruh tubuhnya memancarkan cahaya dan aura kedinginan, cahaya biru, dari inti es naga biru, ini sebuah fenomena langka, dan tiba-tiba tombak yang ada di punggung Lin ying, tiba-tiba bergerak.
Lin ying memasukkan sebagian kecil dari energi spiritual inti es naga biru itu, kedalam titik kosong di tiang tombak.
Seketika, tombak itu berubah menjadi biru.
Energi yang sangat besar kembali terpancar dari tubuh Lin ying, ini adalah pertanda, bahwa dia akan menerobos ranah lanjutan dan masuk ke ranah bumi. Energi spiritual dari inti es, sangatlah besar, sehingga dalam sekejap mata, Lin ying telah berada di ranah bumi bintang lima. Melompati empat bintang sekaligus, adalah hal yang wajar jika seseorang baru pertamakali menelan inti es.
Lin ying melanjutkan kultifasi nya untuk menetralkan energi spiritual yang besar itu.
Setelah hari mulai malam, Lin ying akhirnya membuka mata dan mengakhiri kultifasi yang melelahkan itu.
Lin ying menoleh ke samping, dia melihat tombaknya dan seketika dia terkejut, "ini, kenapa warnanya berubah?", Selama Lin ying memegang tombak ini, itu hanya memiliki satu warna, yaitu warna hitam, namun yang di lihatnya sekarang adalah tombak yang berwarna biru.
Lin ying mengambil tombaknya, dan tiba-tiba dia terkejut, sebuah tulisan yang aneh, keluar dari dalam tombak dan memasuki kepala Lin ying.
"Ini, ini sebuah teknik!", Lin ying terkejut, kemudian dia menutup matanya, memfokuskan pikirannya pada tulisan itu, dia menggenggam tombak, sebuah energi spiritual yang besar, keluar dari kedua alis matanya, dan menuju ujung tombak, "teknik naga es!", Lin ying berteriak, dan tiba-tiba di atasnya satu naga raksasa muncul, dan dengan lambaian tombak, naga itu menghantam batu besar.
Sebuah ledakan dahsyat terjadi, batu yang tadinya kokoh, dan tampak tak tergoyahkan, kini telah menjadi bintik-bintik abu yang berhamburan.
Lin ying sangat terkejut, "ini kah kekuatan dari inti es?", Lin ying belum pernah memikirkan bahwa kekuatan yang dia dapatkan dari satu inti es saja akan sebesar ini.
Kemudian tombak Lin ying kembali ke warna hitam, namun masih tersisa sebuah titik cahaya berwarna biru, dari titik di liang tombak.
Lin ying menyadari, bahwa warna tombak itu, berasal dari energi spiritual inti es yang sedang di pakai Lin ying, jika dia tidak dalam keadaan mengeluarkan energi spiritual inti es, maka warna tombak akan tetap hitam. Dan bintik cahaya biru yang ada di tiang tombak itu, adalah pemicu untuk terhubungnya energi Lin ying dengan tombak.
__ADS_1
Karna hari yang sudah gelap, Lin ying memutuskan untuk beristirahat.
Pagi hari yang cerah, terdengar suara burung-burung kecil berkicauan yang membuat Lin ying terbangun, tampaknya, setelah inti es itu di ambil, aura dingin di hutan ini pun menghilang, yang membuat para kawanan hewan mulai bermunculan.
Jika semakin lama lagi, mungkin kawanan binatang roh yang ganas pun akan bermunculan, Lin ying tidak ingin itu menghambat perjalanan pulangnya, jadi dia langsung berlari menuruni gunung, dengan sangat terburu-buru.
Ketika Lin ying mendaki gunung, dia membutuhkan waktu setengah hari, namun ketika menuruninya, dia hanya membutuhkan waktu satu jam. Peningkatan Lin ying terlihat disini, dari segi energi yang semakin banyak, kecepatan yang meningkat, dan bahkan bahkan, yang terlihat menuruni gunung, bukan seorang pemuda, namun terlihat seperti cahaya biru, yang melaju dari atas gunung.
Setelah melewati hutan itu, akhirnya Lin ying merasa lega dan mulai berjalan santai.
Dia sedang berada di desa Suan yi, desa yang sangat ramai, namun ini adalah salah satu desa terkaya di wilayah klan xosiying.
Karna desa ini, memiliki memiliki hubungan erat dengan tempat pelelangan di kota liang. Kota liang adalah penjual barang, dan desa ini adalah penghasil barang yang akan di jual itu.
Ketika Lin ying berada di ujung desa, dia melihat dua orang yang sedang berlari, kedua orang itu tampak ketakutan, dan di belakang mereka, banyak orang yang memegang pedang sedang mengejar mereka.
Kedua orang itu berlari menuju ke arah Lin ying.
Karna di punggung Lin ying ada sebuah tombak, jadi orang tua itu berpikiran bahwa Lin ying adalah seorang kultifator.
Kedua orang itu menghampiri Lin ying, "tuan muda, tolong.. tolong kami", pria tua itu berbicara tergesa-gesa.
"Tuan, kami sedang di kejar oleh penjaga klan Su, tolong bawa pergi cucu saya ini, saya akan berusaha menghalangi mereka, supaya kalian bisa pergi dari sini", pria tua itu melanjutkan berbicara, namun Lin ying hanya dia saja, "klan Su bajingan itu lagi!", Lin ying memaki di dalam hati, ketika dia melihat klan Su, dia akan sangat marah, itu karna klan Su lah yang mengakibatkan ayah nya Lin zing menjadi cacat.
Melihat Lin ying terdiam, pria tua itu kembali memohon, "tuan, tolong bawa cucu saya pergi, jika anda merasakan kerepotan karna dia, anda boleh meninggalkan nya setelah jauh dari sini", Lin ying masih diam, dan perempuan itu, hanya menangis tak henti.
__ADS_1
Mereka telah kelelahan dan tidak bisa lari lagi. Seorang penjaga melompat, dan ingin membunuh pria tua itu dengan satu tebasan.
Namun ketika pedang orang itu hampir menyentuh kepala pria tua itu, sebuah tombak hitam panjang, muncul dan menghalangi pedang itu. Dan hanya dengan lambaian tombak itu, penjaga klan Su langsung terlempar kembali kebelakang.
"Klan Su masih sungguh tidak tahu malu yah", Lin ying tersenyum, namun senyumnya itu mengandung aura kekejaman yang bisa meledak kapan saja.
"Hei bocah bau, jika kamu tidak ingin mati, maka jangan ikut campur!", Seorang penjaga berteriak.
"Hahaha, saatnya untuk mencoba teknik baruku, dan kalian akan menjadi anjing percobaannya", Lin ying memegang tombaknya, energi spiritual memasuki tombak, dan seketika tombak itu berubah menjadi berwarna biru.
Aura es keluar dari tubuhnya, dan di atas, naga raksasa muncul.
Semua orang terkejut, melihat naga yang begitu besar dan tampak seram ini, wajah para penjaga klan Su menjadi pucat dan ketakutan. "Ucapkan kata-kata terakhir mu!", Lin ying berteriak, dan dengan lambaian tombak, naga raksasa itu menghantam, dan mengobrak abrik para penjaga itu,
Setelah semua reda, yang tersisa hanyalah kumpulan daging cincang dari tubuh para penjaga itu. Itu wajar saja, karna sekarang Lin ying telah berada di ranah bumi bintang lima, sedangkan para penjaga klan cabang, itu hanya berada di puncak ranah pemula, dan paling tinggi adalah ranah lanjutan.
Dengan kesenjangan yang begitu jauh, wajar jika serangan Lin ying akan memusnahkan semua penjaga itu.
Dari cincin penyimpanannya, Lin ying mengambil tiga buah jubah hitam, dia memakai satunya, dan yang lain diberikan kepada kedua orang itu.
"Pakailah, disini tidak aman, kita cari tempat aman untuk berbicara dulu", Lin ying berbicara sambil memberikan jubah hitam itu.
Sambil berjalan, mereka mulai berbicara, "terimakasih atas bantuan besar tuan", pria tua itu membungkuk dan wanita itu juga ikut membungkuk, "ini terlalu berlebihan, aku tidak terbiasa menerima hormat dari siapa pun", dengan lambaian tangannya, kedua orang itu kembali berdiri dengan rasa terkejut.
"Siapa kalian sebenarnya, kenapa bisa di kejar-kejar oleh penjaga klien su?", Lin ying lanjut bertanya.
__ADS_1
"Saya adalah Ming Tian, dari keluarga Ming", mendengar itu, wajah Lin ying berubah dengan terkejut. Dan tiba-tiba dia membungkuk.