SANG PEWARIS YANG HILANG

SANG PEWARIS YANG HILANG
Penculikan


__ADS_3

Dhea segera menghubungi pihak keamanan agar segera mengusir sandi


' Dhea ijinkan aku menjelaskan semuanya '


"Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi , apa belum cukup atas penghianatan dan memanfaatkan diriku selama ini? Dan gara-gara kamu aku hampir celaka kemarin pergi dari sini sekarang!"


' Baiklah ' pergi saat pihak keamanan datang


Setelah sandi pergi dhea bergegas merapikan semua barangnya untuk segera pulang dia tak mau sandi datang lagi.



Sebelum siang hari Dhea sudah cekout dari hotel dan segera menuju bandara, saat akan menghentikan taksi dia dihadang oleh beberapa orang.


"Siapa kalian ?" Wajah dhea sudah ketakutan


'Jangan banyak bertanya ayo sekarang ikut dengan kami' , menarik tangan dhea agar masuk kedalam mobil


"Tolong tolong dan emmm emmm" , mulut dhea sudah di bekap oleh orang itu .


Kebetulan saat dhea akan dibawa Daniel melihat kejadian itu


"Kenapa setiap aku bertemu dengannya selalu saja terjadi hal merepotkan", dia ingin mengabaikannya tapi nuraninya berkata untuk menolong.


Mobil yang membawa dhea sudah pergi, mau tidak mau daniel mengikuti mobil itu dengan motornya sampai di sebuah gudang kosong.


'Cepat masukan gadis itu kedalam dan ikat dia.'


"Emmm emmm emmm " dhea hanya bisa menangis entah bagaimana nasibnya kini.


Saat dhea sedang diikat terdengar keributan dari luar,


'suara apa itu coba kau lihat ada apa'


satu preman itu pergi melihat keluar .


....


'siapa yang melakukan ini ? Mengapa mereka semua yg berjaga diluar sudah pingsan , aku harus melapor kedalam' dan bug diapun dibuat pingsan oleh daniel

__ADS_1


'Ckck mengapa lama sekali mengecek keluar , hey kalian kemari jangan enak-enakan diluar!'


Daniel masuk saat mendengar teriakkan dari dalam.


'Siapa kau ? dan kemana teman-temanku'


Daniel tersenyum dan terus mendekat,


"Tenang saja mereka sudah kuurus sekarang tinggal kalian berdua yang kuurus"


'Cih mau menjadi pahlawan jika berani hadapi kami sekarang!', preman itu mulai menyerang



'Rasakan ini bocah! '


Daniel menghindari serangan itu dan balik memyerang, Duagh duagh duagh


"Teman mu sudah terkapar , maju kau"


'bocah si*la* kuhajar kau hiat' menyerang dan menendang daniel




semua gambar hanya ilustrasi anggap seperti itu.


'Aghhhhhh' jatuh tersungkur


Daniel meninggal preman itu dan berjalan mendekati dhea untuk membukakan ikatan tangannya


"Terimakasih sudah menyelamatkan diriku hiks hikkss hikks hikks"


"Sudah hapus air matamu dan kita pergi dari sini" daniel dan dhea berjalan pergi melewati preman itu tapi tak disangka preman itu berniat menusuk daniel


'Rasakan ini bocah m*ti kau'


Daniel dengan cepat menginhindar tapi tidak dengan dhea yang terkejut membuatnya diam ditempat, melihat pisau yang diarahkan padanya akan terkena dhea dengan cepat daniel menarik dhea dan membuat tangan daniel tergores.

__ADS_1


"Belum menyerah rupanya" dan dengan sekejap daniel menyerang preman itu sampai tak sadarkan diri.


Duaghh duaghh


'Bagaimana mungkin kami kalah oleh bocah dan dia hanya sendiri' jatuh pingsan


"Lain kali jika melihat seperti tadi cepat menginhindar apa kau ingin m*ti?"


Dhea yang shock hanya menangis entah bagaimana keadaannya sekarang jika tadi daniel tidak menariknya.


"Maafkan aku hiks hiks hiks akukan terkejut tadi" mengusap air matanya


Daniel menghembuskan nafasnya, "sudahlah sekarang sudah tidak apa-apa lebih baik kita pergi" berjalan lebih dulu.


"Baiklah tapi tanganmu terluka karna melindungiku" baru tersadar daniel terluka saat melihat darah mengalir dari tangan daniel.


****


"Hey perlihatkan lukamu" menarik tangan daniel


"Untuk apa aku tak suka disentuh orang lain"


"Kau ini..... Aku hanya ingin melihat luka dan mengobatinya" melihat lengan daniel


"Ya ampun lukanya sangat dalam bagaimana kau diam saja saat tanganmu terkula seperti ini, ayo kita ke Rumah sakit"


Daniel tak melawan lagi dan membiarkan dhea menarik tangannya,


Karna luka daniel lumayan dalam dokter menjahit lukanya.


"Aku akan pulang sekarang tadi kita meninggalkan motorku di dekat gudang, kau juga pulanglah"


"Kau ini mengapa tega sekali padaku tadikan aku sudah diculik jika aku pergi sendiri lalu diculik lagi bagaimana?"


"Lalu kau ingin bagaimana hah"


"Biarkan aku ikut denganmu akupun harus bertanggung jawab kau terluka demi melindungiku yayayaya" dhea terus memohon pada daniel


"Huh merepotkan" berjalan pergi

__ADS_1


Dhea berlari kecil mengikuti daniel dari belakang.


__ADS_2