SANG PEWARIS YANG HILANG

SANG PEWARIS YANG HILANG
Permintaan


__ADS_3

Jakarta ... Kediaman Tuan Darwin dan nyonya Juni


"Bagaimana apa kau sudah menemukan putri kami?" tanyanya pada pengawal


"Belum tuan tapi kami akan terus berusaha dan secepatnya akan menemukan nona dhea"


"Baik kalian boleh pergi"


"Pah bagaimana Apa dhea sudah ketemu?"


"Belum mah kita berdoa saja semoga dhea dalam keadaan baik-baik saja dan bisa segera pulang" memeluk istrinya


"Tapi ini sudah 3 hari dia pergi dari rumah dia bilang hanya menginap selama 1 hari , handphonenya pun tidak bisa dihubungi sama sekali pah hiks hiks hiks"


"Sudah jangan menangis aku juga khawatir pada putri sematawayang kita ini salahku yang tidak tegas padanya dan mengijinkan dia pergi"


"Aku takut pah banyak musuhmu yang berusaha menjatuhkan perusahaan lewat putri kita aku tidak mau dhea sampai terluka"


"Mamah tenang saja jika dhea sudah kembali papah akan mencari bodyguard terbaik untuk melindunginya"


****


Matahari sudah menampakkan sinarnya Daniel dan doni sudah bangun lebih dulu bahkan sudah menyiapkan sarapan sedangkan dhea belum bangun.


"Ughhh nyenyak sekali aku tidur jam berapa sekarang" dhea meliat jam dinding yang ada dikamar


"Ya ampun sudah pukul 10 pantas saja perutku sudah berdemo" pergi mandi dan setelahnya keluar kamar


"Selamat pagi semua " dhea tersenyum menyapa daniel dan doni


"Huh pagi? Ini sudah akan menjelang siang tahu"

__ADS_1


"Sudahlah daniel biarkan dhea makan dulu dia pasti lapar"


"Terimakasih paman aku memang sudah lapar"


"Tidak tahu malu setelah itu pergilah!"


"Huh iya iya aku akan pergi setelah makan" dhea mengerucutkan bibirnya dan memakan makanannya


Diruang tamu daniel berniat mengganti perbannya dengan yang baru dan dhea melihat itu.


"Sini biar kubantu ganti perbannya" ucap dhea menawarkan diri


"Tidak perlu"


"Hey sini biar kubantu bagaimanapun kau terluka karna menyelamatkan diriku jadi aku harus merawatmu sampai sembuh"


"Yakin kau hanya ingin merawat lukaku bukan berniat tinggal beberapa hari disini?"


"Hey kenapa kau itu beda sekali dengan paman dia sangat baik tapi kau sangat cuek"


"Suka-suka diriku" daniel ingin mengikat perbannya tapi sulit karna hanya menggunakan satu tangan


"Sudah kubilang biarku bantu" dhea mengikat perban dan merapikan kotak p3k yang ada


"Em aku punya permintaan padamu" dhea sebenarnya ragu tapi mau bagaimana lagi hanya danile yang bisa membantunya


"Apa?" Tanpa menoleh pada dhea


"Aku takut jika pergi sendiri dijalan akan diculik lagi"


"Lalu apa hubungannya denganku?"

__ADS_1


"Aku ingin minta tolong kau temani aku pulang ke Jakarta "


"Tidak mau"


"Hey kenapa kau cepat sekali menolak nya?"


"Karna pasti merepotkan jika terus bersama dirimu lebih baik aku menghindar"


"Ayolah kumohon please ya mau ya mau" dhea sudah membujuk dengan wajah memelasnya


"Aku tak ingin pergi kemanapun!" Pergi meninggalkan dhea


"Huh harus bagaimana aku aku membujuknya" sesaat kemudian dia teringat doni


"Pamankan sangat baik dia pasti mau menolong" pergi mencari doni kepekarang rumah


"Paman sedang apa disini?"


"Ah dhea, kau mengagetkan paman saja ada apa?"


"Em begini paman aku ingin pulang ke Jakarta tapi aku takut jika pulang seorang diri, aku sudah meminta tolong daniel untuk ikut denganku tapi dia menolak apa paman bisa menolongku membujuk daniel itupun jika paman tidak keberatan"


"Memang berbahaya seorang gadis bepergian jauh seorang diri apalagi cantik seperti dirimu" dhea merasa tersanjung dengan ucapan doni


"Lalu bagaimana paman apakah paman mengijinkannya?"


"Iya paman akan berusaha membujuk daniel kau tenang saja" jika daniel pergi ke Jakarta akan sangat bagus agar dia bisa mencari orang tua kandungnya dan aku bisa pergi berobat tanpa diam-diam seperti biasa.


"Terimakasih paman kau memang yang terbaik"


*****

__ADS_1


Maafkan jika banyak kata yang salah karna masih pemula semoga suka ya 😉


__ADS_2