
Wajah dingin itu menatap seorang yang berdarah-darah sehabis dipukulinya dengan brutal barusan
tak tampak sedikitpun rasa kasihan dimatanya ketika melihat dengan sombong lawannya meminta untuk pengampunan dikakinya
"ampun bang...beri saya sedikit waktu bang" suara memelas pria yang sekarang berada dibawah kakinya tidak sedikitpun membuat si empunya wajah dingin itu merasa iba
malah kelihatan muak dan jijik melihat orang yang memohon dengan putus asa tadi
Wajah itu tetap dingin tak bergeming ataupun bersuara, tangannya yg penuh darah sehabis memukuli orang tadi dibersihkannya dengan daun yg bisa dia raih
sementara beberapa orang dibelakangnya hanya diam kaku tanpa bersuara ataupun bergerak
yah...mereka takut jika sang penguasa murka maka bisa dipastikan nyawa orang ini akan segera tamat dan jika itu terjadi...berarti bertambah banyak masalah yang nanti bakal muncul
"bang...tolong sekali ini saja beri waktu saya seminggu...bukan tiga hari...yah tiga hari saya akan menyerahkan pengkhianat itu" racau orang itu sambil menggosok-gosokan tangannya minta pengampunan
"dua hari" jawab si empunya wajah dingin itu seraya berjalan cuek seperti melintasi sampah bukannya orang yang telah babak belur dihajarnya
***********************
INTERMEZO
aku perkenalkan si wajah dingin itu bernama bang Yo begitulah biasanya orang-orang memanggilnya tapi aku sendiri tak tahu siapa nama aslinya
usianya kira-kira akhir 20 tahunan,dengan wajah tampan dan dingin serta ditunjang dengan proporsi badan atletis yang tegap tinggi sekitar 189cm menambah sisi maskulinitasnya
tapi disamping wajah tampannya...dia juga sangat misterius dan juga terkenal sangat kejam dan brutal jika menghajar lawan-lawannya tanpa ada rasa belas kasihan sedikitpun
bibir tipisnya sangat jarang sekali dibuat bicara apalagi tersenyum, dengan rahang yang mengatup keras menambah kesan dingin padanya
mata tajamnya sangat hitam seperti malam dan dingin sehingga banyak orang bergetar ketakutan hanya dengan memandang matanya
walaupun dia masih terbilang muda tapi dia adalah penguasa dikota kami
dia sangat cerdas dan jeli menangkap peluang dalam berbisnis karena itu bisnis-bisnisnya mengurita
tapi bang Yo juga kejam dan brutal serta taktis dalam menyelesaikan masalah, karena dari itu bang Yo sangat dikagumi oleh para sekutunya dan ditakuti oleh lawan-lawannya
bang Yo sangat tertutup masalah pribadinya,bahkan kami tak pernah mendengar tentang keluarganya ataupun pribadinya
sebuah kastil tua berwarna abu-abu yang berada dipuncak bukit memjadi rumahnya dan tidak sembarang orang pernah berkunjung ketempatnya
kami juga tidak pernah mendengar apakah bang Yo sudah menikah ataupun punya pacar
bagi kami warga kota merlin...bang Yo selalu menjadi misteri yang ditakuti sekaligus membuat penasaran
karena hanya orang tolol yang bosan hidup yang akan mau berurusan dengan siwajah dingin itu
oh..yah hampir lupa aku memperkenalkan diri
namaku Sinta, umurku awal 20 tahun dan aku masih kuliah dijurusan management semester awal kota ziang...sekitar 20km dari kota merlin
mungkin kalian bertanya-tanya siapa aku dan apa hubungannya dengan bang Yo
tidak...aku tidak punya hubungan,tidak ingin punya hubungan dan jangan sampai punya hubungan dengan wajah dingin itu
__ADS_1
tapi memang keinginan kita jarang sekali terjadi dikehidupan nyata...
yah pada akhirnya akulah nanti yang jadi pendamping wajah dingin yang sangat aku benci dan aku takuti itu
yah...aku adalah...putri dari pak Anwar lelaki yang berdarah-darah yang habis dipukuli bang Yo tadi!
********************************************
suara nada pesan masuk mengusik tidurku malam ini, kulirik jam beker diatas nakas...pukul 1 malam
siapa yang malam-malam mengirim pesan yah...batinku
-jangan pulang dulu sin...ayah akan segera menemuimu besok-
pesan itu sangat singkat dan tanpa basa basi
pesan itu dari ayahku....aku langsung mengernyikan dahi bertanya-tanya
kenapa ayahku mengirimkan pesan seperti tidak biasanya...
hatiku langsung berkata ada something wrong terjadi pada ayah dan itu pasti buruk
pesan ayah selalu panjang dengan segala tanya tentang keseharianku selama seminggu dan penuh nasihat serta humor khas ayah
mungkin karena aku hanya hidup berdua dengan ayah saja sejak ibuku meninggal 1 tahun yang lalu, jadi ayahlah biasanya yang akan heboh bertanya jika aku tidak plg agak lama
kupencet no 1 dial speed dihp...itu nomer ayah
suara operator mengabarkan hp ayah diluar jangkauan atau mati
ayahku sangat sayang dan menomer satukan aku,walaupun beliau sedang ada rapat penting klien...ayah selalu menganggkat teleponku pada dering pertama
makanya aku juga harus tahu diri untuk tidak terlalu manja dan merecoki ayah
aku hanya akan menelfon dihari sabtu malam...waktu yang aku tahu ayah benar-benar pas senggang
hatiku sekarang benar-benar tidak karuan, pikiranku sudah membayangkan yang bukan-bukan
bagaimana jika penyakit ayah kambuh....batinku galau
tapi mang surip sopir ayahku, selalu menemani ayahku kemanapun juga dan dirumah juga ada bik sarti, istri mang surip
apalagi pesan ayah tidak seperti biasa yang menyururuhku segera pulang
pesan kemarin malah melarang aku pulang
padahal ayah kalau sakit akan sangat manja padaku
kepalaku terus berputar membayangkan suatu masalah dan mengkalkulasi keadaan jika terjadi sesuatu
sampai jam 2 pagi aku masih belum tidur dan sibuk memikirkan berbagai macam kemungkinan yang bisa menimpa ayahku
aku benar-benar tidak bisa tidur dan juga berniat tidak tidur untuk mengejar bus antar kota, yang jam operasional pertamanya jam 4 pagi
kukemas beberapa pakaian dan beberapa buku-buku kuliahku, entah mengapa fellingku berkata aku akan berada agak lama berada dikota kelahiranku
__ADS_1
tas ransel yang biasa kugunakan untuk back packeran sekarang tampak penuh dan tegak
aku periksa lagi sekeliling kamar kostku untuk meyakinkan barang apa saja yang kubawa pulang sekarang ini
aku merapikan rambut dan kuikat kuncir kuda tinggi, kupakai sepatu sneaker putihku dan kuambil tas ransel
hemm...ternyata lebih berat dari yang kubayangkan
jam tanganku menunjukkan waktu 3 pagi, aku akan menunggu dihalte bus saja sekalian ngopi agar tidak terlalu lelah dan mengantuk diperjalanan nanti
apa ayah marah yah...batinku tapi sambil mengunci pintu kostku dan melangkah pulang
aku memang sangat sayang ayahku dan penurut pada beliau... i am dady girl
aku anak perempuan manis ayah
tapi sekarang untuk pertama kalinya aku melanggar larangan ayahku
entahlah,,,,pikiranku sangat tidak tenang dan hatiku berkata aku bakalan nyesel kalau tidak pulang kali ini
kulangkahkan kaki menuju halte bus yang tidak seberapa jauh dari tempat kostku berada
suasana gelap dan hening dini hari menyambut langkahku
udara dingin kota ziang langsung membuatku merapatkan jaket dan membenarkan letak tas rangsel di pundakku
tiba di area halte kulihat suasana juga masih sangat sepi, hanya ada beberapa warung kopi yang buka dan hanya beberapa orang hilir mudik mengangkat kardus-kardus paket
"kopi hitam satu buk" aku berkata pada ibu-ibu penjual kopi sambil duduk
."mau kemana neng...koq pagi sekali" tanya ibu itu
"pulang bu" aku menjawab pendek ibu penjaga warung itu
sebetulnya aku sangat rame dan suka ngobrol
tapi hari ini hatiku sedang tidak enak dan pikiranku hanya tertuju pada ayahku saja makanya aku sangat tidak berniat berinteraksi dengan siapapun
ibu itu tidak meneruskan ngobrol denganku, mungkin dia merasa wajahku mengisyaratkan jangan ganggu hehehehe
secangkir kopi panas diletakkan hati-hati didepanku
"apa ada pesanan lain lagi neng" tanya ibu penjaga warung tadi dan kujawab dengan gelengan dan senyum tipis saja
aku mengeluarkan hp untuk menghubungi ayah lagi dan lagi sejak semalam
jika ayah menjawab maka aku akan menurut tidak pulang...batinku
tapi sampai beberapa kali aku mencoba tetap hp ayah tidak dapat dihubungi karena mati
kulihat pukul 4.05 dan masih tidak ada satupun bus yang datang juga untuk beroperasi
aku menatap jengkel sekelilingku dan untuk pertama kalinya aku ingin menyumpahi budaya jam karet negara ini yang parah
ayah tunggu aku kembali...batinku
__ADS_1
******hope you enjoy gaes***********