
Semua orang bubar, mereka berteriak "huuu". Calista menarik nafas lega, Varo dan Eric menghampiri mereka
"Are u okay?" ucap Eric
"Yee sok inggris lo" Di susul sautan suara Arden
"Iya aku gak papa, cuman kaget aja" ucap Eveline
"Yuadah intinya gini, Nayra sama Kenneth kamu anter eveline ke cuci muka gih" ucap Varo
"Lah gue gimana" ucap Calista sambil nunjuk diri sendiri
"Lo ikut gue, ada yang mau gue bicarain" ucap varo nunjuk Calista
calista pun memutar bola mata nya, nayra dan kenneth pergi mengantar Eveline cuci muka dan nenangin dia.
"Nah pasti ga lucu kalau ini kantin jadi kayak tempat sampah gini" ucap Zayn sambil melihat sekeliling
"So?" tanya alex ke Zayn
"Eric Dan Arden kalian bantu petugas kebersihan buat bersih bersih" ucap Zayn sambil nyengir
"Kok kita" tanya mereka berdua secara bersamaan
"Ya karna gue sibuk" ucap Zayn langsung narik Alex pergi
"Woi mau kemana" teriak Arden
"Mau ke ruang guru" Balas Zayn, Alex yang di tarik punya hanya mengikuti perintahnya
__ADS_1
"Sialan tuh orang" ucap Eric, di susul tawa Varo
Kemudian Varo meraih tangan Calista dan pergi meninggalkan Eric dan Arden. Mereka berdua pergi ke taman belakang sekolah, di sana sangat sepi tidak sedikit orang yang lalu lalang
________________________________________
Kini Calista dan Varo berada di taman belakang sekolah suasana agak canggung pasalnya Calista adalah mantan dari Varo, dan mereka tidak lama putus, dan pernah berpacaran 1 tahun
"Apa yang lo mau bicarain sama gue?" ucap Calista dengan nada cuek
"Kamu kenapa?" tanya Varo dengan nada lembut
"Kenapa apanya?" balas Calista sinis sambil bersedekap dada
"Lo berubah banget dari terakhir kali"
"Ha maksud lo?, Lo disini cuman mau ngomong ini doang ga guna banget" ucap Calista sambil memutar bola matanya
"PRIK" singkat calista
"Ga bisa balik ya?" tanya varo
"Kita udah ga ada hubungan apa apa stop stop kayak gini, kita cuman teman. Terakhir kali gue masih ingat lo selingkuh dari gue, Fine gue udah maafin itu" ucap Calista dengan nada sedikit keras
"Kita ga bisa ya balik kayak dulu?" tanya Varo sekali lagi sambil menatap Calista
"Ga bisa Varo, mau gimana pun kamu punya cara buat balik tetap ga bisa, sakit yang kamu kasih ga bakal bisa hilang. Jalan kita udah beda. Kamu dengan dirimu sendiri, aku Dengan diriku sendiri, kita ga bisa kayak dulu. Udah ya" Ucap Calista dan berjalan pergi meninggalkan Varo
Varo melihat kepergian calista, rasanya Varo ingin menangis. Dia tau dia jahat dia ingin waktu di putar kembali, Varo benar benar mencintai Calista walaupun banyak sekali siswi yang menyukai dia tapi Varo tetap memilih Calista tapi semua ga ada hasilnya sekarang Varo hanya bisa menyesali perbuatannya dulu.
__ADS_1
________________________________________
Disisi lain Eveline sedang memberishkan mukanya dengan air, dia melihat dirinya di kaca
"Bahkan terkana noda pun muka ku masih cantik" ucap Eveline sambil tersenyum bangga
Kemudian Eveline lanjut membersihkan mukanya, ntah apa yang ada di pikirannya dia tiba tiba saja memikirkan sesuatu
'Bagaimana ya cara nyelesaiin teka teki hidup eveline yang asli apa aku bilang ya ke nayra jika aku bukan Eveline yang asli' - batin Eveline
kemudian triakan dari Nayra terdengar dari luar toilet
"Eveline udah belum?" Triaknya
"Bentar lagi ngeringin muka aku" Saut Eveline
Eveline bergegas mengelap mukanya dengan tisu dan membenarkan ikatan rambutnya dia menyisir rambutnya dengan pelan. Langkah kaki terdengar mendekat
"Oh pantes lama, ternyata dandan" ucap Nayra sambil menepuk kepalanya
"Nggak aku nggak dandan cuman benerin ikat rambut" kata Eveline
"Kenapa ga di gerai aja?, tambah cantik tau kalau di gerai" usul Nayra
Eveline pun mencoba kepikiran dengan perkataan Nayra, Eveline mencoba menggerai rambutnya dan benar aja Eveline terlihat anggun apalagi dengan poni nya dia terlihat seperti perempuan perempuan di komik.
Eveline mengambil sisirnya dan menaruhnya kembali ke dalam tas, dia dan Nayra keluar dari toilet tiba tiba di depan toilet seorang laki laki berdiri di samping Kenneth, 'Siapa laki laki itu' batin Eveline.
...****************...
__ADS_1
Udah Update ya.
Banyk kesalahan dalam penulisan.