
Chapter Sebelumnya
Eveline yang mendengar hal tersebut tak menyangka, sebucin itu dengan Zayn sampai ulang tahunnya pun di jadikan sandi HP nya.
Tak ingin memikirkan lebih jauh lagi, Eveline akhirnya mengambil HP nya dan tak lupa mengucapkan terimakasih lalu membuka HP nya.
...****************...
Pertama tama yang Eveline buka di HP nya adalah galeri untuk mengeceknya. Dan mungkin ini adalah kedua kalinya Eveline terkejut dalam waktu yang berdekatan. Di dalam galeri tersebut, Eveline menemukan sebuah album yang di namakan Love♥️, sontak Eveline langsung membuka album tersebut dan menemukan banyak sekali foto Zayn. Ada sekitar 678 foto yang tersimpan dan sepertinya, foto foto itu di ambil secara diam diam.
'Alay banget Eveline' Batinnya bergidik ngeri. Lalu tanpa berpikir panjang, ia menghapus semua foto foto itu hingga tidak ada lagi foto Zayn di galerinya.
Setelahnya, Eveline beralih membuka chatnya. Dan ternyata hanya terdapat beberapa kontaknya dan yang paling menarik ada satu kontak yang di beri nama Zayn♥️. Ia membuka chat nya membaca chat tersebut. Ada banyak sekali chat tersebut yang bahkan belum di baca sama sekali oleh Zayn.
Tanpa pikir panjang ia menghapus semua chat tersebut dan menghapus nomor Zayn dari kontaknya. Setelah selesai, Eveline kembali ke kamarnya dan istirahat sebentar.
________________________________
__ADS_1
Malam hari, di kediaman keluarga Sapphire.
Eveline telah bangun dan bersiap siap dikamarnya untuk makan malam. Setelahnya Eveline kelluar dari kamarnya dan menuju lift untuk turun ke bawah. Saat hampir sampai di depan lift, Eveline bertemu dengan Kenneth.
"Eh kak, ngapain mau kebawah juga?" Tanya Kenneth basa basi.
"Iya, mau bareng juga?" Tanya Eveline balik. Kenneth pun hanya mengangguk lucu menjawab pertanyaan Eveline. Mereka berdua pun masuk ke dalam lift.
Ruang Makan Keluarga Sapphire
Terlihat Gavin yang sudah duduk anteng di salah satu kursi yang tersedia. Entah kapan dia berada di sana. Tak lama kemudian suara lift pun terdengar yang menandakan ada orang yang keluar dari lift tersebut.
"Kak udah udah nungguin lama ya di sini?" Ucap Kenneth ketika melihat Gavin sambil mengambil tempat duduk bersama Eveline.
"Najis, GR banget siapa juga yang nungguin lo" Balas Gavin dengn sinis.
"Udah udah jangan bertengkar, ga baik ada makanan loh di depan kita, mending kita makan." ajak Eveline melerai agar tidak terjadi perdebatan.
__ADS_1
Mereka yang mendengar hal itu pun segera menempan dirinya dengan baik dan memakannya dengan hening karena tidak sopan jika berbicara dengan makan.
Setelah selesai makan, Gavin pun membuka suara.
"Ekhemm, jadi gini bentar lagi mama sama papa bakalan pulang. Kata papa paling cepet 1 minggu paing lama 1 bulan kalau nggak ada kendala apa pun." Ucap Gavin serus dengan menatap kedua adiknya.
Eveline yang mendengar hal itu pun seketika merasakan ketakutan yang luar biasa, keringat dingin mulai membasahi nya dan perlahan tubuhnya pun bergetar pelan, untung saja tidak ada yang meihatnya.
Eveline yang merasakan nya pun bertanya tanya mengapa ia merasakan ketakutan yang begitu besar setelah mendengar apa yang di katakan Gavin, seolah olah itu adalah masalah yang begitu besar.
'Apa jangan jangan ini perasaan Eveline yang asli, dan lagi bukannya dulu waktu pertama kali gue di sini gue dapat ingatan tentang mama nya Eveline yang asli?" Tanya Eveline di dalam hati. Eveline berusaha untuk mengendalikan reaksi tubuhnya agar tidak berlebihan dan berusaha menenangkan dirinya bahwa semuanya baik baik saja.
Dengan mata terpejam, Eveline berusaha mengendalikan dirinya. Ketika ia menutup matanya. Ia mendengar suara Kenneth setelah terjadi keheningan yang cukup lama.
...****************...
Halo teman teman, makasih ya udah baca.
__ADS_1
See you di chapter selanjutnya♥️