
Chapter Sebelumnya
Eveline menatap kepergian Gavin di meja makan, dia menoleh ke arah Kenneth dan melihat Kenneth sudah selesai makan.
"Udah selesai makan?" Tanya Eveline seraya menyeka mulutnya dengan tisue.
"Udah kok kak, berangkat yuk. Keburu telat nanti." Ucap Kenneth dan menghabiskan minumannya yang tersisa sedikit. Mereka pun memutuskan untuk berangkat ke sekolah.
...****************...
International High School
Terlihatlah 2 motor yang baru memasuki gerbang. Mereka adalah Gavin dan Kenneth dimana Kenengh yang sedang membonceng Eveline.
Mereka pun turun dari motor dengan Kenneth yang selalu senantiasa membantu Eveline serperti membanru membantu melepas helm yang dipakai Eveline.
Ketiga bersaudara itu pun memutuskan untuk masuk ke dalam kelas karena jam pelajaran sebentar lagi akan dimulai terhitung sekitar 15 menit lagi.
Di persimpangan lorong Eveline pun berpisah dengan Gavin dan Kenneth karena jalan ke kelas mereka tidak lah sama.
Eveline berjalan menuju kelas 11-C dia melewati kelas 11-A dan eveline bertemu dengan Zayn terlihat zayn sedang berbicara dengan Varo di depan kelasnya, Eveline hanya melirik Zayn dan mengabaikannya.
"Hai cantik" Sapa Varo terhadap Eveline yang berjalan di depannya.
Eveline menoleh ke arah Varo, dan melambaikan tangannya "Hai juga emmm siapa ya aku lupa" ucap Eveline memiringkan kepalanya dan menaikan alisnya.
"Ihh jahatnya Eveline, padahal dulu selalu bareng gue waktu mau nyamperin Zayn"
"Aku nggak jahat"
__ADS_1
"Iya ga jahat kok Eveline cantik" Gombal Varo menatap genit Eveline.
"Diem lo Var" Ucap singkat Zayn yang memotong pembicaraan mereka.
"Yaudah Eveline mau ke kelas dulu"
Eveline berjalan pergi meninggalkan mereka, Zayn mengunci penglihatan matanya di eveline dan seringai kecil muncul di bibir Zayn.
"Hayo lihat apa" Tegur Arden yang tiba tiba datang dan mengejutkan mereka.
"Itu lihat.." Mulut Varo tiba tiba saja di tutup oleh Zayn.
"Apaan sih Zay" Ucap Varo setelah menyingkirkan tangan zayn dari mulutnya.
"Berisik lo" Singkat Zayn yang langsung masuk kelas dan di ikuti Varo.
"Eh gue di tinggal, tega kalian" ucap Arden sembari menaruh satu tangannya di dadanya dan satu di kepalanya.
Eveline memasuki kelas dan berjalan ke bangkunya
"Pagi Calista Nayra." Sapa Eveline.
"Pagi juga." Balas mereka bersamaan dan kompak.
"Eh eh lo tau ga." Ucap Nayra dan langsung di balas tatapan serius sama Eveline dan Calista.
"Lo aja belum bilang." saut calista sembari meletakan tangannya di atas meja.
"Hehehe, oh ya. Ya maaf." Cengir Nayra dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
__ADS_1
"Jadi gini, kemarin gue lihat si Asta pergi sama cewek." Lanjut Nayra menatap serius ke dua sahabatnya.
"Ha masa sih gila aja, yang bener lo??" Balas Calista membulatkan matanya menatap terkejut Nayra.
"Ihhhh bener, gue lihat sendiri kok pakai mata kepala gue sendiri kok" Yakin Nayra menganggukan kepalanya.
"Asta itu siapa?" Tanya Eveline menatap bingung keduanya.
"Lah lo ga tau?" Kata Calista menatap heran Eveline
"Nggak, aku lupa siapa sih Asta" Balas Eveline cepat saat melihat Calista ingin membalasnya lagi.
"Asta temannya abang lo" Ucap Nayra membalas pertanyaan Eveline.
"Padahal Asta kan deket sama Nayra dulu" Ucap Calista menggoda Nayra.
"Apaan kok gue" Marah Nayra menatap tajam Calista.
"hahaha HTS an ya" Ucap Calista semakin menjadi jadi.
"Ohh Nayra HTS an sama si Asta Asta itu, kenapa ga jadian aja?" Tanya Eveline menatap Nayra dengan penuh tanya.
"gimana ga HTS an, Asta aja nembak ga pernah di jawab Nayra" Jawab Calista sambil mencolek bahu Nayra.
"Apaan sih cal ih." Kesal Nayra dan memalingkan mukanya agar tidak terlihat.
...****************...
Halo semuanya, hari ini update segini dulu ya.
__ADS_1
See you next timeđź‘‹