Second Life Karine

Second Life Karine
Chapter 20


__ADS_3

Chapter Sebelumnya


"Kapan kapan main yuk ke rumah gue, udah lama nih nggak hang out bareng." - Saut Nayra tiba tiba dengan merapikan barangnya.


"Kapan itu kapan." Ucap Eveline tak sabaran.


"Kapan kapan hehehe" Ucap Nayra menyengir.


Eveline yang melihatnya pun hanya mampu menatap datar saja, hilang sudah wajah cerianya.


...****************...


Di parkiran sekolah terlihat Kenneth yang sepertinya sedang menunggu seseorang. Eveline yang meihatnya segera menghampirinya.


"Kenneth." Panggil Eveline.


Kenneth yang mendengar ada yang memanggilnya dia sedikit tersenyum dan menoleh ke asal suara itu.


"Kak Eveline." Ucap Kennth dengan tersenyum.


"Lagi nungguin siapa?" Tanya Eveline membalas senyuman Kenneth padanya.


"Aku lagi nunggu Michel sama Sena." Balas Kenneth sambil mengecek jam di HPnya.


"Mau main? Ga pulang dulu?" Tanya Eveline beruntun.


Kenneth menggeleng, "Nggak, habisnya Kenneth bosen, jadi mau main bentar habis itu pulang. Sama sekalian bahas tugas." Balas Kenneth dengan muka memelas.


"Owhhh, yaudah Kak Eveline pulang dulu." Putus Eveline.


"Okay hati hati ya Kak." Ucap Kenneth


Eveline menganggukan kepalanya. Eveline berjalan pergi mencari kakaknya Gavin, tapi dia baru sadar sepertinya dia di tinggal kakaknya. Dia memutuskan untuk menunggu di depan gerbang sambil mau memesan taxi online.


ketika Eveline sedang menunggu taxi online, tiba tiba ada sebuah sepeda montor yang berhenti tepat di depannya. Eveline yang melihat orang itu mengerutkan kening 'kayak kenal' batin Eveline.


Tidak lama setelah itu orang itu membuka penutup helmnya dan terlihatlah mata yang tidak asing.


Tidak lama kemudian, orang itu pun membuka kaca helmnya, fan BOMMM. Ternyata orang itu adalah Zayn. Eveline yang melihatnya mengerutkan keningnya, bagaimana tidak. Jam sekolaj sudah bunyi sejak setengah jam yang lalu, dan Zayn baru pulang sekarang. Bukankah itu aneh??. Padahal setahu Eveline murid murid di anjurkan untuk langsung pulang.Tapi apa peduli Eveline, ia mengedikan bahunya.


"Sendiri? ga bareng abang atau adek lo." Ucap Zayn membuyarkan lamunan Eveline dari tadi.


Eveline yang ditanya pun menggelengkan kepalanya, "Nggak, aku di tinggal abang."


Sekarang giliran Zayn yang mengerutkan keningnya, tidak biasanya Eveline di tinggal seperti ini. "Adek cowok lo mana?"


Menganggukan kepalanya sebentar, "Ohh Kenneth, dia pergi main sama temannya katanya sih."

__ADS_1


"Oh yaudah lo bareng gue aja." Ajak Zayn sambil mengulurkan helmnya yang satu lagi. Jadi Zayn membawa 2 helm yang satu dia pakai sendiri yang satunya lagi, ia ulurkan untuk Eveline.


Eveline pun menatap bingung pada helm yang di ulurkan Zayn, tumben bawa helm lebih batin Eveline. Ingin rasanya Eveline mengatakan itu, tapi dia tidak ingin di anggap orang yang suka mencampuri urusan orang lain. "Ga usah, aku udah pesan taxi online."


"Ga lo pokoknya harus bareng gue." Paksa Zayn dengan membiat Eveline memegang helmnya itu.


"Kok kamu malah maksa aku." Balas Evekine menatap sengit Zayn.


"Buruan naik, atau gue gendong nih." Ancam Zayn tidak main main.


Eveline yang melihatnya hanya menganggukan kepalanya pasrah, karena ia tahu ancaman Zayn tidak pernah main main. Zayn selalu menepati apa yang selalu ia katakan. "Yaudah yaudah, aku ikut." Ucap Jengkel Eveline dengn oerasaan yang dongkol.


Eveline menghela nafas dan menaiki motor Zayn, dia sedikit kesusahan menaiki montornya karna montornya yang tinggi serta Eveline memakai rok, jadi ia tidak bisa bebas menggerakan kakinya. Dan akhirnya Eveline pun bisa menaiki motor Zayn.


"Bisa ga?" Tanya Zayn memastikan.


Eveline yang di tanya pun menganggukan kepalanya walaupun Zayn tidak bisa melihatnya. "Ini udah, jangan ngebut." Peringat Eveline


Zayn yang di peringatkan hanya bisa tersenyum dan menjalankan montornya dengan cepat yang hampir membuat Eveline terjatuh ke belakang. Untungnya Eveline punya reflek yang bagus sehingga ia langsung memeluk pinggang Zayn dengan erat.


"ZAYN, PELAN PELAN BISA NGGAK SIH!!" Ucap Eveline sambil memukul helm Zayn, tidak kencang kok. Paling gagar otak doang. Candaaa:).


Zayn yang di pukul pun tak terima, "Woi ga usah mukul mukul, makanya pegangan biar ga jatuh."


"Nggak." Kekeh Eveline.


"ZAYNNN PELAN PELAN." Teriak Wvekine kencang.


"Lo ngomong apa ga denger gue." Balas Zayn tersenyum jahil.


"PELAN PELAN!!" Teriak Eveline sekali lagi.


"Apaan ga denger, lo pegangan aja. Kalau takut." Ucap Zayn menimpali.


Eveline hanya bisa berpasrah diri, dia memegang pada pinggang Zayn dengan erat, Eveline dapat mencium bau parfum zayn 'Harumnya' batin Eveline. Setelah itu Eveline pun mengenyahkan pikirannya dengn menggeleng.


Zayn tersenyum tipis, dia melihat Eveline dari kaca sepionnya diikuti rona merah tipis di pipinya.


Eveline menatap jalanan di sekutarnya dan mengeryitkan dahinya bingung, lalu beralih menatap Zayn. "Eh mau kemana, rumah ku nggak lewat sini." Ucap Eveline menatap bingung Zayn.


"Adalah, udah jangan bawel." Ucap Zayn menyudahi percakapannya.


Beberapa menit kemudian Eveline dan Zayn sampai ke tempat tujuan, Zayn memakirkan montornya. Eveline turun dari montor Zayn dan melihat ke arah tulisan besar, Eveline membaca tulisan itu dan dia sedikit kaget karna terlihat jelas itu bertuliskan "Welcome to Aquarium Park".


Menatap bingung, Eveline menatao Zayn. "Zayn ngapain kita ke sini." Ucap Eveline meminta penjelasan.


"Gue ada tugas di suruh ngamatin ikan jadi gue kesini." Jelas Zayn.

__ADS_1


"Ngapain ngajak aku." Tanyanya bingung.


"Lo nebeng gue." Ucap singkat Zayn.


"Tapi kan-" Ucapan Evline terpotong oleh Zayn.


"Udah lo ikut gue aja" Potong Zayn menarik tangan Eveline untuk masuk ke dalam.


Zayn menarik tangan Eveline mereka memasuki pintu itu, Zayn berhenti di tempat tiket dan menuyuruh Eveline tetap diam di sampingnya.


"Permisi." Ucap Zayn.


"Iya, ada yang bisa di bantu?" Ucap penjaga tiket ramah.


"Beli 2 tiket ya." Balas Zayn.


"Kakak berdua ini couple ya, kebetulan kita sedang ada promo buat couple jadi yang harga aslinya beli 2 tiket 240k menjadi 150k aja." Ucap Penjaga tiketnya menawarkan paket spesial.


"Ah yaudah terserah." Ucap Zayn.


Zayn mengeluarkan dompetnya dan mengambil uang 100 ribu dan 50 ribu di dompetnya.Kemudian dia menyerahkan uang itu kepada petugas tiket.


"Ini ya tiketnya, semoga langgeng terus sampai nikah." Ucap petugas tiket dengan tertawa kecil sembari menyerahkan 2 tiket ke Zayn.


Eveline yang mendengar perkataan pertugas itu hanya bisa menoleh kaget ke arah Zayn begitu juga Zayn menoleh ke arah Eveline muka mereka berdua sekarang merah, Zayn dengan cepat langsung berjalan dan disusul oleh Eveline.


Zayn dan Eveline memasuki Aquarium dan terlihat banyak sekali ikan mulai dari ikan hias, hiu, bahkan bintang laut dan ubur ubur.


"Indahnya." Ucap Eveline terpukau dengan tempatnya.


Eveline melihat sekeliling, dia mendekat ke arah ubur ubur yang menyala terang di dalam kaca, Eveline terkagum kagum.


"Keren kan?" Tanya Zayn menatap Eveline yang terkagum kagum. Yang hanya di balas anggukan oleh Eveline, Eveline melihat ke arah hiu yang sedang berenang.


"Zayn coba lihat itu." Tunjuk Eveline ke arah hiu, Zayn pun menoleh ke arah yang di tunjuk Eveline.


"Mirip kamu kan, hahahaha." Ucap Eveline di susul tawanya.


Zayn pun mendatarkan wajahnya, "Eh di situ kayaknya ada anjing laut atraksi." Tunjuknya.


"Mirip lo kan." Ucap Zayn membalas mengejek Eveline. Eveline pun menatap sengit Zayn.


"Enak aja, cantik cantik gini kok di samain sama anjing laut." Balas Eveline menatao marah pada Zayn.


...****************...


Hari ini segini dulu yaaa. Papayyy👋

__ADS_1


__ADS_2