
..... Dan tiba tiba gadis itu merasakan sakit yang sangat luar biasa di kepalanya
Tiba tiba saja terlihat seorang gadis kecil yang sedang menangis tersedu sedu di sebuah bangku di taman
"Kenapa sih mamah papah nggak pernah paham sama perasaan Eve" gadis kecil itu menangis di taman sendirian, kemudian terlihat seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun yang datang menghampiri gadis kecil itu dengan ekspresi marah di wajahnya
"Eveline" bentak perempuan itu, kemudian perempuan itu menarik kuping gadis kecil itu dan berkata
"Kamu bolos les piano? kamu maunya apa sih?, kamu ga puas jadi aib keluarga ini, bikin mamah malu aja bisanya. Kenapa mamah bisa punya anak kayak kamu ga ada bakat bakat satupun, bisanya cuman bikin masalah aja." Bentak perempuan itu sembari menyeret tangan gadis kecil itu
gadis kecil itu menangis sembari tangannya di sereh oleh wanita itu, entah mereka pergi kemana karine tidak tau.
Setelah itu Karine tersadar sesuatu, dia sudah mendapatkan ingatan dari pemilik tubuh ini, perlahan lahan Karine membuka matanya yang sedari tadi di tutup karena terasa sakit yang teramat amat sakit
__ADS_1
"Apa itu tadi, apa itu ingatan pemilik tubuh ini"
tiba tiba saja terdengar suara ketukan pintu Eveline berjalan ke arah pintu dan membuka pintu tersebut dan terlihat seorang pemuda remaja yang usiannya 1 tahun di atas Eveline asli. Remaja itu berdiri di depan Karine, mata Karine terpaku pada laki laki di depannya dia memiliki tinggi sekitar 175, bermata biru dan rambut yang berwarna coklat serta mata yang tajam
"Sekolah, udah mau telat" ucap laki laki itu dengan eksresi datar dan tidak peduli lalu dia pergi meninggalkan Karine.
Karine melihat jam dan dia baru saja tersadar jam telah menunjuk ke angka setengah 7. Dia kemudian bergegas mandi tidak lama kemudian Karine selesai mandi dan menggunakan seragam sekolah yang emang sudah di siapkan oleh pembantunya, di seragam itu terdapat name tag yang bertuliskan nama "Eveline Sapphire", Karine yang berada di tubuh Eveline seperti seakan tidak asing dengan marga Sapphire tapi Karine tidak memperdulikannya.
Karine melihat dirinya di kaca, dan terlihat muka Eveline yang cantik. Dengan mata berwarna biru muda, dengan bibir yang kecil, dan kulit seputih susu serta bulu mata yang lentik.
"Bi, laki laki tadi kemana?"
"Laki laki?" Tanya bibi kepada Karine dengan menatap bingung Karine. Karine hanya mengangguk saja dan menunggu jawaban dari bibi itu.
__ADS_1
"Oh maksudnya Tuan Gavin, Tuan Gavin nya udah berangkat dari tadi ke sekolah non."
"Oh ya udah bi, maksih ya bi." Kemudian Karine pergi meninggalkan bibi yang sedang menatap bingung Karine. Sedangkan disisi lain bibi merasa aneh dengan sikap nonanya yang tiba tiba berbicara sopan dan berterima kasih kepadanya. Karena Eveline asli tidak pernah mengucapkan terima kasih bahkan untuk berbicara dengannya saja Eveline tidak pernah mau.
_________________________
Karine kebingungan ia tidak tahu Eveline asli sekolah dimana, kemudian terlihat mobil terpakir di depan gerbang dan munculah seorang pria paruh baya yang ternyata adalah supir Eveline yang asli.
"Maaf non, mobilnya udah siap berangkat." Karine akhirnya paham dan lanagsung duduk di kursi belakang, kemudian mobil itu berjalan pergi meninggalkan perkarangan rumah.
...****************...
Halo teman teman, makasih yang udah baca cerita aku. Dengan adanya dukungan dari kalian, aku jadi semangat buat nulis ceritanya.
__ADS_1
Untuk yang mau ngasih saran dan kritiknya boleh banget.