Second Life Karine

Second Life Karine
Chapter 16


__ADS_3

Chapter Sebelumnya


Selesai Eveline membisikan kalimat itu, ekspresi Kenneth yang tadinya marah gara gara Gavin sekarang dia mulai menangis seperti anak kecil di pelukan Eveline.


Di hari itu, Kediaman Sapphire menjadi kacau dan hanaya ada tangis penyesalan dan ketidakberdayaan.


...****************...


Di Pagi hari, Kediaman Sappire.


Di sebuah kamar terlihat 2 orang yang sedang berpelukan


"udah udah ken jangan nangis ya?"


"iya kak eveline"


"ken laper nggak?


"iya kak ken laper"


"yaudah kita ke bawah yu, kak eveline masakin khusus buat kenneth"


kenneth mengangguk. Mereka pergi ke dapur di sana masih terlihat Gavin yang sedang cuci tangan di washtafel, terlihat jelas Gavin tidak peduli akan kehadiran Eveline dan Kenneth.


Gavin pergi meninggalkan mereka. Eveline mulai menyiapkan peralatan memasaknya kenneth pun ikut membantu mengambil beberapa barang, di sisi lain pembantu mereka yang bernama Bu Dewi sedang mencoba mencegah mereka dari tadi


"Non maaf biar saya masakin aja"


"nggak usah bi aku mau masak sendiri buat kenneth" tolak eveline


"Biar saya aja non"

__ADS_1


"Nggak bi, bibi kerjain pekerjaan lain aja atau istirahat bibi pasti capek, Eveline ingin masak sendiri bi lagian eveline juga pandai masak kok nanti bibi ikut cobain deh masakan eveline"


"Eh beneran non?, saya jadi ga enak non. Non eveline baik ya cantik pula"


"Eh bibi bisa aja" kata eveline malu malu


eveline menyuruh bibi untuk membiarkannya memasak sendiri, pada akhirnya bibipun membolehkannya dengan syarat "jika ada apa apa cepat panggil bibi"


Eveline mulai misinya dia memotong sayur dan daging ayam nya, Kenneth hanya membantu melihat Eveline yang sibuk itu.


Dia mulai menggoreng ayam itu, ayamnya terlihat enak dengan bumbu yang tidak terlalu pedas itu.


"Kak aroma ayamnya saat di goreng enak ya"


"Iya dong"


setelah menunggu beberapa menit ayam itu di angkat tapi hasil tidak sesuai ekspetasi Eveline dan Kenneth, mereka terus melihat ayam yang kulitnya berwarna hitam itu


"Kak eveline ga bisa masak" kata kenneth sambil tersenyum canggung


"Maaf ya kenneth kita beli online saja" pasrah eveline


"Gak papa kok kak" ucap kenneth sambil menoel noel ayam itu


_____________________________________


Di kejauhan Gavin dari tadi melihat dua adiknya itu yang sedang memasak atau bermain dari kejauhan dan di samping berdiri Bu Dewi sedang tertawa


"Eveline emang payah" Ucap Gavin mengejek.


"Itu yang bibi takutkan tadi, saya izin ke dapur ya tuan muda gavin mau membantu nona eveline sama tuan kenneth" bibi mau berjalan kedepan tapi langkahnya di hentikan oleh Gavin

__ADS_1


"Biar aku aja bi"


Gavin berjalan menghampirin Kenneth dan Eveline. Gavin mulai mengambil alat untuk memasak dan memulai acara memasak. Terlihat dari cara masaknya, Gavin terlihat sangat lihai.


Eveline yang melihatnya sangat terpukau, tidak menyangka bahwa Gavin dapat memasak dengan baik. Bahkan ia yang perempuan saja ssngat iri karena tidak bisa memasak sebaik Gavin.


"Orangnya garang, tapi ternyata pandai masak juga. masa aku kalah sih" Batin Eveline menatap takjub Gavin.


Setelah beberapa saat, masakan Gavin pun telah jadi. Gavin memasak berbagai macam makanan seperti nasi goreng dengan omelete di atasnya juga ada makanan seafood seperti udang goreng dan lain lain. Itu sangat menggoda selera, bahkan Eveline dan Kennet meneguk ludah dengan pelan dan menatap makanan yang telah di sajikan di piring dengan berbinar.


Semua makanan yang telah dimasak akhirnya di sajikan di meja makan. Ketiga anak Sapphire itu duduk di kursi.


Eveline mentap makanan itu dengan perasaan senang "Apakah ini sudah boleh di makan?".


"Ya, makanlah sepuasmu" Kata Gavin dengan manatap Eveline dengan heran. Sesenang itu kah melihat makanan atau karena makananya yang di buat gosong jadi mereka senang melihat makanan di depannya.


Kenneth dan Eveline pun tidak sungkan lagi untuk mengambil makananya dan Gavin pun iku mengambil makanan yang tersaji sambil terus memperhatikan kedua adiknya.


Setelah mengambil makanan dan meletakannya di piring, Eveline pun memakannya dengan lahap seperti tidak pernah makan saja.


Setelah menghabiskan makannya, Gavin pun menatap kedua adiknya secara bergantian "Enak makanannya?".


Sesaat sebelum menjawab Eveline mengelus perutnya mungkin kekenyangan "Enak kok kak, kapan kapan masakin lagi ya? Baru tahu aku kalau Kak Gavin bisa masak, ya kan Ken?". Kenneth yang di tanya pun hanya menganggukan kepalanya saja dan lanjut memakan makanan yang masih tersisa sedikit.


"Ya, baiklah. Jika sudah kenyang kembalilah ke kamar dan istirahat." Balas Gavin. Setelah menyelesaikan makan malamnya, meraka pun kembali ke kamar masing masing.


...****************...


Halo semuanya, masih banyaak kesalahan dalam penulisan.


See you di chapter selanjutnya♥️

__ADS_1


__ADS_2