Sedikit Berbeda

Sedikit Berbeda
akan diadakan perkemahan


__ADS_3

...----------------...


jam masuk pun berbunyi Adiba dan ketiga temannya langsung memasuki ruang kelasnya. dan ternyata jam terakhir adalah jam kosong soalnya ibu guru yang mengajar hari ini cuti melahirkan, semuanya terlihat senang sekali Namun tidak lama dari itu ibu Rini wali kelas adiba masuk dan ingin memberikan sebuah info penting.


" assalamualaikum anak ku semuanya". ucap ibu Rini memberi salam.


"waalaikumsalam Bu". ucap siswa siswi serempak


" dikarenakan jam ini kalian kosong , ibu akan memberikan sedikit informasi yang seharusnya ibu sampai kan saat jam pulang , dan informasi nya adalah dua hari lagi kelas kita yaitu kelas XI IPS dan MIPA akan mengadakan perkemahan yang biasanya kita ada Kan setiap tahun nya untuk kelas 11 saja ,jika dahulu kelas 10,11 dan 12 sekarang kita para guru mengubah nya setiap tahun hanya kelas 11 saja . setelah pertimbangan dari para dewan guru maka kami pun menyetujui . bagaimana para murid apa bisa dimengerti?". penjelasan dari ibu Rini .


" mengerti ibu guru , apakah nanti ada kegiatan dalam perkemahan tersebut ibu? " tanya salah satu siswi .


" iya pasti ada ... dan akan berlangsung selama 3 hari ,jadi kalian persiapkan apa saja yang perlu dibawa, apakah kalian mengerti ?". tutur ibu Rini.


" mengerti ibu..." jawab serempak.


" baik ,kalau begitu ibu sudahi dulu dan untuk ketua kelas jangan sampai ada yg pulang sebelum waktunya , dengan alasan jamkos , mengerti?" ucap ibu Rini memberi kan peringatan kepada kami.


" yah... ibu ,klo ke kantin boleh kan yaa ". tanya salah satu teman kelas ku .


"intinya jangan buat ribut lalu jangan berkeliaran dimana mana ,jika mau keluar satu aja , " ,sahut ibu Rini sambil berlalu pergi meninggalkan kelas


Adiba pun merebahkan kepalanya dan kemudian ingin tidur, dari pada bosen dikelas, yang lain ada yg bermain ada bergosip dan sebagainya.

__ADS_1


" bagas ,vino bangunin gue yaa kalau hampir pulang gue capek pengen tidur". ucapku melas .


" ok Diba loo... tidur aja gue bangunin nanti ". sahut Bagas lalu sibuk dengan game dihp nya.


"makasih" ucapku lalu Adiba memejamkan matanya.


...----------------...


rafa yang awalnya mendengar kan lagu diheadset dan memejamkan matanya , kemudian ia membuka matanya dan melihat kearah Diba yang tertidur menghadap kearah nya , Rafa tersenyum tipis melihat Adiba , Rafa pun mengambil bukunya dan membuka buku nya lalu meletakkan tegak kearah Diba agar tidak ada yang melihat Adiba tidur , sebab Rafa tidak suka melihat ada yang melihat betapa manisnya Diba. yaa Rafa mengakui bahwa Adiba tidak seperti cewek lainnya yang selalu mengejar² dirinya.


" ekhem.... seperti nya gue ketinggalan sesuatu nih". seru Bagas melihat keanehan Rafa temannya dari mulai berangkat kekantin ,dikantin dan Sekarang ini , seperti nya Rafa sedikit perhatian kepada cewek dari sekian banyak yang mengejar nya.


" diem Lo" ucap Rafa dingin.


Rafa pun melempar buku satunya kearah wajah Bagas. dan bagas pun kesal ,sambil mengusap hidung nya yang merah akibat pukulan Rafa


" sadis bener Lo jadi orang ,untung loaa temen gue klo tidak gue yaa gak akan berani lawan loo heheh, huwaa hidung gue nanti pesek ....vin liat hidung gue masih cakep kan ,aduh bisa bisa kadar ketampanan gue memudar lagi". seru Bagas khawatir kearah vino sambil mengusap hidung nya .


" heh bisa gak sih loo diem , berisik banget loo gue lagi main game nih , chek..... kalah kan gara gara loo". ucap vino kesal kearah bagas.


" ish.. yang satu sadis, yang satu bodo amat ,gini amat punya temen ,". gumam Bagas sambil terus mengusap hidung nya.


" lagian loo itu kenapa,... hidung Lo gak akan pesek klo cumn sekali tempol , nih gue kasih tau caranya buat jadi pesek tuh harus gini". sambil melipat kain bajunya keatas vino siap dengan tangan nya buat menonjok Bagas.

__ADS_1


" eh buset ..... sabar bro jangan main otot dong , gak jadi gue yang nanya", ucap bagas geri melihat vino siap menonjoknya.


vino pun mencekik leher bagas dengan lengannya sambil menekan kepala bagas , yah begini lah mereka mudah kesal tapi mudah baikan ,Rafa tersenyum tipis mendengar apa yang terjadi dibelakang nya, walaupun salah satu temennya agak sedikit gila namun mereka tidak pernah serius apabila bertengkar , dan selalu menerima apa adanya.


......................


adiba sampai kerumah nya dan Adiba langsung bersih-bersih lalu turun makan siang.


" ayok langsung makan saja ,mana Abang mu sayang?" tanya mama sambil duduk dimeja makan .


"Abang latihan basket ma tadi ,terus katanya pulang sore ". sahutku sambil mengambil lauk pauk


" yaudah ,klo gitu makan dulu Sekarang". ucap mama ku lembut.


Adiba pun makan dengan lahap . kemudian setelah membantu mama mencuci piring dan Merapikan tempat makan Adiba langsung ke kamar nya , Adiba kemudian berlatih bela diri dikamar nya yah kamar Adiba termasuk sedikit luas dan tidak terlalu banyak bareng jadi bisa kalau hanya latihan bela diri sendiri ,dan beberapa alat gym lainnya yang memang dibelikan oleh ayah beberapa hari yang lalu ,tidak banyak cumn sedikit . dan untuk latihan bela diri ,Adiba sering melakukan di desa namun bersama sang gurunya didesa namun juga kadang berlatih sendiri dikamar atau dihalaman rumah nenek nya .


" kusi sejak kapan kamu tau bela diri ,apa selama ini kau selalu memperhatikan ku berlatih yaa ,kok pinter banget sih malah melebihi aku". ucap Diba heran ketika diberi arahan oleh kucingnya apabila ada gerakan-gerakan yang salah.


"Puteri , sebelum saya bertemu dengan mu saya mengetahui semua ilmu bela diri ,dan saya betul bagaimana gerakan yang benar dan yang salah, saya paham itu ", seru kucingku sambil mengeong.


"sebenarnya kamu itu kucing asli atau jelmaan sih kok pada tau semua, ?" seru Diba penasaran .


"Belum waktunya puteri tahu, cukup belajar dan berbuat baik lah kepada siapapun ,sebab hari itu akan tiba " , gumam kucing ku .

__ADS_1


Adiba heran kenapa sejak kedatangan nya kesini , kucing nya sering mengatakan hal hal yang tidak dapat dimengerti oleh nya terus ,fakta jikalau kucingnya paham dengan ilmu bela diri kenapa baru saja dia tahu, tapi benar juga sih harusnya Adiba mengerti waktu kejadian didesa kucing nya lah yang sering membantu dia dalam masalah bahkan termasuk hewan yang gesit dalam bergerak kenapa Diba baru sadar akan hal itu yaa ,


__ADS_2