
hari Ahad pagi , Adiba baru selesai dengan joging paginya bersama si kusi selesai bersih-bersih Adiba menuju dapur disana sudah terlihat ibunya berkutat didapur , yah.... dirumah kami hanya mempekerjakan satu orang satpam yaitu mang Ujang saja selain itu untuk pekerjaan rumah ada bik Sri yang bertugas membersihkan rumah dan lainnya , sedangkan untuk memasak itu sudah menjadi kegiatan mama ku serta merawat tanaman di samping rumah ,
"selamat pagi ma...." ucap ku sambil memeluk ibuku
"iya sayang , sudah selesai sama joging nya?....emm" ,tanya ibuku.
" iya sudah ma.... biar Diba bantu yaah ma". seru Diba ingin membantu ibunya.
" tak usah sayang... tinggal dikit lagi selesai , bangunkan saja abangmu dia tidur lagi setelah solat subuh , tadi malam Abang mu bergadang dirumah temennya baru nyampek jam 23.35 malam." ucap ibuku sambil tersenyum
" ok ma.. " seru ku
Diba pun berjalan menaiki tangga setelah sampai di kamar Abangnya Adiba membuka pintu dan melihat Abang nya tertidur pulas , Adiba menggeleng kan kepala nya melihat kamar Abangnya berantakan, selesai membereskan kamar Adiba membuka korden lalu membuka jendela kemudian mendekati abangnya
" bang .... bangun bang " teriak Diba
" istt.......... dek masih ngantuk 5 menit lagi ". ucap bang Gibran dengan suara khas tidurnya. lalu memperbaiki posisi tidur .
" gak bang gak ... bangun sekarang.... bilangnya. 5 menit bisa bisa lebih dari itu " . ucap Diba sambil menggoyang kan lengan abangnya.
" mama sama ayah tuh nunggu Abang di meja makan .. ayok bang , lanjut lagi nanti klo udah makan ..... isss ayokkk bangunnnnn". ucap diba tidak putus asa.
" iya iya ,,,.... ini Abang dah bangun " ucap kesal bang Gibran sambil duduk .
" heheh... bagus .. Diba turun dulu awas jangan tidur lagi" ancam Diba.
"hmm" ucap Gibran
...----------------...
__ADS_1
setelah selesai sarapan Adiba meminta izin sama orang tuanya untuk mengunjungi rumah teman nya. Diba selama ini memang tidak memiliki teman atau sahabat disekolah pun hanya kenal beberapa sebab Adiba sulit sekali bersosialisasi dan sedikit penutup kepada orang lain ,tapi itu tidak berlaku pada 2 teman cowok kelasnya yang duduk dibelakang Adiba mereka membuat Adiba mudah bergaul dengan mereka . dan kali ini Adiba ingin mengunjungi rumah gadis kecil yang ditolong waktu itu , Adiba hampir lupa jika tidak diingatkan oleh kucing kesayangan nya.
setelah diizinkan Adiba mulai bersiap untuk mengunjungi gadis kecil itu. tidak lupa dia mengirimkan pesan ke pengasuh nya semalam bahwa dia akan datang. Adiba menuruni tangga penampilan kali ini Adiba memakai celana Jogger cargo abu-abu, sepatu sneaker putih dengan kaos hitam dan tidak lupa pula sweater abu-abu, serta dengan kepangan Bandu apa Adiba . jangan lupa kusi kucing kesayangan nya pun akan ikut
" dek mau kemana..? " tanya Abangnya melihat adeknya ingin pergi.
" mau kerumah teman bang mungkin nanti siang klo gak sore pulang , ". ucap diba
" yaudah bareng abang aja , abng mau kerumah temen Abang juga nih," ajak bang Gibran.
" Alhamdulillah uang ongkos selamat, hheheh". ucap Diba terkekeh.
" tunggu depan aja abng mau ambil kunci motor dikamar". seru Abang.
" ok bang". ucap Diba
" maaf nona ,ingin bertemu siapa?" ucap salah satu satpam yang berada di gerbang ketika melihat Adiba seperti ibgin menjumpai seseorang.
" emm anu ... pak saya Adiba ingin bertemu sama usi apakah benar ini rumah gadis kecil bernama usi ". ucap Adiba ragu
" nona Adiba yaa ... silahkan nona ditunggu sama nona muda kecil didalam ". ucap sang satpam membuka kan gerbang tersebut.
Adiba pun melangkah memasuki halaman rumah tersebut bersama si kusi yang mengikuti diarah samping Adiba, setelah sampai didepan pintu utama ,pintu tersebut terbuka lalu terlihat pengasuh yang waktu itu kemudian disusul oleh gadis kecil berlari dibelakang nya.
" kakakkkkk ..... cantik ... " teriak usi sambil melompat kearah ku.
"eh adek ..." ucap Diba kaget.
" usi kira kakak gak akan datang hari ini" ucap usi ceria
__ADS_1
" kakak kan udah janji jadi harus ditepati kan ,.... " ucap Diba sambil tersenyum melihat usi bermanja-manja dengan nya
" ayok nona kecil turun dulu kasian kakak cantik nya". ucap pengasuh nya melihat ku khawatir.
" hehe gak usah bik ... gak berat kok yaudah ayok kita kedalam". seru Diba ,Diba memang memiliki badan yang tidak terlalu tinggi maupun pendek akan tetapi jangan meragukan lagi kekuatan otot nya😂 sebab dikarenakan rajin joging serta sesekali pergi ke gym Adiba merasa tidak merasa berat menggendong gadis kecil itu.
" kakak bawa kucing ??" tanya usi polos
" iya dek itu kucing kakak , selalu ikut kakak jadi gak pp kan kalau kucingnya dibawa masuk juga", ucap Diba sambil melihat kearah pengasuh nya.
" iya neng gak pp, " ucap pengasuh nya tersenyum.
"iya kakak gak pp ,kucingnya lucu kak nanti main bersama ," seru usi ceria.
" adek lagi ngapain tadi? , emm..." tanya Diba kepada gadis kecil itu sambil berjalan keruang tamu tetapi usi ingin bersantai didepan televisi, setelah sampai lalu menurunkan usi dan melihat usi sedang menggambar sesuatu.
" usi lagi nge gambar kak , usi suka menggambar kak jadi kalau hari libur kayak gini usi menggambar , gimana kak cantik gak gambar nya usi ...? " ucap usi dengan senyuman nya dan memperlihatkan gambar yang baru selesai setengah nya.
jika dilihat usi memiliki bakat untuk menggambar lihat saja sekarang walaupun masih setengah dengan usia usi yang baru menginjak beberapa tahun ini menggambar dengan sangat bagus apalagi jika dewasa nanti bisa bisa menjadi pelukis terkenal.
" wahh.. amazing, cantik banget baru setengah nya aja udah keliatan bagus nya ,bagus banget loh dek , lanjutin aja Sampai selesai nanti kakak akan jadi juri" ucap Diba sambil menatap kagum pada gambar tersebut.
" yeyy...ada juri nya sekarang tapi gak ada temen saing nya ,udah pasti usi akan menang ". ucap usi lesuh
" ehh siapa bilang adek akan menang kan penilaian nya nanti habis usi selesai buatnya , walaupun gak ada temen saing nanti kakak nilai sesuai yang terlihat" ucap Diba terkekeh ,
" baiklah kak , usi pasti menang " ucap usi semangat meng gambar lagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1