
"assalamualaikum," melangkah masuk kerumah dan langsung berjalan kekamar ketika sudah menutup pintu kamar, kusi melompat dari atas kasur dan berlari kearah ku dan " Hap!!!"
" Wah kucing pinter... mama kemana kusi kok gak ada". sambil meletakkan kekasur dan Diba pun berbaring disampingnya. " mama Puteri ... sedang keluar arisan ,aku mendengarnya saat dia telpon dengan teman nya dan mungkin akan pulang sore bareng ayah Puteri." Diba menghela nafas panjang ,sudah berapa kali Diba memperingati kucingnya ini untuk tidak memanggil dia Puteri , terlihat seperti berada di dunia dongeng dan Diba pun kurang menyukai nya. tapi sepertinya kucingku ini memang agak keras kepala ,entah kenapa dia memanggil aku seperti itu.
" baik lah klo gitu Diba mau istirahat, bangunkan nanti yaa... aku belom solat duhur nih ... " , memejamkan mata dan mulai untuk tidur , diba tidak menegur kencing nya itu atas panggilannya. Gara-gara sangat lelah.
...----------------...
hari ini Diba berangkat bersama Abangnya, menggunakan motor moge Kawasaki ninja H2 , untungnya Diba tidak terlalu kesulitan saat menaikinya ,yah bagi cewek yang agak tomboy kayak Diba menaiki motor Segede apapun tidak menjadi masalah baginya.
" bang..!! " seru Diba
" yah .. kenapa dek". ucap abngnya
" abang klo berangkat sekolah selalu sendiri tah .... gak bareng temen gitu ??" tanya Diba
" yah emng sendiri mau bareng siapa lagi ,... teman Abang kan memang gak searah jalurnya jadi yah ketemunya disekolah, baru ini nih sama Lo dek ," seru Abang Gibran
" awas cewek Abang cemburu sama Diba , wkwkwk oh yah disekolah gak ada yang tau tah klo kita saudara ,? Diba juga baru tau Abang punya fans lumayan banyak disekolah mau jadi artis lo bang ". seru Diba sambil tertawa . kemarin saat disekolah Diba selalu dengar siswi2 ngobrol tentang abangnya itu yang termasuk most wanted disekolah nya ,dan yah Diba cukup terkejut dengan kenyataan tersebut tapi klo iya sih emng gak salah soal nya abangnya ini memang is the best wkwkwk....
" hahhahah... gak tau juga dek , iya paling Abang mah cuek soal gituan , disekolah emng belom ada yang tau , gak pp lah terserah mereka jangan hiraukan dek ,klo mereka gak nanya yaudah gak usah kasih tau ,klo nanya baru jawab ,... hidup jangan dibikin ribet .. cukup punya beban hidup gak usah diribetin ". ucap abangku sambil tertawa lepas . Diba pun memutar mata malas melihat abangnya yang mau bercanda tapi garing , gak ada lucu-lucunya.
tiba diparkiran semua mata memandang Diba dan abangnya yah.. seperti dugaan sebelumnya bahwa akan jadi pusat perhatian , setelah turun Diba pun mau melanjutkan perjalanan namun di hentikan oleh abngku dan menyuruh untuk jalan bareng menuju kelas , "dek jalan bareng aja , ayok kita nge prank satu sekolah... " ucap abangku berbisik sambil menahan tawanya .
" dasar jomblo... karatan". ucapku malas.
" eh gak nyadar lo dek ,Lo juga jomblo, dah yuk saat nya beraksi " ucap abangku sambil merangkul pundak ku dan jangan lupa pula wajah dingin dan cool nya.
"ih kok pangeran tampan kita dah punya pawang sih"
"pawang nya cantik ... banget yaa "
" wah pengen ... deh dirangkul kayak gitu"...
"sok kecantikan banget sih tuh cewek"
"iya ,.. bukannya dia anak baru yaa yang kemaren itu"
" iya bener tu..."
" klo dilihat-lihat kok kayak mirip gitu yaa"
__ADS_1
"kata pepatah ... katanya jodoh yang bener2 jodoh biasanya emng mirip gitu".
" apa iya dia cewek nya .... apa saudara nya ?"
" eh gak tau dah"
dan masih banyak lagi omongan-omongan siswa siswi yang Diba dan abangnya lewati tidak hanya pujian tapi juga banyak yang terlihat kesal dan juga iri. sesampainya dikelas Diba berpisah dengan abangnya. dan saat Diba duduk di kursi nya dua melihat ada tas disamping bangkunya ,mungkin teman sebangku sekarang masuk pikirnya Diba. dan berhubung bel masuk kelas masih belum bunyi , Diba memasang earphone untuk mendengarkan lagu tak lupa novel genre action &fantasi favorit nya
...----------------...
disisi lain seorang cowok bermuka dingin dan dengan hidung mancung ,netra teduh agak tajam sedang berjalan di lorong sekolah sambil memasukkan kedua tangan nya pada saku seragam celana nya ,
"woy bro ...!!!" teriak Bagas dan langsung merangkul cowok dingin itu.
"wah Lo masuk gak bilng2 ke kita ,... kemaren kemana aja Lo bro satu hari full gak ada kabar ," ucap Bagas
"urusan keluarga" ucapnya dingin
"ngapain juga lapor2 ke lo , Lo sepupunya , nyokap ,bokap , kerabat gitu ,gak kan ". seru vino malas ,tepat disebelah kanan cowok dingin itu .
" yaelah maimuna, sewot aja Lo ! kita sebagai sahabat harus selalu bersama susah maupun duka ,oleh karena itu , apapun masalah kita, kita harus berbagi agar bisa membantu antara satu dengan yang lain ". ucap Bagas dramatis. memegang dada dan mendongak keatas sambil terpejam , lalu...
" eh lah , main tinggal aja Lo berdua , woy .... tunggu " . ucap Bagas menyusul kedua sahabatnya itu.
"dia cewek tapi loo tenang aja, dia gak akan ganggu loo gue jamin " . ucap vino ketika melihat sahabat dinginnya ini seperti tidak menyukai dengan keberadaan teman sebangku nya. dari kelas x sampai XII cowok dingin ini selalu duduk sendiri entah karena apa teman-teman lainnya bahkan tidak ada yang mau sebangku dengannya sebab aura dingin nya akan keluar seolah-olah mengusir mereka secara tidak langsung, apalagi para siswi yang pasti sangat mengagumi pahatan sempurna sang maha pencipta cowok dingin itu , tidak ada yang berani duduk berdekatan nya ,melihat dengan jarak dekat saja sudah beruntung . tapi entah apakah berpengaruh juga pada siswi baru tersebut.
Sesampainya dikelas trio cogan tersebut langsung menuju tempat duduk mereka dan cowok dingin tersebut melirik siswi yang duduk dengan earphone ditelinga dan sedang membaca novelnya . bel sekolah pun berbunyi. semuanya masuk lalu..
" bel masuk.... Diba " ucap Bagas sambil melepas earphone nya. dan Diba pun kaget dan langsung melepaskan earphone nya lalu memasukkan nya kedalam tas bersamaan dengan novel yang dibaca ,dan semua itu tidak luput dari pandangan dingin cowok itu.
...----------------...
Diba kaget ketika ada yang menarik earphone nya dan mengatakan bel masuk berbunyi, setelah semua beres dimasukkan di tas
" thanks yaa" ucap Diba pada cowok yang menarik earphone nya dan ternyata Bagas.
" Yoi " seru Bagas. Diba pun tersenyum kemudian guru datang semua murid duduk , dan ada siswa yang ikut duduk disampingku seperti nya dia teman sebangku ku, Diba pun menoleh pada cowok tersebut kemudian netra teduh dan tajam tersebut menatap netra mataku ,Diba pun tersenyum dan mengangguk sebagai tanda perkenalan bahwa mereka menjadi teman sebangku. Diba pun langsung beralih kearah depan terlihat bu Rena guru sejarah sedang mengabsen siswa kelas ini. tepat pada panggilan ...
" Maverick Rafael Theo A. ". seru Bu Rena
dan kulihat cowok disebelah ku mengangkat tangan , Diba akhirnya tau nama dari teman sebangkunya ,Diba perhatikan seperti nya cowok disebelah ini agak cuek dan dingin . pelajaran pun selesai hingga bel istirahat berbunyi. semua siswa-siswi berhamburan keluar menuju kantin. Diba pun mengambil earphone lalu lalu duduk santai sebelum mendengarkan musik ,...
__ADS_1
" Diba Lo gak mau kekantin ayok bareng kita ". ucap Bagas ,dan kulihat vino mengangguk meng iyakan sedangkan
" kalian duluan aja ,gue nyusul nanti" ucapku
" beneran .. apa karena gugup jalan bareng cogan yang tiada tanding macam kita ini". seru Bagas menggoda. sedangkan vino memutar mata malas.
"pede amat Lo jadi orang". seru vino
" hahahh ... gak kok , gue nunggu orang soalnya" ucapku
" cowok apa cewek ,wah jangan 2 pacar Lo yaa?" seru Bagas.
" udah jainab... Lo dari tadi pagi dah kayak reporter aja Lo.. mendingan berangkat saja sekarang kita. kita duluan yaa Diba". ucap vino kepada Diba
" iya". ucapku.
dan ketiga teman kelasku pun meninggalkan kelas ,tak lama dari itu abngku muncul didekat pintu masuk Diba pun bergegas keluar mengikuti abangku dan kulihat abangku bersama temen nya . " yok bang..!!!" ucapku
abangku pun tersenyum lalu berjalan beriringan dan sahabat abangku disamping satunya yang baru aku ketahui namanya Kenan , dia terlihat ramah dan mudah bergaul , seperti yang telah dijelaskan sebelumnya sekolah Diba saat ini seperti sekolah penampungan cogan dan cecan wkwkwk.
sesampainya di kantin abangku memiliki duduk agak kepojok kanan ruangan . "dek mau makan apa biar temen Abang nih yang pesen , yaa kan nan" . ucap abangku tersenyum sinis pada sahabat nya.
" yaelah bro .... ujung-ujungnya juga gue yang disuruh tega Lo". ucap Kenan kesal
" adek gue baru, gue lagi males jalan Lo aja sekarang" ucap abangku.
"ckk... iyadeh, alesan Lo.. sakit, males aja Lo tiap hari". ucap Kenan kesal.
" samain aja deh kak Kenan sama kayak Abang " ucap ku tersenyum.
" ok adek cantik..." ucap Kenan tersenyum. lalu meninggalkan tempat
" keadek gue aja Lo manis manis gitu kayak gula ,kegue kayak garam ". ucap Abang ku memutar mata malas.
Diba pun tersenyum melihat Abang dan sahabatnya. dan tiba2 ada kucing berwarna oranye menghampiri ku lalu melompat kearah ku dan duduk dipangkuan ku. Diba liat seperti nya klo tidak salah dia terlihat nyaman berada didekat ku , diba pun melihat netra dengan iris biru tersebut , "boleh aku duduk dipangkuan mu , sebentar saja, aku ngerasa nyaman kalo bersama mu". Diba pun mengangguk dan tersenyum lalu mengelus lembut bulu kucing dipangkuan ku.
" wah dek , Lo kayak induknya para kucing, Abang liat Lo suka banget sama kucing apalagi kucing yang ditemui dijalanan , kayak tertarik ke Lo". ucap abangku heran melihat beberapa kucing yang ketemui beberapa hari yang lalu terlihat dekat denganku.
" ya gak lah bang , kucing2 yang kemaren katanya mau daftar jadi pacar Abang kan abangku gantengnya melebihi idol kpop Korea". seru ku mengejek Abang Gibran.
"ckk.. gue emng jomblo tapi gak kucing juga kali". ucap abangku kesal.
__ADS_1
Diba pun tertawa , melihat raut kesal abngku. dari bangku sebelah tidak jauh dari tempat duduk Diba terlihat cowok dingin memerhatikan meja Adiba.