
Bab 11 penutup......
Suasana kelas bertambah mencekam sesaat setelah antono mulai memukul ku tadi.
"Hooiii!! Bodoh apa yang lo lakuin!!??" bentak gina saat antono memukul ku tadi.
"Diem lo!!!" ujar antono.
"Boss ini di sekolah lo boss..... "
"Diem!! Gue tau!! Tapi gue kagak terima di permainin kek gitu sama nihh cupu!!!"
"Tapi boss... Dia nggak ngelakuin apapun..... "
"Hooh boss... "
Antono mulai kehilangan rasa percaya diri nya, dan mulai gemetar ketakutan karena desakan dari gina dan teman teman geng nya tadi.
"Gue nggak tau apa apa ya kalo masalah ini sampe ke BK... " ujar gina.
"Heheeheheheh....... " tawa kecil ku.
"Hoiii..... Kenapa lo ketawa??" tanya gina kebingungan.
"Nggak kok... Cuma gue mau bilang terima kasih ke kalian semua" aku mulai menjelaskan sesuatu ke mereka.
"Berkat kalian, gue bisa desak antono... " sambung ku.
"Sialan!!!" geram antono.
"Jadi dari awal lo...... " ujar salah satu teman geng nya antono yang mulai menyadari niat ku.
"Dengan ini... Gue bisa bikin laporan ke guru buat DO lo hehehehe.... " ujar ku dengan tawa ledek ku, sambil menunjukan luka memar bekas pukulan nya tadi kepada nya.
Melihat ku yang tertawa tadi, antono mulai marah. Dan untuk yang kali ini, seperti nya, emosi antono lebih besar dari sebelum sebelum nya.
Lalu...
"Dasar cupu sialan!!!" bentak antono sambil menendang perut ku dengan sangat keras.
__ADS_1
Aku langsung terjatuh ke lantai, sesaat setelah aku tertendang oleh antono tadi. Karena kesakitan, aku hanya diam berbaring di lantai.
"Goblog!!! Udahh... Gue nggak mau ikut ikutan lagi.... " ujar gina.
"Kalo nggak mau ikut ikutan mending diem! Dan nggak usah ngomong pas guru datang kesini entar! Ngerti ya!!!" antono mencoba mengancam gina, juga mengancam seluruh anak di kelas.
"Hoi.. Hoi... Itu nggak bakalan berhasil lohh... " gumam ku dalam hati.
"Boss... Maaf aja... Kami nggak bisa bantuin lo... " ujar salah satu teman geng nya antono.
"Hooh boss.. "
"Kenapa!!??" tanya antono.
"Liat ke jendala kelas boss... "
Antono memalingkan wajah nya ke arah jendela, lalu, yang di lihat oleh nya di luar jendela adalah para siswa dari kelas lain yang sedang menonton keributan di kelas ku.
"Sejak kapan ini!? Sejak kapan orang orang melihat ini!!!!" tanya antono dengan gelisah.
"Ka....kami... Nggak tau sejak kapan itu???" jawab dari salah satu dari teman geng nya antono.
"Hooh boss... Tiba tiba saja udah rame pas boss nendang tuh cupu... "
Karena ini jam terakhir, dan hanya kelas ku saja yang satu satu nya kelas yang bising dan gaduh. Aku sendiri memanfaat kan hal tersebut untuk memancing kelas lain agar melihat keadaan kelas ku entah itu murid atau guru nya.
Itu semua untuk membungkam senjata yang biasa di pakai nya saat antono terdesak. Yaitu, membungkam saksi dengan ancaman yang dia buat.
Lalu, karena ada saksi lain yang tidak bisa dia bungkam. Maka, di situasi saat ini, antono tak bisa melakukan apapun.
"Siaal!!! Siaaaallll!!!!" geram antono.
Aku berniat memanfaatkan emosi nya yang sekarang ini, untuk di jadikan penguat alasan ku mengeluarkan nya dari sekolah ini.
Lalu....
"Aduhhh... Sakit..... " gumam ku kesakitan.
Sesaat setalah aku menjerit kesakitan tadi, antono memalingkan wajah nya ke arah ku dan melihat ku. Dan saat tahu kalau antono menatap ku, aku pun menatap nya balik dan membalas nya dengan senyuman kecil ku, seakan akan aku bilang "heii... gimana rasa nya di permainin sama orang yang lo anggep paling rendah???" gitu.
__ADS_1
Karena emosi nya yang tak beraturan, dia pun langsung terpancing oleh ledakan ku tadi. Tanpa pikir panjang, antono menendang ku dengan sangat keras di bagian perut ku.
Spontan, aku langsung pingsan. Dan sesaat setalah itu, suasana di kelas pun bertambah ricuh.
Saat aku tersadar, tiba tiba saja aku sudah berada di ruang UKS. Juga, di sebelah kanan ku ada siswi yang sedang tertidur dengan pangkuan tangan nya yang meyangga kepala nya di atas ranjang di samping ku.
Saat aku melihat wajah nya, aku tahu kalau orang yang sedang tertidur di samping ku ini adalah viviana. Lalu, tak sengaja, aku pun membangunkan nya.
"Ahhh... Kamu sudah bangun ya... " ujar viviana sesaat setelah dia baru bangun dari tidur nya tadi.
"Ka...kamu... Dari tadi di sini??" tanya ku.
"Awal nya di sini ramai.... Ada teman teman mu yang aneh itu lohh.... Anak yang gendut, terus... 2 nya lagi anak yang sering bahas game itu tuh yang sering sama kamu... " jawab viviana.
"Ohhh mereka ya.... Terus... Mereka kemana sekarang??" tanya ku lagi.
"Mereka dari tadi sudah pulang...." jawab viviana.
"Ke....kenapa.. Kamu nggak pulang juga??" tanya ku.
"Ituu... A..aku.....ohhh iyaa aku soal nya sore ini ada kegiatan eskul kok... Jadi sekalian aja nungguin nya di sini, hehehehe..... "
"Hmmm... Tapi makasih... Ya... "
"Makasih apa???" tanya viviana karena kebingungan.
"Makasih karena kamu dari tadi nungguin aku di sini... Itu pasti capek.. Tapi sekarang nggak papa kok, mau pulang juga soal nya... " jawab ku.
"Ahh... Bukan begitu... Lagian ada kegiatan eskul juga kok... "
Sesaat, aku bergumam....
"Ohh iyaa... Akhir akhir ini dia jadi perhatian banget sama gue??? Aneh... " gitu.
"Ya udah.... Aku mau ke eskul dulu yaa..... " ujar viviana.
"Iyaa... Makasih ya...." jawab ku.
Viviana tersenyum. Lalu, dia pergi meninggalkan ku di ruangan ini.
__ADS_1
"Kayak nya gue jatuh cinta deh sama tuhh cewe.... " gumam ku dalam hati, sesaat setelah melihat senyuman nya tadi.
BERSAMBUNG.......