
Bab 7
"Push up 30 kali!!!" suruh pak penjaga.
"Iya pak....." jawab ku.
Karena terlambat akibat ulah alishiya tadi, sekarang, aku di hukum.
"Aaduhhh..... Udahh nggak kuaaaat.." gumam ku dalam hati.
"Pak 15 aja yaaa...." pinta ku.
"Harus 30!!!" bentak pak penjaga.
"Iya pak...." jawab ku.
Push up yang ku lakukan selanjut nya, sudah tidak seperti push up yang ku lakukan sebelum nya tadi.
"16..17..18..19..20...." hitung ku, saat push up dengan gaya angkat bokong ku.
Di push up selanjut nya, aku hanya menggerakan bokong ku ke atas ke bawah ke atas ke bawah saja. Dan kalau di bayangin, gerakannya itu seperti sesuatu gitu. Tau lahh yaaa......
"Lakukan yang bener!!!" bentak pak satpam, sambil memukul bokong ku dengan tongkat nya.
"Aduhh.... Iyaa pak iyaaa...." ujar ku.
Karena pak penjaga memaksa ku untuk melakukan push up dengan sempurna, selanjut nya aku melakukan push up biasa.
Tapi karena kelelahan, push up yang ku lakukan malah seperti gerakan ulat yang sedang menggeliat. Di mana, pertama aku mengangkat badan ku dulu. Lalu selanjut nya, aku mengangkat bokong ku, dan gerakan itu terus ku ulang ulang sampai selesai.
"Udahh selesai pak... Apa saya sekarang udah boleh masuk??" tanya ku.
"Tunggu dulu!! Nama mu!??"
"Aldi firmansyah pak...."
Setelah ku jawab, pak penjaga mencatat nama ku di buku nya.
"Jangan telat lagi ya!!! Kalau telat sekali lagi bapak bakal bawa kamu ke BP!!!" ujar pak penjaga.
"Waduhhh kalau sekali lagi telat, bibi bakal ke panggil nihh sama pihak sekolah... " gumam ku dalam hati.
"Siap pak!!!" jawab ku.
"Ya udah... Sana masuk kelas!!!"
"Baik.... "
Setelah itu, aku langsung pergi ke kelas. Dan sesampai nya di kelas.....
"Permisi.... " saut ku, sambil membuka pintu kelas.
Suasana kelas yang sebelum nya biasa biasa saja di mana seluruh murid memperhatikan guru yang sedang menjelaskan pelajaran di depan, tapi, sesaat setelah aku masuk, sontak semua orang di kelas melihat ku dengan tatapan tajam mereka.
"Aldi...... Kenapa telat??" tanya bu guru.
"Kesiangan bu... " jawab ku.
"Sana!! Berdiri!!!" bentak bu guru, menyuruh ku untuk berdiri di depan.
Lalu, aku berdiri di depan kelas.
__ADS_1
Seluruh murid yang ada di kelas menertawai ku. Juga meledeki ku, dengan berbagai ledekan yang berfariasi buatan mereka sendiri. Sesaat setelah aku berdiri di depan tadi.
"Wahhhh kebanyakan gadang itu bu, liat aja tuhh muka nya kriput gitu" ledek gina.
"Wahhh iya juga tuhh gin....." sambung salah satu teman nya gina.
"Bener tuhh bener hahahahahaha" tawa seluruh anak di kelas.
"Bukan.... Itu efek udah tua, maka nya lemes nggak ada tenaga... Dia kan abah." lanjut antono.
"Wahhhh kaget!! Banyak fans juga gue..... " gumam ku dalam hati.
"Udahh!! Udahh!!! Diem!! Sekarang kita lanjut kan lagi...." potong bu guru.
"Baik bu... " jawab serentak seluruh murid.
Selama pelajaran berlangsung, aku terus bediri di depan kelas.
Lalu......
"Kriiiiinnnnnggggggg!!!!!!!" suara bel.
Bel istirahat pun berbunyi.....
"Sekarang kamu boleh istirahat aldi...... Jangan di ulangi lagi ya??" ujar bu guru.
"Baik bu..... " ujar ku.
Rasanya lega setelah bu guru mengizinkan ku untuk istirahat....
"Hoiiiii.....!!!!"
Dari arah samping ku, antono menyaut ku dengan menepuk punggung ku...
"Gue kesusahan nihh!!! Gara gara nggak ada lo pas pagi.... "
"Heh??? Lo kangen sama gue nihh!!??" gumam ku dalam hati.
"Ma maaf.... " ujar ku.
"Udahhh... Gue maafin lo.... Nihh....." ujar antono, sambil memberikan uang nya kepada ku.
"Beliin gorengan sama es kayak biasa ya... Cepetan!!!!" suruh antono.
"Iyaaa... Iyaaaa... " jawab ku.
Saat aku ingin pergi ke kantin, tiba tiba saja di depan kelas ku ada alishiya....
"Permisi..... " saut alishiya yang tiba tiba masuk ke kelas ku.
Dia seperti sedang mencari sesuatu, dan saat dia melihat ke arah ku....
"Wahhh ternyata lo di kelas sini ya......." ujar alishiya sambil menuding ku.
Sontak, sesaat semua orang di kelas ku kaget ketika alishiya datang ke kelas ku dan mencari ku. Seakan akan seperti...... " heeee!!!! Masa iyaaa putri kejam nyari bocah lesu kriput culun kayak gitu... " gitu.
"Hoiii lembek!!! Sini!!! Gue butuh bantuan lo!!!" ujar alishiya.
"A aku ng...nggak bisa.... " jawab ku.
"Sini...... " dia menarik tangan ku, dan mengambil uang antono yang ada di tangan ku.
__ADS_1
Dia mulai mendekat kan mulut nya ke telinga ku. Lalu berbisik....
Sekejap suasana di kelas ku berubah, saat alishiya mulai berbisik kepada ku. Dan aku sempat melihat ekspresi teman teman ku yang kebingung, juga kaget... Dan terkesan lucu.
Arip hanya melongo, dan saat aku menatap nya, dia membalas dengan menganggukan kepala nya.
Saat aku menatap rizal, dia membalas ku dengan senyuman aneh nya yang kadang keluar saat dia melihat karakter loli yang bagus menurut nya.
Dan saat aku menatap syukur, dia membalas ku dengan ke girangan sambil menujukan kedua jempol tangan nya kepada ku.
Saat dia mulai berbisik tadi, aku sama sekali tak mendengarkan bisikan nya tadi, karena ha hal itu.
"Maaf yaaa..... Gue pinjem aldi nya dulu..... " ujar alishiya.
"Nihhh uang lo.... Gue kembali kan nihh.... " alishiya mengembalikan lagi uang yang antono berikan pada ku tadi.
"Hoiii nggak bisa gitu!!!" bentak antono ke alishiya karena tak terima.
"Diam... Lo monyet!!!" bentak balik alishiya.
Antono terdiam, setelah alishiya membentak nya tadi.....
"Ayo lembek!!! Kita pergi..... Gue udah muak di sini... " dia menarik tangan ku, dan kami pergi...
Saat kami berjalan ke luar kelas, tak sengaja aku mendengar gumam man nya.... Dan itu terkesan seperti dia kesal akan sesuatu.....
"Aku benci sekali..... Dengan tipikal orang seperti tadi" gumam nya.
"Uwaaaa.... Ngeri... Antono aja sampe ke bentak pake sebutan monyet lagi..... Gila!! Nih cewe bener bener kunti!" gumam ku dalam hati, sesaat setelah melihat tingkah nya tadi.
"Hoii lembek!!! Lo sering di bully di kelas??" tanya alishiya.
"Kenapa kau tanya seperti itu??" tanya balik ku.
"Sudah.... Jawab saja!!!" bentak alishiya.
"Iyaaa...." jawab ku.
"Lembek... Gue bisa ngeluarin tuhh anak dari sekolah ini, apa lo mau?? Mungkin dengan dia keluar, yang ngebully lo entar bakalan berkurang." ujar alishiya.
"Nggak usah... Menurut ku ini lebih baik.... Karena bagi ku, situasi yang sekarang ini adalah hasil dari perbuatan ku dulu..... " jawab ku.
"Bisa di bilang..... Ini karma untuk ku..." sambung ku.
"Karma???"
"Lagi pula.... Janji yang aku buat sendiri saja sudah ngerepotin banget... Apalagi entar aku punya budi juga sama kamu, entar malah makin repot...."
"Cihhhh... Niat nya gue mau jebak lo pake itu.... "
"Ya ampun... Gue kira.... dia mau bantu gue... " gumam ku dalam hati.
"Hei Lembek... Kenapa lo nyebut nya karma sama situasi lo yang sekarang ini??" tanya alishiya.
"Nggak bukan apa apa kok... " jawab ku.
"Hmmmmm.... " tatap alishiya penasaran, karena jawaban ku tadi.
Dulu, aku adalah anak nakal yang suka membully orang lain. Dan menurut ku, semua hal yang terjadi sekarang ini adalah balasan atas tindakan ku di masa lalu.
Walau aku sendiri menganggap nya karma, sejujur nya aku sendiri mengingin kan kalau semua tindakan teman teman di kelas ku itu berhenti...
__ADS_1
Dan karena itulah aku membenci diri ku sendiri, karena kebodohan ku ini.
Kebodohan kalau aku, tak bisa merubah situasi ku sendiri.