
Bab 6
Beberapa menit kemudian, kami pun sampai di depan sekolah. Namun sayang nya, gerbang nya sudah tertutup sesaat setelah kami datang dan melihat nya dari kejauhan.....
"Ini semua gara gara lo lembek!!!! Coba aja lo nggak lembek... Mungkin pas lo gendong gue kita bakal sampe dari tadi." ujar alishiya menyalahkan ku, karena gerbang nya tertutup.
"Ettt dahh yang ada ini salah lo neng.... Suruh sapa lo nyuruh gue gendongin lo bolak balik kayak tadi??" gumam ku dalam hati.
"Maaf....." ujar ku.
"Udahh! udahhh! Kalo kayak gini mending kita lewat ke belakang aja.."
"Ke belakang? Ke mana??"
"Udahh ikut aja!!! Ayoo!!"
Alishiya membawa ku ke belakang sekolah, dan aku pun mengikuti nya dari belakang. Sesampai nya di sana, aku melihat dinding tembok tinggi sekolah yang sudah rusak dengan tembok yang retak dan gompal di sana.
Benar! Karena dinding nya rusak dan retak, mungkin kami bisa memanjat nya lewat pijakan pijakan di bagian dinding yang rusak dan gompal itu.
Tapi, karena dinding nya terlalu tinggi untuk di naiki satu orang, dan itu tidak akan bisa di naiki. Tapi, mungkin kalau ada satu orang di bawah dan mengangkat nya, itu mungkin bisa di naiki.
Dan di sini, aku merasa kalau aku bakal di jadiin tumbal oleh nya....
"Kalau ada lo mungkin gue bisa naikin nih tembok, ya kan!?" ujar alishiya, sambil menengok ke arah ku dan tersenyum.
"Hoiii!! Hoiii!! Kok gue ngerasa merinding ya???" gumam ku dalam hati, saat alishiya melihat ku tadi.
"Lo kudu bantu gue lembek!!"
"Aku nggak mau!!!! nanti kamu ninggalin aku kalau kamu udah naik ke atas"
"Gue nggak bakal ninggalin lo...... Gue bakal narik lo kok dari atas"
"Halahhh mana mungkin gue percaya sama lo neng...." gumam ku dalam hati.
"Ya udah! kalau nggak mau...... Gue bakal ngaduin ke bokap gue!" ancam alishiya.
__ADS_1
"Dah lahh.... Nyerah gue..." gumam ku dalam hati, setelah mendengar ancaman nya tadi.
"Ya udahh!! Iyaaa... Iyaaa....." jawab ku.
"Nahhh gitu dong... Cepetan! Jongkok!!" suruh alishiya.
Alishiya menyuruh ku duduk menjongkok, lalu aku pun menuruti nya. Setelah itu dia naik ke atas pundak ku. Saat aku ingin mengangkat nya, aku sama sekali tidak bisa menggerakan tubuh ku untuk mengangkat nya ke atas.
"Hooii!!! Kenapa diam? Angkat aku dong!" bentak alishiya.
"Lagi usaha nihhh!!!!" ujar ku.
"Nasib punya fisik nolep kek gini...... Sial!!" gumam ku dalam hati.
Pada akhir nya, aku bisa mengangkat nya ke atas walaupun dengan susah payah.
"Cepetan naik! Aku udah nggak kuat lagi!" ujar ku.
"Tahan sedikit lagi...." jawab alishiya.
Tak selang lama setelah itu, dia pun dapat menaiki tembok nya lewat pijakan pijakan tembok yang rusak tadi.
"Edaaan letihh kali uyyy....." gumam ku dalam hati, setelah alishiya naik.
"Jangan lihat ke atas dulu......" ujar alishiya.
"Iyaaaa..... " jawab ku.
Karena aku penasaran apa yang di lakukan nya di atas, aku pun memaling kan wajah ku ke atas untuk melihat nya. Dan sesaat itu juga, dari bawah aku melihat celana dalam nya....
"Biru muda dengan corak mawar!!! Mantap!!!" gumam ku dalam hati, setelah melihat celana dalam nya.
"Lo nggak liat ke atas kan???"
"Nggak... Nggak.. Sama sekali nggak lihat kok" jawab ku.
"Padahal gue tadi liat, wehwehwehwehwe....." gumam ku dalam hati.
__ADS_1
Selang berapa detik setelah itu, alishiya pun dapat menaiki dinding nya...
"Heiii... Cepetan!! Tarik aku dong......" ujar ku, setalah tahu kalau alishiya sudah naik ke atas tadi.
"Nggak mau......" ujar alishiya meledek ku, sambil menjulur kan lidah nya.
"Tuh kan... Tuh kan... Tuh kan.... Asw emang....." gumam ku dalam hati.
"Itu balasan nya karena lo nabrak gue lembek!! Terus mana sudi juga gue ngangkat lo... "
"Siaaalaaaannnn!!!" jerit ku dalam hati.
Setelah itu alishiya turun dari atas tembok...
"Dadahhh lembek.... Makasih ya....." ujar nya dari balik tembok.
"Dasar wanita kunti!!!!!" ujar ku.
"Hahahahahahaha... Panggilan apa itu??" tawa nya dari balik tembok.
"Setelah ini.... Mohon bantuan nya lagi ya..." ujar alishiya dari balik tembok sambil meninggal kan ku.
"Siaallll!!!!! Bakalan berlanjut nihhhh!!!!!" gumam ku dalam hati.
Aku sendiri bingung setelah di tinggal kan nya tadi. Kalau ku naiki tembok nya juga, aku sendiri juga tidak akan bisa memanjat nya.
Lalu.....
"Hoiii!!!! Kenapa baru datang sekarang!??" tanya satpam penjaga gerbang.
"Kesiangan pak....." jawab ku.
Karena tidak ada pilihan lain, aku sendiri memilih pergi ke gerbang sekolah. Dan pasti nya di depan gerbang juga ada pak penjaga yang menunggu.
Dan sesaat itu juga, aku melihat alishiya di dalam yg sedang meledeki ku dengan gaya nya yang menjulurkan lidah nya itu.....
"Ehhh kok imut!!???" gumam ku dalam hati, sesaat setelah melihat alishiya tadi.
__ADS_1