Semut & Gulanya

Semut & Gulanya
pertemuan yang tak terlupakan


__ADS_3

pagi hari saat musim panas sedang berdiskusi dengan langit bagaimana agar tidak turun hujan di hari ini . karena hari itu hari yang tak kan pernah ku lupakan meski ku sudah rapuh tak berdaya. namaku Linda , Linda ayu Lesmana , siswi penuh ceria yang tak patah semangat dengan kehidupannya yang penuh rintangan dan halangan yang ada , ini kali pertama ku masuk ke SMA yang penuh sejarah yang tak terlupakan .


dimana seragam yang ku gunakan masih berbau pabrik pembuatnya dan pertama kalinya juga baju ini kotor sebelum waktunya masih teringat kenangan itu walaupun sedikit. saat itu ketika aku menuju sekolah ku melihat sebuah anak kucing sendirian di tengah


 


jalanan raya yang ramai seperti ingin menyebrang dari jalanan itu tanpa basa basi aku langsung menolongnya, namun tanpa di sadari sebuah mobil melaju kencang ke arahku dan hal tak terduga terjadi dimana seorang lelaki menyelamatkanku tepat sebelum mobil itu lewat . namun efek hindaran itu membuat kami terlempar jauh. diriku tak apa namun sayangnya seorang laki laki itu terbentur kepalanya oleh batu


 


sontak ia tak sadarkan diri seketika


" kamu tak apa apa ... tolong ... tolong " panik sambil sesekali menahan tekanan aliran darahnya agar tak keluar. 1 jam setelah kejadian itu aku dipanggil oleh kepala sekolah untuk pertama kalinya untuk menjelaskan kejadian yang menimpanya dan kepala sekolah menyuruhku untuk merawatnya sampai ia sembuh.


" Linda sebagai bentuk terima kasih mu padanya tolong rawat ia sampai ia pulih kembali yah " katanya pada Linda


" iya pak kepala sekolah saya berjanji akan merawatnya dan tak melakukan hal ceroboh lagi seperti tadi .. aku janji " sambil menangis tak tahan menerima kenyataan.


" baiklah aku Pagang janji mu , jangan lakukan lagi yah " jawab tegas dan teguh dari kepala sekolah


" baik pak " jawab ku dengan muka sedih


entah kenapa hati terasa sangat khawatir hingga tak tau harus berbuat apa lagi untuk menjelaskan kejadian hari ini , diriku merasa sangat bersalah setelah kejadian itu serontak dalam hatiku ini bahwa aku ini seorang pembunuh dari seorang yang berusaha menyelamatkan ku lantaran dari tindakan ku tadi. maka ku ke rumah sakit untuk menjenguknya betapa kagetnya ku melihat semua perawat mengintip dari jendelanya seperti terpesona olehnya ternyata ia telah sadar dari tidurnya yang lama, ternyata dia laki laki tampan yang penuh pesona di dalamnya , entah kenapa pada saat itu jantungku berdebar kencang dan sedikit cemburu dengan para perawat yang selalu ada di sisinya


seorang perawat menghampiriku


" apakah kamu anggota keluarganya ?"


" ah nggak aku cuman ... teman dekatnya ?"


menjawab pertanyaan dari sang perawat


" kalau begitu ikut aku dokter ingin bicara denganmu ? "


diriku langsung menemui dokter, dan berharap tidak mendapat kabar buruk dari dirinya .

__ADS_1


" bagaimana kondisi nya dok ? " tanyaku dengan penuh khawatir .


" lukanya tidak terlalu serius namun jika tak di lakukan lebih lanjut dia bakal kehabisan darah beruntungnya itu tak terjadi "


" ah syukurlah ... " menghela nafas dengan ringan


" namun jika kejadian itu terjadi kembali ia bisa terkena hal yang lebih parah dari itu "


"apa itu dok" tanyaku dengan serius.


" iya akan amnesia dan melupakan ingatannya masa lalu dan itu jika luka terbenturnya terluka lagi ." jawab dokter dengan sungguh sungguh


" baiklah pak saya akan menaati apa yang bapak katakan kalau begitu saya permisi " meninggalkan ruangan dokter dengan raut muka khawatir


bagaimana hati tak khawatir dia terluka karena menyelamatkan ku bagaimana aku tak mengkhawatirkan dan jika kalau ada obat anti khawatir pasti akan aku beli obat nya dan meminumnya agar tak khawatir , namun ini tak ada obatnya yaudah ku coba putuskan untuk keruangan untuk menjenguknya . ketika ku ingin ke ruangan tempat ia dirawat betapa tak siapnya menyapaku ketika aku ingin menyapanya namun ku bulatkan tekad untuk berkata yang sejujurnya tentang apa yang terjadi dengan nya , ku masuki ruangnya terlihat ia masih terbaring namun sadar lalu ia melihat ke arahku.


" kau siapa yah " bertanya kepadaku


" hm ... aku orang yang kau selamatkan pas di jalan raya kebetulan kita satu sekolah


" maaf kan aku " tertunduk malu dengan muka menghadap lantai.


" hahahaha .. ahahahha kau lucu yah " tertawa dengan lepasnya


" apa nya yang lucu ? tanyaku padanya.


" tidak ada ... cuman aku sedikit lega dan bersyukur rupanya masih ada yang di dunia ini yang punya hati semurni kamu hahaha aku jadi salut Ama kamu " tersenyum padaku


" ah bukan apa apa hehehe " tersipu malu hingga tak mampu melihat wajahnya.


" oh iya kita belum kenalan namaku kuku aku murid pindahan dari sekolah lain, aku pindah kesini karena aku putus sekolah di sana"


" namaku Linda, aku murid dari SMA mu yang sekarang ngomong ngomong kamu pindahan dari sekolah mana ? "


" sekolahku berada jauh dari sini aku sekolah di Manchester lebih tepatnya di Inggris "

__ADS_1


" aku pindah lantaran aku tak kuat berada di sana dan berharap bisa kembali ke kampung halamanku di Indonesia. ah maaf jadi curhat "


" wah berarti kamu orangnya pintar "


" tidak juga .. aku hanya belajar sebisaku saja"


" oh kamu punya orang tua atau tidak "


" maaf kalau soal itu aku tidak bisa menjawabnya sekarang itu rahasia ...." tersenyum sambil menempelkan jari telunjuk ke bibirku .


entah kenapa kami saling akrab satu sama lain , hingga membuat waktu bergerak cepat hingga malam.


" ah. aku pamit dulu yah "


" oh ok hati hati dijalan "


" eh sebentar aku ingin bicara padamu , lupakan hari ini yah ?"


" hah , apa maksudmu ?" tanya ku padanya


" semua hal terjadi hari ini baik itu tadi pagi maupun sore ini yah ? "


"karena aku tidak ingin kau jatuh sakit lantaran kau selalu terbayang kejadian hari ini jadi tolong lupakan hari ini yah jika tidak akan berdampak buruk bagimu ya "


" tapi , kau yakin tak apa "


" iya tak apa hahahaha " tersenyum dengan bahagia


" berjanjilah denganku , mulai saat ini jangan jadi anak nakal lagi yah ? hehehehe "


" ok baik lah " tersenyum sambil menangis lantaran terbawa suasana.


hah hati rasanya lega sekarang melihat ia merasa sedikit sehat dan tersenyum kembali seperti itu rasanya senyumnya itu membawa sebuah ketenangan tiada akhir bagiku , dan ku harap bisa selalu bersama dirinya dan berbagi cerita satu sama lain , namun ia memaksa untuk melupakan semua yang terjadi . bagaimana bisa itu terjadi setiap kenangan dan tawa bahagia yang ia ciptakan selalu teringat dalam hatiku dan ku rasa kan kembali hati ini seperti nya sudah di curi oleh nya karena aku mulai mencintai dirinya.


" bersambung ke bag 2"

__ADS_1


__ADS_2