
Hari sudah malam . langit sudah tak lagi cerah namun, suara mobil sedan terus bergemuruh di malam hari mencari keberadaan seseorang yang tak tau perginya kemana . diriku hanya bisa pasrah kepada Tuhan melihat salsa hilang .
Hati semakin khawatir, melihat waktu yang sudah semakin larut . semua kendaraan sudah menepi ke rumah nya masing masing . meninggalkan sebuah jalanan sepi tanpa seorang pun yang lewat , kami tetap mencari walaupun kesempatan untuk mencarinya semakin sedikit .
namun kami tetap tidak menyerah , aku coba berbicara dengan Rio melalui telpon , tetapi tidak ada yang mengangkat teleponnya sama sekali
terlihat wajah khawatir mulai terlihat dari wajah mama salsa , dia tetap tegar dan kuat meski sebenarnya air mata nya ingin keluar dengan derasnya . aku hanya bisa menghiburnya sambil memberikan usapan lembut untuknya .
" Ya Allah , kemana salsa yah ? " kata mama salsa sambil menyetir .
" Yang sabar yah mama salsa , Salsa pasti ketemu kok " jawabku sambil menghiburnya
Kekhawatiran membuat kami menjadi tidak karuan . kepasrahan sudah jelas kami rasakan , kami hanya bisa membisu di dalam kekhawatiran kami yang tak tentu itu .
Kami pun tetap mencari hingga masuk ke gang kecil yang ada di sudut kota , bertanya sana sini kepada warga tentang keberadaan salsa namun, tidak ada yang tau keberadaan sama sekali.
Tiba - tiba seorang pria melempari kami batu dari balik mobil . batu itu menghantam mobil kami yang sedang terparkir di depan sana , sontak hal itu membuat kami Kaget bukan main. batu itu terus berterbangan menuju mobil kami yang tanpa dosa ini . kaca mobil sedikitnya dibuatnya pecah lantaran terpaan batu yang begitu banyak.
orang misterius itu masih saja melempari kami batu , tak peduli besar atau kecilnya batu itu . ia tetap melempari kami batu ke arah mobil kami. wajah orang itu sangat misterius dan keliatan gelap lantaran cahaya sangat kurang di sana , kami langsung meninggal tempat itu dengan sesegera mungkin .
kami pacu mobilnya dengan begitu kencang meninggalkan seorang misterius itu yang terus mengejar kami . Aku dan mama salsa akhirnya merasa lega, serentak kami menghembuskan nafas lega pertanda bahaya sudah terlewati . kami sangat kaget hingga membuat kami tak bisa berkata apa-apa .
" Apa yang sebenarnya terjadi ? " tanya mama salsa kepadaku.
jawab diriku " Aku tidak tahu apa itu Tante , yang jelas dia sepertinya ingin menyerang Tante dari kejauhan "
" Lantas siapa dia sebenarnya ? " jawab mama salsa dengan muka yang kebingungan.
" Sudah tidak usah dipikirkan Tante , yang terpenting sekarang kita semua selamat " , jawabku kepada mama salsa.
"Iya kau benar , Linda kau tak apa - apa kan ?" jawabnya sambil melihat ku.
" iya tak apa apa kok Tante " jawabku kepadanya .
Diriku merasa heran dengan seorang yang melempari kami batu itu, siapa dirinya sebenarnya ? , dan kenapa dia melempari kami batu .
__ADS_1
Akhirnya kami putuskan untuk mencari salsa esok hari, dengan persiapan yang lebih matang pastinya . ditengah perjalanan kembali menuju rumah mama salsa , kami dikejutkan dengan seorang wanita yang tiba - tiba muncul di hadapan kami . dengan cepat mama salsa menginjak rem agar sang wanita tak tertabrak . dan beruntung wanita itu tak tertabrak , aku akhirnya mencoba untuk keluar memastikan wanita itu selamat .
" Kau tak apa - apa ? " tanyaku kepadanya.
" iya aku tak apa - apa " jawabnya sambil menoleh ke arah ku.
Muka kami saling bertemu , mata kami saling tertuju satu sama lain dengan ekspresi kaget . dan ternyata itu adalah salsa itu sendiri diriku langsung menangis haru dan memeluk salsa dan begitu pula dengan mama salsa .
tangisan haru pecah di sana , menghadirkan kebahagian yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata . tanpa basa-basi kami menyuruh salsa untuk masuk kedalam dan memutuskan untuk kembali ke rumah .
" Kau kemana saja , jangan membuat kami khawatir dong " jawabku sambil memeluknya
" Aku tadi diculik oleh " jawabnya dengan perasaan cemas
" Apa kau diculik ? , siapa yang menculikmu ?"
" Aku tidak tau pasti , namun dia seperti seorang preman brandal " jawabnya dengan jelas
" Kau yakin ? " jawabku kepadanya
" Syukurlah kau tidak apa apa "
" iya "
Diriku merasa ada yang aneh dengan salsa , badannya sangatlah lemas dan tak berdaya . seperti seorang yang habis dikejar - kejar oleh seseorang.
" Oh iya ... Kuku ?" jawabnya dengan suara keras di dalam mobil .
" Kau kenapa ? "
" Kuku tadi menyelamatkan nyawaku tadi dari preman yang mengejar ku tadi , sekarang dia dimana ? " tanya nya sambil merasa khawatir .
" Aku tidak tau , memang apa yang sebenarnya terjadi ?" jawabku
" Linda , tadi kuku menyelamatkan ku dari preman itu . dia sengaja melawan preman itu biar aku bisa pergi dengan selamat, dan dia juga yang membebaskan ku. " jawabnya dengan perasaan cemas
__ADS_1
" Apa kau bilang , sekarang bagaimana ? " jawabku kepadanya.
" Sekarang kita pulang saja dulu yah ! " jawab mama Linda memotong pembicaraan kami berdua.
" Kenapa ? " jawab salsa
" Sekarang sudah malam , dan kondisi kamu juga tidak memungkinkan kan untuk mencari nya sekarang " jawabnya dengan penuh bijaksana sana .
" Lalu bagaimana dengan kuku ?"
" Kita cari keberadaan nya esok hari " jawab mama salsa .
" baiklah " jawab salsa sambil tertegun
Malam ini adalah sebuah kisah yang sulit untuk dicerna , banyak kejadian aneh yang dialami kami pada malam itu , yang membuat kami memutuskan untuk pulang terlebih dahulu , diriku sedikit cemas dengan kondisi sang semut kuku , yang berusaha menyelamatkan salsa yang tak berdaya di tangan penculik
diriku hanya bisa pasrah , berserah diri dan berdoa dengan keselamatan sang semut dari bahaya yang menimpa dirinya itu
Kami pun pulang ke rumah , dengan beban dan perasaan yang lega . Mamaku mulai merasa khawatir diriku pulang sangat larut dan lekas menyuruhku untuk mandi dan tidur .
Diriku belum bisa tidur , sehingga ku putuskan untuk keluar dari kamar dan melihat rembulan dari balik jendela . melihat dirinya sambil berfikir tentang apa yang terjadi hari ini , gula ini tak bisa tidur nyenyak sebelum sang semut merasa aman dan bahagia . diriku masih saja rindu dengan dirinya , dan merasa cemas tentang dirinya .
Tiba - tiba dari kejauhan diriku melihat Rio dan segerombolan temanya , terlihat ia sedang berbicara dan merencanakan sesuatu di depan rumah salsa , diriku merasa curiga dengan dirinya aku coba menguping pembicaraan dirinya dan temanya dari kejauhan .
" Terima kasih untuk hari ini , ini upahmu " jawab Rio sambil memberikan segepok uang .
" Iya sama - sama, Besok apalagi yang saya harus lakukan bos "
" Iya nanti kita bicarakan lagi esok , oh iya bagaimana dengan pria yang bernama kuku itu .
" Dia sudah kami aman kan kok bos , dia pingsan lalu kami buang ia ke sungai yang deras .
" Bagus , apa yang kau lakukan hari ini adalah salah satu yang terbaik . "
Apa Rio membawa kuku dan membuangnya ke sungai ? sungguh jahat apa yang dilakukan sahabatku itu , membuatku merasa kaget dan tidak menyangka bahwa ia adalah dalang dari semua ini . sekarang apa yang harus ku lakukan . semua akan menjadi rumit kembali dan membuat sang gula tak selalu bahagia dengan sang semut .
__ADS_1