Semut & Gulanya

Semut & Gulanya
Rangkaian Cerita


__ADS_3

Rangkaian gerbong kisah pilu yang di alaminya , kini perlahan mulai sirna seiring dengan langkah kaki menuju masa depan yang lebih baik.


kisah romansa yang tak berujung , dibalik sebuah kisah kelam nan gelap didalamnya .


sebuah kisah penuh dengan rangkaian , kereta malam membawa penumpang . gelap namun panjang terasa rangkaian.


hati Linda kini semakin rindu , berusaha keras untuk menutup lubang berharganya , yang sudah terinfeksi oleh bakteri masa lalu yang kelam


kuku pun sama mengungkapkan dengan penuh perasaan hati yang terasa hampa. yang berujung pada perasaan tak tentu ,kini menjadi semakin ramai penuh sesak lantaran sudah aku kunci hatinya agar ia bisa selalu tersenyum


malam hari bulan bertanya dengan bentuk seperti clurit


seperti sedang marah ingin mengajak tawuran kepadaku agar bisa menebas hati ini segera lantaran hati ini tak bisa menyatakan perasaan nya , namun aku membuat janji kepada bulan bahwa untuk kedepanya akan ku lunasi hutang hati ini kepadamu .


akhirnya bulan menyetujui nya , ia akan datang pada bulan Januari setelah tahun baru . ia akan menemui ku kembali menagih hutang hati ini yang belum aku lunasi


Semua lelah bercampur dengan rasa haru bercampur menjadi satu dengan momen hujan yang tiada hentinya . diriku makin khawatir akan kah gula ini bisa pulang ke rumah sekarang ?


Namun sepertinya hati menyuruh ku untuk menginap di sini , tapi raga menyuruhku untuk segera pergi lantaran tak tega melihat kuku yang sedang sedih seperti bukan ia yang biasanya .


namun kuku terlihat bahagia sekali , yah walaupun ekspresi sulit untuk di tebak namun sepertinya ia sudah merasakan baikan sekarang.


" Oh.. iya hari sudah malam dan hujan masih belum berhenti, bagaimana kalau kamu tinggal di sini malam ini ? " jawab kuku dengan entengnya


" Hah .. nginep di sini ? " tanyaku dengan perasaan kikuk


" Iya ... salah satu kamarku ada yang kosong kau bisa tidur di sana , dan aku akan tidur di kamarku sendiri ? "


" Maaf kuku nggak bisa .. lebih baik aku naik taxi online saja ! " jawabku padanya


" Hah.. taxi online di jam 11 malam emang ada ? " tanya kuku

__ADS_1


" Yah ... enggak ada sih cuman yah bagaimana lagi .. "


" Sudah , tidak apa apa besok libur ini kan dari pada kamu kenapa Napa di jalan dan kamu di culik oleh bulan gimana ? " jawabnya sambil mengelus kepalaku


" Bener nih , nggak apa apa ?" tanyaku kembali kepadanya .


" iya , nggak apa apa "


ditengah pembicaraan terdengar suara panggilan alam yang terjadi di perut ku dan hal itu membuatku malu .


" Hahahaha.kamu , lapar ? " tanya kuku sambil tertawa .


" Haha.. iya sedikit sih " jawabku dengan wajah merah merona karena malu .


" Yah sudah , kau duduk di sana , tapi tutup matamu dengan kain ini ? " jawanya kepadaku


" Heh... apa maksudnya ini ? " jawabku padanya


" iya , akan ku lakukan "


ku turuti perkataan ia dengan menutup mataku kembali , entah kali ini apa yang akan ia buat, namun aku harap me dapat ciuman pertamaku darinya . mungkin ini adalah kodenya atau mantra nya aku tak tahu tapi yang jelas aku akan bersabar apa pun itu.


dari kejauhan terdengar kebisingan dapur yang sangat luar biasa , dan aroma masakan yang khas keluar dari sisi dapur nya dan hal itu membuatku tak sabar menanti .


" Kuku .. kenapa mataku harus di tutup ?"


" Ada deh , aku mau bertanya apa yang kamu rasakan sekarang ? " tanya nya kepadaku


" Tidak ada selain gelap disini , dan aroma masakan mu !


" kamu menikmatinya kan ? " jawab kuku kepadaku

__ADS_1


" iya sepertinya begitu " jawabku padanya .


" biarkan mata yang puasa terlebih dahulu sebelum hidung agar kau bisa tau betapa enak sebuah penantian yang kau tunggu tunggu " jawabnya dengan santainya.


tak lama kemudian aroma itu mendekat kepadaku dan rasanya berada tepat di depan ku


" Wah.. harumnya boleh aku buka " tanyaku dengan bibir tak tahan menahan air liur


" Nanti , kau belum boleh membuka nya sebelum kau menyebutkan sebuah mantra khas bangsa semut " jawabnya kepadaku


" Apa itu cepat sebutkan , kau membuatku lapar "


" ok baiklah ikuti aku yah "


" Rembulan oh rembulan terima kasih untuk harinya , rembulan oh rembulan terima kasih atas cintanya , rembulan oh rembulan terima kasih atas hatinya . Aku sekarang bahagia "


( kuku )


Tak lama kemudian semua aroma yang ku nanti ternyata sudah tiba tepat ada di depanku semua makan yang enak yang ada di pikiranku semuanya ada di sini , emosi ku terjalin. keluar membuat hati tak sabar ingin melahapnya .


" Wah .... ini semua kamu yang masak kuku ? " tanyaku padanya ?


" iya .. otot silakan dimakan ? "


ketika sendok sudah memasuki rongga mulut entah kenapa semuanya terasa enak hingga rasanya aku ingin mengunyahnya kembali .


" Sumpah. ini enak banget ... ? " jawabku dengan muka bahagia .


" Sungguh , syukurlah makan yang banyak yah ."


sungguh benar benar rangkaian cerita. yang tak terlupakan pada malam itu , semua hanya aku , dia , dan semua kisah yang tertancap oleh sebuah perasaan yang semakin erat di antara kami , kunang kunang bertasbih, menghiasi langit malam yang indah dengan cahayanya di langit malam yang lembab nan sunyi

__ADS_1


" bersambung"


__ADS_2