Semut & Gulanya

Semut & Gulanya
Ternyata memang dia


__ADS_3

bahagianya hati ini , tak tertahan walaupun ku paksa untuk meluapkan nya lewat hati yang masih belum bisa bicara. semut ini membuat ku tergila gila padanya . senyumnya itu bagaikan lentera yang menguasai langit malam hatiku ini , rasa sakit ku ubah ke dalam balutan bahagia . berbonceng berdua , bercanda tawa , hingga malam tiba


betapa lelahnya ia membonceng ku yang sakit kakinya ini, selalu bergumam dan bertanya kepadaku


" apakah kaki ku masih sakit ? " tanya kuku kepadaku


" nggak .. kok .. nggak .. apa apa " jawabku dengan tenangnya .


perhatiannya itu membuatku bahagia, walaupun rasa cintanya tak kunjung muncul mungkin dia masih lugu . Tak tau apa apa tentang sebuah perasaan , namun sikapnya saja membuatku bahagia . itu sudah cukup bagiku


kami selalu terbawa oleh arus gelombang senyuman kami berdua , hingga lupa bahwa hari sudah malam kuku pun izin pamit karena ia harus bertemu dengan temanya yang sedang di rawat di rumah sakit .


" yasudah jika ada keperluan kau panggil aku yah.! " jawabnya kepadaku


" iya .. hati - hati di jalan "


" wah .. langit malam saat ini sangat cerah yah ?


" iya ... "


" ku lihat di tv , saat ini rembulan turun dengan sebagian muka. aku mohon jangan di lihat yah " jawabnya ke padaku


" maksudmu apa ? "


" konon katanya jika di lihat kau akan jatuh cinta dengan bulan itu . aku khawatir senyum mu tak kan keluar kembali . lantaran telah dicuri oleh bulan untuk menyinari bagian yang satu lagi !


" itu legenda dari siapa ? "


" dari aku yang ngebuat sendiri .. hahaha "


" yah..... dasar tukang picisan "


" oke ... nanti pagi aku akan menjemputmu yah pas mau berangkat sekolah ? "


" iya baiklah "


" ok ... sampai jumpa "


apa maksud dari perkataan nya barusan, apakah itu sebuah pertanda ? atau memang itu sebuah legenda yang tak terpisahkan yang hanya ia buat untuk canda gurauan entah lah tapi ku coba liat hari esok saja


" kring... kring.. kring... " suara telepon berbunyi

__ADS_1


" halo... dengan siapa ini ?"


" halo.. Linda ini mamanya Rina ada kabar baik buat kamu dan teman temanmu , Rina sudah sehat mulai besok ia bisa bersekolah "


" hah .. yang benar ... Alhamdulillah wah saya bahagia sekali mendengarnya . iya saya janji akan memberi tahu kabar ini ke teman temanku "


" Alhamdulillah makasih banyak Linda , Tante jadi senang mendengarnya " gumam mama Rina di telepon.


" iya nanti sore aku dan teman teman bakal ke tempat nya Rina yah "


" iya ... kalo begitu sampai ketemu di sana assalamualaikum "


" waalaikum salam "


hari Minggu ini adalah hari bahagia untuk ku, hari yang membawa angin segar bagi perkembangan sahabatku Rina dari perjuangan nya melawan rasa sakit . hal ini mana mungkin ku simpan sendiri , ku telepon teman teman untuk menjenguk Rina di rumah sakit sore nanti.


sore pun tiba , kami sudah berjanji untuk merayakannya dengan menjenguk di rumah sakit . kami membawakan oleh oleh untuknya sebagai bahan perayaan kami .


sampailah diriku, salsa, Rio,dan dewa di rumah sakit terdapat berbagai macam cahaya terlihat dari senyumnya Rina yang sehat walaupun Afiat , entah kenapa kejadian ini benar benar langkah terjadi bahkan 1 bulan setelah peristiwa itu terjadi


" hai kalian semua apa kabar .. " tanya Rina dengan senyuman nya yang manis.


" kami yang harusnya berkata begitu Rina kau baik baik saja kan ? "


" syukurlah doa kita semua terkabulkan "


sore itu penuh bahagia , tak tertahankan rasa haru dan bahagianya semuanya campur aduk dengan olahan canda tawa 5 sahabat abadi ini.


malam pun tiba , sudah saat nya kami berpisah , namun Salsa , Rio , dan dewa pamit duluan lantaran ada urusan dengan orang tuanya . diriku hanya berdua dengan ria orang tuanya pergi membeli makanan untuk dirinya . betapa kagetnya diriku dia tersenyum malu malu dengan sendirinya , lalu ku tanya kan kepadanya .


" kamu kenapa tumben kamu tersenyum sendiri .. ada apa ? "


" karena aku bahagia .. , bahagia sekali hingga tak sanggup berkata apa apa .


" bahagia karena apa ? "


" tepat pukul 19:00 pangeran dingin nan baik hati akan datang kepadaku , dia biasanya yang akan menghiburku disini , kami sudah lama berteman ketika aku di rawat di sini."


"eh.. siapa pangeran itu , ? "


" pangeran itu, entahlah dia tak memberitahu namanya itu namun karena nya aku di buat jatuh cinta olehnya . "

__ADS_1


sekarang pukul 18:30 , 30 menit sebelum pangeran itu datang . entah kenapa sebuah peristiwa mengejutkan akan terjadi beberapa saat lagi, namun ku mencoba menghibur rina sebelum pangeran itu sampai dengan berharap setelah ku tahu pangeran itu aku akan pergi dan menitipkan Rina ke pada pangeran itu baru aku pulang


tepat pukul 19:00 wib , benar saja suara ketukan pintu terdengar sangat jelas .


" permisi .. bolehkah aku masuk ?" tanya pangeran belakang pintu itu


" silahkan , kau boleh masuk " jawab Rina .


" terima kasih .. " jawab pangeran itu


ketika ia membuka pintu dan masuk secara sopan , ketika muka ini melihat ke arah wajahnya betapa kagetnya kami berdua ternyata ia


" Kuku ... "


" Linda .. kamu kenapa ada di sini ? "


" justru aku yang harus bertanya kenapa kamu bisa kesini ? "


" yah karena aku mau bertemu dengan sahabatku"...


" oh .. jadi kamu namanya kuku , kalian sudah saling kenal "


" hahaha iya , ia teman ku juga " jawab ku dengan perasaan bohong


" oh begitu , jadi kamu kuku namaku Rina teman dekatnya Linda "


" oh jadi kalian Tan dekat yah "


betapa kagetnya hati ku ini tak bisa berkata apa apa akhirnya ku coba untuk berkata pada Rina namun akhirnya tak bisa , karena aku mementingkan kesehatan nya tak mungkin aku berkata langsung bahwa ia adalah orang yang ku sukai .


" ok .. karena ia sudah datang , aku mohon pamit yah soalnya aku besok mau sekolah "


" oh.. kau sudah mau pulang Linda .. kaki mu ?" tanya kuku kepadaku


" ah.. nggak sudah tidak apa lagi "


" Rina , aku pamit yah ?"


" iya hati hati di jalan yah ! " keluar tanpa bersuara


peristiwa itu meninggalkan sesak sesaat, namun tak berujung sakitnya, rupanya teman yang ia sukai selama ini adalah semut ku yang aku cintai, sakit hingga tak bisa bisa berbicara lagi , ternyata memang dialah orang nya , diriku hanya bisa berdoa semoga cintaku tak pudar karena hal semacam itu , yah kuharap saja bulan sebagian tak kan mencuri senyumku malam ini. dan mengantikan langit air mata yang menyesakan di dada .

__ADS_1


" bersambung"


__ADS_2