Semut & Gulanya

Semut & Gulanya
Persaingan dimulai !!!


__ADS_3

terlalu banyak berfikir bukanlah jalan pikiran ku. walaupun ada pengganggu yang menghalangiku bukan menjadi sebuah alasan yang pasti. bahwa aku harus mundur lantaran ia adalah sahabatku.


terlebih lagi sang pangeran itu belum menyatakan perasaan yang sebenarnya apakah ia menyukai kami berdua . hati menjadi sedikit lega rasanya , walaupun masih merasa sesak yang tak begitu jelas datangnya darimana .


apakah ini namanya cemburu ?, tidak mungkin gula ini selalu percaya pada semutnya . bahwa ia tak pernah meninggalkan gula ini walaupun sebentar saja , rasa cemas nya seolah olah memberikan pertanda bagiku bahwa ia sangat perhatian kepadaku .


hari selalu bersahabat denganku , berdiskusi bersama mengenai bagaimana cara nya membuat ia jatuh cinta kepadaku, walaupun susah untuk dilakukan namun bagaimana pun juga diriku cinta mati sama dia .


mungkin hari ini sedikit bahagia , lantaran Rina telah sembuh . dan bisa melanjutkan sekolahnya kembali, mungkin ini pertanda bahwa persahabatan kami . akan berubah menjadi Medan pertempuran sebentar lagi


diriku tak sanggup langsung menyatakan perang dengan nya namun walaupun ini perang ia tetap temanku yang terpisahkan bagiku, biarlah sang pangeran sendiri yang menyatakan kemana ia akan berlabuh.


terlihat dari wajahnya yang merah bagai delima ketika melihat kuku itu sanggup membuatku cemburu dalam diam


" kuku .. orangnya ganteng yah ?" gumam Rina kepada diriku


" haha ... iya " tersenyum kepadanya.


" hey .. Linda apakah kau menyukai kuku ? " kata Rina kepadaku.

__ADS_1


Kata kata itu sontak membuatku mati rasa karena gugup harus berkata apa . Apa yang terjadi sebenarnya ?


" hahaha .. kuku .. nggak mungkin lah " jawabku kepadanya.


"syukurlah .. karena aku ingin ia jadi pacarku ?" jawabnya dengan santainya


" oh begitu... " menjawab dengan ekspresi tak tentu


Hati ini merasa sedikit gelisah,ketika Rina menyebutkan kata terlarang yang membuat hati ini sakit mendengar nya . namun, itu bukan kah sebuah pertanda bahwa gula ini akan jauh dari semut nya sebagai begitu mudahnya


sore pun tiba , langit mulai menampakan lelahnya, dan sekolah pun akhirnya pulang pasukan siswa mulai pulang ke rumahnya masing masing . begitu pun dengan gula ini, ketika berjalan di sebuah lorong sekolah terdapat sebuah suara seperti orang sedang bicara di sisi lorong lain nya . karena ku curiga akhirnya ku ikuti sumber suara itu.


" sungguh aku sangat mencintaimu , tolong jadikan aku pacarmu! "


hal yang tak terduga terjadi , rupanya suara itu datang dari Rina yang mencoba menembak langsung kuku di depan mata ku sendiri. sungguh kaget dibuatnya sampai mata dan telinga selalu terfokus kepada mereka berdua


di tengah Rina bicara kuku berkata


" cinta ... apa itu cinta ?, dan apa itu pacaran aku tak ngerti sama sekali " jawab kuku

__ADS_1


" hah.. kamu nggak ngerti , bohong kamu pasti paham kan apa maksudku ? "


" sungguh aku nggak tahu apa apa tentang itu , tapi lama lama kau membuatku takut "


" maaf kan aku " jawab Rina


" tapi jika kau mau , tolong ajari aku tentang apa itu cinta dan yang kau sebut pacaran itu yah , sepertinya asik "


" ok .. baiklah " tersenyum dengan wajah yang terlihat gembira.


" terima kasih , aku akan tunjukan bagaimana cara nya mencintai dan mengasihi satu sama lain " jawab Rina


" iya sama sama , mohon bantuannya yah "


ternyata ia sudah memulai perangnya terlebih dahulu, entah berhasil atau tidak tapi pasukan gula ini tak kan kalah dari nama nya cinta dalam persahabatan ini .


walaupun sedikit sakit mendengarnya ku harap ia tahu bahwa gula ini lebih pantas untuk sang semut itu , walaupun sang semut buta akan cinta . namun biarlah hatinya yang menentukan mau ke mana .


( bersambung)

__ADS_1


__ADS_2