Senja Di Bulan Maret

Senja Di Bulan Maret
Rapat di Sekretariat


__ADS_3

Hari ini aku ada rapat bulanan pengurus organisasi. Sepulang dari kampus aku memutuskan untuk langsung ke sekretariat karena rapat akan di mulai pukul 3 sore. Sedangkan kuliahku berakhir pukul setengah 3 sore. Dari kampus aku berjalan kaki bersama Anita dan Fatma menuju sekretariat karena jaraknya cukup dekat. Kami bertiga teman seangkatan di kampus,  juga berada di organisasi kampus yang sama, organisasi palang merah di kampus. Sepanjang jalan kami bercerita tentang kuliah yang semakin sibuk dan tugas yang makin menumpuk. Ditambah kesibukan di organisasi membuat kami harus pintar-pintar membagi waktu agar tidak keteteran.


Kami sudah sampai di halaman sekretariat. Kulihat Mas Bayu sedang duduk di teras sekretariat sambil memainkan gitarnya. Dia menghentikan permainan gitarnya ketika aku, Anita dan Fatma turut duduk di teras sekret. Mas Bayu melemparkan senyum pada kami bertiga.


"Mas Bayu galau aja bawaannya habis diputusin pacarnya". Anita tiba-tiba bersuara. Aku menoleh pada bayu yang menanggapi ucapan Anita dengan tawa terkekeh.


"Iya lho. Di facebook statusnya galau mulu". Anita ikut menimpali.


Apa? Mas Bayu sudah putus sama pacarnya? Kok aku gak tau. Memang sih aku jarang buka facebook, jadi aku gak tau dia menukis status galau di sana. Tapi di WA nya dia gak pernah tuh bikin status galau-galau. Aku malah sibuk dengan pikiranku sendiri.


"Entah siapa lagi yang sebentar lagi jadi sasarannya". Mba Eni yang baru saja keluar dari dalam sekret ikut mengolok Mas Bayu.


"Tobat sudah aku En". Jawab Mas Bayu sambil melirik kearahku.


"Sudah, sudah, yuk dimulai rapatnya. Udah lengkap nih semuanya". Mas Bayu selamat karena Mbak Ratna menyudahi olok-olokan ini.


Rapat kali ini membahas rencana bakti sosial yang rencananya akan dilaksanakan di SD di salah satu Kecamatan di Jember, serta refreshing bagi anggota organisasi. Rapat berjalan cukup lancar dan memperoleh kesepakatan baksos akan dilaksanakan di SD 003 Kecamatan Panti, serta refreshing akan dilaksanakan di pantai Papuma setelah kegiatan baksos selesai.

__ADS_1


Setelah rapat berakhir kulihat Mas Bayu bergegas pergi dan melajukan motornya ke luar halaman sekret. Entah dia pergi kemana. Aku, Anita dan Fatma juga bergegas pergi karena Adzan Maghrib sudah hampir berkumandang. Selain itu kami juga sudah lelah seharian kuliah dan ditambah lagi rapat organisasi di sekretariat. Kami bertiga memang selalu bersama-sama, baik di kampus maupun di sekret, Sampai-sampai kami dijuluki tiga serangkai.


Kami bertiga pulang jalan kaki. Aku sudah sampai di gang depan kostanku, sedangkan Anita dan Fahma masih harus berjalan kaki sedikit lebih jauh untuk sampai di kostan mereka. Sesampainya di kostan aku bergegas mandi dan menunaikan sholat Maghrib. Sesudah sholat aku mengambil modul kuliah untuk dipelajari. Hitung-hitung untuk persiapan ujian tengah semester biar nanti tidak SKS waktu benar-benar UTS. SKS, sistem kebut semalam, istilah yang sering kami pakai untuk menggambarkan kebiasaan belajar yang dadakan tanpa persiapan. Hehehe...


Tak terasa waktu berjalan cepat dan aku merasa lapar. Untung tadi sudah titip beli makan sama Hesti. Jadi sesudah belajar aku bisa langsung makan tanpa harus pergi ke luar membeli makan.


Selesai makan mataku jadi berat. Perut kenyang ditambah kena hembusan kipas angin di kamarku membuat mataku makin berat. Aku ngantuk dan lelah, jadi memilih untuk baring di atas kasur dan bersiap tidur. Baru saja aku memejamkan mata tiba-tiba ada pesan masuk di ponselku. Mas Bayu. Terlihat nama pengirim pesan.


"Besok pagi kuliah jam berapa?". Begitu pesan yang tertulis di sana.


"Jam 9". Balasku.


Duuuhh, ngapain sih nih orang telepon-telepon segala. Gak tau orang ngantuk aja. Gerutuku dalam hati. Dengan malas kujawab telepon dari Mas Bayu.


"Hallo". Jawabku malas sambil memejamkan mata yang tinggal 5 watt


"Sudah tidur?". Terdengar suara di seberang telepon.

__ADS_1


"Hmm".


"Oohh, maaf ya ganggu. Hehehe". Dia malah cengengesan.


"Besok pagi aku mau pergi ke Solo".  Lanjutnya lagi


"Terus?". Jawabku masih malas. Dalam hatiku berkata apa pentingnya ngasih tau aku.


"Aku mau titip sesuatu sama kamu, boleh?".


"Apaan?".


"Ada deh, besok pagi kuantar ke kostanmu".


"Hmmm..iya".


"Ya udah, lanjutin bobonya deh. Semoga mimpi indah". Tut tut tut. Mas Bayu menutup teleponnya.

__ADS_1


Aku yang tadinya ngantuk berat jadi hilang ngantukku gara-gara telepon dari Mas Bayu. Barang apa yang mau dia titipkan padaku?. Selalu aneh memang orang satu itu.


__ADS_2