
hai man-teman ,,, mulai dari bab ini Author ganti penyebutan nama ya,,
sekarang Author akan lebih menyebutkan nama Reva dari pada Liora , kenapa di ganti ???...
karna emang di judulnya juga kan
SEPENGGAL KISAH REVA bukan Liora 😊😊😊
hari sudah semakin gelap Arthur dan Reva berjalan beriringan menuju rumah utama ,
sesampainya di sana mereka masuk ke dalam kamarnya masing-masing .
kamar yang di tempati Reva adalah kamar tamu dan bersebelahan dengan kamar milik Arthur.
di dalam kamar Reva membaringkan tubuhnya di atas kasur , dia menerawang ke atas langit-langit kamar sambil memikikirkan langkah kedepan yang harus ia jalani .
Untuk sekarang Reva benar-benar bingung karna ia tidak memiliki siapapun , Reva juga tidak punya tempat untuk pulang .
" aku harus kemana? , tidak mungkin kan aku harus berlama-lama tinggal di kandang srigala ini ,
aah masa bodo lah gimana nanti saja aku pikirkan lagi "
gumam Reva pada dirinya sendiri.
setelah asyik dengan pikirannya Reva beranjak ke Kamar mandi untuk membersihkan dirinya .
selesai mandi Reva membuka lemari mencari pakaian yang mungkin bisa ia kenakan.
Reva begitu takjub melihat gaun-gaun yang tergantung rapi di dalam lemari , namun Reva tidak mengambil salah satu dari gaun tersebut .
Reva hanya mengambil celana jeans panjang berwarna hitam dan kaos polos lengan panjang yang berwarna biru muda.
selesai berpakaian Reva duduk di depan meja rias kemudian dia menyisir dan mengikat Rambutnya ke atas sehingga terlihatlah leher jenjangnya yang putih mulus.
setelah merasa cukup rapi Reva keluar dari kamarnya .
saat setelah menutup pintu kamar dan Reva hendak menuju ke lantai bawah , pintu kamar Arthur terbuka dan nampaklah Arthur dengan pakaian santainya , celana pendek berwarna hitam dan kaos oblong .
" mau kemana? "
tanya Arthur kepada Reva
" aku mau kebawah , kamu ? "
Reva menjawab pertanyaan Arthur.
" sama , ayo bareng " ( Arthur )
__ADS_1
Reva dan Arthur berjalan bersama menuju ke lantai bawah , sesampainya di sana mereka melihat Raymond sedang duduk di ruang tengah sambil berbicara dengan seseorang .
seseorang itu adalah salah satu anak buah Raymond yang tak lain adalah Kaum Srigala.
melihat kedatangan Arthur dan Reva ,
Raymond langsung menyuruh anak buahnya pergi .
kemudian Arthur duduk di samping Raymond dan Reva duduk di sofa sebrang meja yang artinya Reva duduk berhadapan dengan Raymond.
" siapa dia kak , aku baru melihatnya ? "
tanya Arthur kepada Raymond.
" anak buahku , dia baru datang dari luar kota "
Raymond menjawab namun matanya masih setia memandangi Reva .
Reva menoleh dan tatapan merekapun bertemu ,
Reva mrlemparkan senyuman indahnya kepada Raymond namun yang di senyumi malah membuang muka dan bangun dari duduknya .
" kakak mau kemana ? " ( Arthur )
" mau ke ruang makan , apa kalian tidak ingin makan malam " ( Raymond )
ayo Re "
ajak Arthur kepada Reva
mereka bertiga pergi ke ruang makan ,
sesampainya di sana terlihat makanan sudah tersusun rapi .
Reva menelan liurnya melihat makanan yang begitu banyak dan menggugah selera itu .
" kenapa banyak sekali , siapa yang akan memakan ini semua kak ? " ( Arthur )
" saudara-saudara mu yang lain malam ini akan makan disini " ( Raymond )
" tumben " ( Arthur )
" aku yang mengajaknya " ( Arthur )
mereka bertiga pun belum menyantap makanan yang sudah terhidang karna menunggu saudara-saudara angakat Raymond (kaum srigala ) yang tinggal di vaviliun belakang .
tak berselang lama merekapun datang dan mengambil tempat masing-masing.
__ADS_1
Reva mengabil sedikit nasi namun ia bingung harus mengambil lauk yang mana karna terlalu banyak lauk yang tersaji di meja.
melihat Reva yang tidak mengambil lauk apapun Arthur berniat mengambilkan lauk untuk Reva ,
namun niatnya ia urungkan karna Raymond sudah lebih dulu menaruh potongan daging dan sedikit sayur di piring milik Reva.
melihat piringnya di isi oleh Raymond ,
Reva tersenyum dan berterima kasih kepada Raymond.
Reva menyendok nasi dengan sedikit daging dan melahapnya ,
Reva mencerna daging yang ia makan , setelah menelan daging yang ia makan Reva memejamkan matanya untuk beberapa saat ,
setelah ia rasa tidak ada masalah saat ia mengkonsumsi daging Reva melanjutkan makannya dengan sangat lahap.
diam-diam Raymond memperhatika Reva , Raymond tersenyum kecil melihat Reva yang begitu lahap dan rakus saat makan ,
bagai mana tidak ini pertama kali untuk Reva(Liora)
memakan daging ,,,
" waah ternyata daging begitu lezat pantas saja Srigala-srigala itu begitu berisi karna mereka memakan makanan yang begitu lezat , huuh tidak seperti kaum ku (kaum vampir) yang hanya menghisap darah , karna itu lah kebanyakan dari kaum ku bertubuh kurus kering 😁😁😁"
gumam Reva dalam hati
setelah kenyang Reva menghentikan makannya , dia duduk bersender di kursi meja makan sambil mengelus perutnya kemudian dengan tidak tau malunya Reva bersendawa di depan Raymond , Arthur dan saudar-saudara Srigala lainnya .
mendengar Reva bersendawa , saudara-saudara Srigala saling melemparkan pandang , sadar menjadi pusat perhatian Reva menundukan wajahnya karna merasa malu .
Melihat itu Raymond hanya menggelengkan kepalanya karna melihat tingkah konyol Reva.
Melihat Reva yang tertunduk malu ,, Arthur kemudian mengajak Reva pergi ke Ruang Tv.
setelah Reva dan Arthur pergi meninggalkan ruang makan .
salah satu Saudara Srigala yang bernama Jery menegur Raymond yang masih asyik mandangi punggung Reva yang sudah tak terlihat lagi.
" sudah memandangnya yang di pandang juga sudah tak terlihat" ( jery )
" siapa yang memandang siapa? " ( Raymond )
" kau memandangi wanita itu bahkan kau tersenyum melihat wanita tadi makan " ( jery )
" benarkah ? " ( Raymond)
" ya .. aku baru melihat senyummu lagi setelah sekian lama , apa ada yang spesial dari wanita itu " ( jery )
__ADS_1
" entahlah , aku merasa batinku cukup dekat dengannya " ( Raymond ).