Sepenggal Kisah Reva

Sepenggal Kisah Reva
PEMALU


__ADS_3

3 bulan berlalu dan Reva masih tinggal di kediaman Reymond .


Arthur sudah membuang jauh rasa sukanya jepada Reva


sekarang ia hanya menganggap Reva sebagai sahabatnya .


dan apa kabar dengan Reymond??....


tentu saja Reymond seperti biasa , bersikap acuh dan tak peduli dengan sekitar .


tapi sebenarnya jauh di lubuk hatinya ia sangat peduli dan perhatian terhadap Reva namun semuanya tak pernah ia tunjukan secara langsung


contohnya saja


pernah suatu hari Reva terluka karna tertusuk duri dari bunga mawar yang ia petik di taman belakang ,


melihat itu Raymond sangat marah dan memerintahkan kepada anak buahnya untuk mencabut semua pohon bunga yang berduri dan menggantinya .


melihat taman bunganya kacau jelas saja Arthur sempat marah pada orang-orang yang tengah bekerja , namun setelah para pekerja menjelaskan bahwa itu perintah dari Raymond maka Arthur tidak bisa berbuat apa-apa.


taman bunga itu milik Arthur ,


Arthur sangat menyukai bunga mawar sebab itulah sebagian dari taman bunga itu ia tanami dengan pohon bunga mawar berbagai macam jenis dan warna.


Arthur hanya bisa tersenyum kecut saat mengetahui alasan taman mawarnya di ratakan.


" Huh hanya gara-gara Reva terluka sedikit kakak sampai sebegitunya , susah emang kalo udah jadi bucin ,,,


ooooohhhhh taman mawarku yang malang , awas saja mulai saat ini aku tidak akan mengijinkan Reva menginjakan kakinya di taman bungaku "


gerutu Arthur pada tembok yang berdiri kokoh di hadapannya,,,


iya dia hanya bisa mengeluh pada tembok dan dirinya sendiri , mana berani dia mengeluh pada Reymond...


hari sudah semakin larut ,, sebagian penghuni rumah utama sudah terlelap ,,,


di dalam kamar Reva belum bisa memejamkan matanya , ia hanya berguling ke kanan dan ke kiri merasakan cacing-cacing di perutnya menari minta di isi .


kemudia ia turun ke bawah menuju dapur ,


ia menyalakan lampu membuka Lemari pendingin mencari sesuatu yang bisa ia makan.


Reva hanya menemukan sayuran mentah , dan buah..


akhirnya Reva mengambil sebuah apel , membawanya ke washtafel dan mencucinya.


Reymond yang saat itu baru pulang entah dari mana melihat Reva sedang asyik mengunyah apel di depan Tv .


" belum tidur "


tanya Reymond dingin kepada Reva


"belum , kakak baru pulang ?"


"hemmmm"

__ADS_1


Reymond melanjutkan langkah kakinya untuk pergi menuju kamarnya ,


namun tiba-tiba


kruuuukkkkk....


Reva begitu malu dan langsung menundukan kepalanya.


" aiissshhh sungguh memalukan, padahal sudah di isi apel , eh malah minta lebih "


gumam Reva pelan


Reymond kemudian kembali ke tempat di mana Reva sedang duduk.


" apa kau belum makan ?.."


" he..he..sudah " jawab Reva sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.


" apa kau ingin makan lagi ? "


Reva hanya mengangguk menandakan ia , Akhirnya Reymond mengajak Reva ke luar untuk mencari makan , ia tidak ingin membangunkan ART yang sudah beristirahat .


sebenarnya Reymond pandai memasak namun saat ini ia sedang malas , mood nya sedang tidak bagus setelah bertemu dengan anak buahnya tadi.


di dalam mobil


hening hanya ada suara mesin mobil yang menderu...


sampai pada akhirnya Reva memecah keheningan dengan meminnta maaf pada Reymond.


"kenapa kau meminta maaf , apa kau melakukan kesalahan "


"hemm ,,, tidak hanya saja kakak pasti lelah


entah kenapa sekarang ini aku jadi PEMALU kak"


" pemalu ???..."


" iya pemalu,,,,


PEngennya MAkan meluLU 😁😁😁"


" haih kau ini ada-ada saja "


"maaf..."


" sudahlah , kau mau makan apa ?"


" apa aja kak ,,, nah kak itu ada tukang nasi goreng kita makan disana aja "


tunjuk Reva pada pedagang nasi goreng yang ada di pinggir jalan.


" kamu yakin mau makan di situ "


" iya "

__ADS_1


" ya sudah "


Reymond kemuadian memutar balik mobilnya dan menuju ke pedagang nasi goreng .


sesampainya di sana Reva langsung turun di ikuti oleh Reymond.


" kakak mau ? "


" hem jangan pedes "


"ok "


Reva memesan 2 porsi nasi goreng spesial dan mereka duduk di kursi yang sudah di sediakan pedagang tersebut.


tak butuh waktu lama pesanan mereka pun sudah jadi .


Reymond langsung melahap nasi goreng itu sedangkan Reva hanya menatapnya .


" apakah enak ka ? "


tanya Reva pada Reymond


" ya lumayan , aroma bawang putihnya begitu kuat sehingga nasi gorengnya menjadi lezat "


"ooh..."


" kenapa tidak di makan? , apa kau tidak suka? "


" tidak , aku suka ko , ini baru mau aku makan "


"huuuh bagai mana ini , apakah tidak apa-apa jika aku memakan bawang putih , aaah pasti tidak akan apa-apa , kan sekarang aku ini manusia .


waktu memegangnya saja tidak berakibat apa-apa pada tubuhku "


gumam Reva dalam hatinya.


perlahan Reva menyendok nasi goreng tersebut , menyuapnya lalu perlahan mengunyah kemudian dengan perlahan ia telan nasi goreng tersebut.


dan


akhhhhhhhh...


si Reva kenapa tuh man-teman...


maaf ya man-teman Riders jika ceritanya membosankan ...


authir nya lagi galpok soalnya kerjaan di dunia nyata authir bener2 nguras tenaga.


pokoknya yang udah sudi membaca karya authir tolong tinggalkan jejaknya ea..


pleas... pleass.. dan pleaassss


like, coment dan vote tentunya...


😊😊😊🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2