
Di tengah hutan terlihat sekujur tubuh manusia terbaring dengan tubuh di penuhi luka ,
iya jika kalian menabak itu Reva maka jawabannya adalah benar.
sudah seminggu Reva Tak sadarkan diri di dalam hutan tersebut .
dan di hari ke 8 perlahan Reva menggerakan jari-jari tangannya tak berselang lama perlahan Reva membuka matanya.
Reva bangun dan Terduduk , ia melihat ke sekitar
" di mana aku , kenapa tubuhku di penuhi dengan luka " gumam Reva
Reva beranjak dari duduknya , ia berjalan tertatih merasakan sakit di sekujur tubuhnya ,
__ADS_1
Reva terus berjalan sampai akhirnya Reva menemukan sebuah Telaga yang airnya cukup jernih , Reva segera meneguk Air di telaga tersebut menghilangkan dahaga di tenggorokannya .
saat Reva melihat bayangan dirinya di air , ia begitu terkejut ..
" wajah siapa ini , dimana aku sebenarnya ? " gumam Reva sambil memandangi pantulan wajahnya di permukaan Air Telaga.
Tiba-Tiba sekelebat bayangan muncul di pikirannya
bayangan dari awal mula ia bertemu dengan suaminya , bayangan perlakuan suaminya yang menyiksa batin Reva , sampai bayangan kematian dirinya sendiri.
Rupanya dia bukan Reva , tetapi Jiwa yang ada di dalam tubuh Reva adalah jiwa milik Liora , tubuh Liora yg sudah membeku melebur menjadi debu sedangkan jiwa nya menyatu bersama Jiwa dan Raga milik Reva , sekarang Liora bukan lagi Vamvir , dia menjadi seorang manusia .
" ok , jadi mulai sekarang namaku Liora Reva Azahra dan sekarang aku berada di jaman moderen , huuh kenapa tubuhku sekarang begitu Lemah , aku harus mandi , oh ya karna sekarang aku manusia apakan bisa aku memakan sesuatu seperti layaknya manusia biasa ?? , aku akan mencobanya "
__ADS_1
ucap Reva pada dirinya sendiri .
Reva berendam di dalam air Telaga sambil menunggu pakaiannya yang telah ia cuci dan di jemur di atas batu besar di pinggiran Telaga , selesai mandi Reva mencoba mencari sesuatu untuk ia makan , tak jauh dari danau Reva menemukan pohon buah Persik yabg sudah berbuah , Reva memetik satu buah Persik perlahan Reva menggigit dan menelan buah persik tersebut , Reva memejamkan matanya merasakan buah persik yang mulai ia cerna , kemudian Reva tersenyun sambil berkata
" Rupanya aku sudah menjadi manusia seutuhnya aku bisa meminum air, mencerna makanan , oh ya dan terpenting aku tudak takut lagi dengan matahari , Tuhan terimakasih atas nikmat yang telah engkau berikan , akhirnya aku bisa merasakan dan menikmati hal-hal yang sangat aku inginkan
dari dulu "
Reva kembali memetik dan memakan buah persik hingga ia rasa cukup kenyang , setelah itu ia kembali ke pinggir danau , ia mencari tempat teduh di pinggur danau tersebut setelah menemukan tempat yang cukup nyaman ia duduk bersila teratai sambil memejamkan matanya , Reva bermaksud memulihkan luka dalamnya karna ia pikir energi fositip di tempat tersebut sangat kuat , Reva bisa merasakannya .
seratus hari berlalu , Reva membuka matanya merasakan energi fositip di sekujur tubuhnya yang telah ia serap dari Alam , kini Reva sudah tidak merasa sakit lagi , ia melihat langit sudah mulai menghitam bintang-bintang sudah mulai bertebaran menghiasi langit malam , di lihatnya bulan penuh dengan sinar yang kemerah-merahan.
" Bulan purnama merah " gumam Reva
__ADS_1
kemudian Reva beranjak dari duduknya , berjalan nenuju ke tengah danau , Reva kembali duduk bersila teratai di tengah air danau hingga air berada di atas kepalanya .
setelah semalaman berendam Reva bangkit dari duduknya melihat sekujur tubuhnya , kulit yang tadinya kusam di penuhi bekas luka sekarang putih seputih susu tanpa luka sedikitpun ia kemudian melihat pantulan wajahnya di air , Reva sangat puas Rupanya usahanya berhasil kini Reva bukan lagi Reva yg dekil dan jelek , sekarang Reva sudah menjelma seperti bidadari yang turun dari kayangan , kulit putih yg mulus , rambut panjang , wajah yang bercahaya dan jangan lupakan tubuhnya yang ramping namun berisi.