
hari-hari berlalu berganti minggu , sudah setengah bulan setelah ia pulih Liora tinggal di sebuah Gua yang tak jauh dari telaga di tengah hutan.
setiap hari Liora berlatih mengasah ilmu bela dirinya ,bukan hanya latihan fisik tapi Liora juga mengasah ilmu tenaga dalamnya .
Liora sangat puas karna meskipun dia terlahir kembali dan menempati raga seorang manusia yang tak lain adalah Reva tetapi kekuatannya tak menghilang .
Liora sudah merasakan lapar ,
ia melihat ke sekeliling mencari sesuatu yang bisa ia makan .
selama tinggal di hutan Liora hanya memakan buah-buahan yang ia petik sendiri dari pohon yang tumbuh di dalam hutan ,
Liora merasa bosan ia pun ber'inisiatif mencari ikan di telaga untuk ia bakar
saat melihat seekor ikan berenang di permukaan air telaga Liora segera menangkapnya menggunakan kekuatan tenaga dalam ,
ikan itu terperangkap di dalam gelembung air yang Liora ciptakan .
Liora segera mengambil ikan tersebut ,
saat Liora memegang ikan tersebut , ia mendengar suara seseorang minta tolong , liora melihat ke sekeliling dan tak melihat siapapun.
Liora sangat terkejut saat berpaling dan menatap ikan tersebut , ia melihat tetesan cairan bening keluar dari mata ikan tersebut .
__ADS_1
ikan itu menangis .
" tolong jangan bunuh aku nona " ikan tersebut berbicara kepada Liora.
"ka..kamu bisa bicara ?" Liora tergagap berbicara pada ikan yang ia pegang.
" saya memang bisa bicara nona, tapi hanya manusia tertentu yang bisa mendengar suara kami " (ikan)
" maksudmu " ( Liora )
" nona , tolong biarkab saya kembali ke dalam air saya sudah kehabisan napas nona , nona tolong jangan bunuh saya , saya tau nona orang baik , biarkan saya kembali kepada keluarga saya nona" ( ikan )
tanpa berpikir panjang Liora langsung melepaskan ikan tersebut , Liora merasa kasihan kepada ikan yang ia tangkap , ikan itu pun berterima kasih krpada Liora.
Liora mengejar kelinci tersebut dan berhasil menangkapnya , Liora sangat senang karna berhasil menangkap kelinci tersebut .
dari dulu Liora selalu ingin bermain dengan kelinci , namun sayangnya setiap ia memelihara kelinci, kelinci itu tak akan berumur panjang karna Liora pasti akan menghisap darahnya jika ia sudah kelaparan .
" hai kelinci , siapa namamu , kau begitu lucu " gumam Liora sambil memangku Kelinci tersebut
" aku tidak memiliki nama nona " jawab si kelinci tersebut saat mendengat ucapan Liora
" hah jadi aku benar-benar bisa berkomunikasi dengan binatang " Liora merasa tak percaya karna ia bisa berbicara dengan binatang
__ADS_1
" tentu saja nona , tapi nona tolong jangan sakiti aku nona " ( kelinci )
" hei , siapa yang ingin menyakitimu , aku hanya ingin bermain denganmu , maukah kau menjadi temanku " ( Liora )
" dengan senang hati nona " ( kelinci )
perbincangan Liora dan si kelinci itu terhenti saat perut Liora sudah mulai mengeluarkan suara , karna saking asik nya bermain Liora sampai lupa tujuan utamanya berjalan-jalan untuk mencari sesuatu yang bisa ia makan.
" uuhhh aku lupa , aku harus mencari sesuatu yang bisa aku makan untuk mengganjal perutku yang sangat Lapar , huuhh ternyata menjadi manusia tidak seenak yang aku bayangkan , sebentar-bentar merasakan lapar dan haus , saat aku masih menjadi vamvir aku hanya menghisap darah seminggu
sekali " gerutu Liora pada dirinya sendiri
" nona, apa kau sedang kelaparan " tanya kelinci itu pada Liora
" ia , aku sangat lapar , tadi aku sempat menangkap ikan di telaga tapi karna aku tidak tega jadi aku melepaskannya lagi " jawab Liora
" nona mari aku antar , di sebelah sana ada pohon apel yg sudah berbuah , buahnya sangat banyak dan besar-besar " ajak si kelinci sambil menunjuk ke arah pohon apel itu tumbuh
" benarkah ?,, kalau begitu ayo aku sudah sangat lapar ". ( Liora )
Liora sangat bersemangat berjalan menuju pohon apel yang di maksud si kelinci .
sesampainya di sana mata Liora langsung berbinar saat melihat pohon apel yang berbuah begitu lebat , Liora langsung memetik dan melahap buah apel tersebut sampai ia rasa perutnya cukup kenyang.
__ADS_1